Article: 20260614/DV: Perbedaan antara revisi
Baru |
kTidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
| longsummary= <!-- 4-5 kalimat --> | | longsummary= <!-- 4-5 kalimat --> | ||
| summary= Dan kehidupan yang sejati? Hanya ditemukan saat kita melekat kepada-Nya setiap hari. Renungan | | summary= Dan kehidupan yang sejati? Hanya ditemukan saat kita melekat kepada-Nya setiap hari. Renungan ini adalah undangan untuk berhenti sejenak dari kejar-kejaran akan dunia, dan memilih mengejar yang satu-satunya bernilai kekal yaitu Yesus sendiri. | ||
| shortsummary= Kebenaran itu adalah Yesus itu sendiri. | | shortsummary= Kebenaran itu adalah Yesus itu sendiri. | ||
| intro= | | intro= | ||
{{ | {{blockquote/Ayat | ||
| '''''Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan.''''' | |||
| {{sabdaweb2v|Amsal 21:21}} | |||
}} | |||
| content= | | content= | ||
Di suatu titik dalam hidup, setiap orang pasti bertanya: "Apa yang sesungguhnya kucari?" Dunia menjawab dengan banyak tawaran: karier, pengakuan, kenyamanan. Tetapi di balik semua itu, ada kerinduan yang lebih dalam, yang hanya bisa dijawab oleh satu Pribadi, yaitu Yesus Kristus. | Di suatu titik dalam hidup, setiap orang pasti bertanya: "Apa yang sesungguhnya kucari?" Dunia menjawab dengan banyak tawaran: karier, pengakuan, kenyamanan. Tetapi di balik semua itu, ada kerinduan yang lebih dalam, yang hanya bisa dijawab oleh satu Pribadi, yaitu Yesus Kristus. | ||
{{sabdaweb2v|Amsal 21:21}} berkata bahwa siapa yang mengejar kebenaran dan kasih akan mendapatkan kehidupan, kebenaran, dan kehormatan. Kebenaran itu adalah Yesus itu sendiri, seperti tertulis di dalam kitab {{sabdaweb2v|Yohanes 14:6}}, | {{p0|{{sabdaweb2v|Amsal 21:21}} berkata bahwa siapa yang mengejar kebenaran dan kasih akan mendapatkan kehidupan, kebenaran, dan kehormatan. Kebenaran itu adalah Yesus itu sendiri, seperti tertulis di dalam kitab {{sabdaweb2v|Yohanes 14:6}},}} | ||
: '''''Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."''''' | |||
Kasih itu ada di dalam-Nya, tertulis di dalam kitab {{sabdaweb2v|Yohanes 15:9}}, '''''Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.''''' Dan kehidupan yang sejati | {{p0|Kasih itu ada di dalam-Nya, tertulis di dalam kitab {{sabdaweb2v|Yohanes 15:9}}, }} | ||
{{p0i| '''''Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.''''' }} | |||
Dan kehidupan yang sejati hanya ditemukan saat kita melekat kepada-Nya setiap hari. Renungan ini adalah undangan untuk berhenti sejenak dari kejar-kejaran akan dunia, dan memilih mengejar yang satu satunya bernilai kekal yaitu Yesus sendiri. | |||
| showsource= yes | | showsource= yes | ||
Revisi terkini sejak 17 Juni 2026 10.21
| Devosi | |
|---|---|
| Tanggal | 14 Juni 2026 |
| Penulis | Sub Divisi Profetik |
| Artikel devosi lainnya | |
| |
Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan.
Di suatu titik dalam hidup, setiap orang pasti bertanya: "Apa yang sesungguhnya kucari?" Dunia menjawab dengan banyak tawaran: karier, pengakuan, kenyamanan. Tetapi di balik semua itu, ada kerinduan yang lebih dalam, yang hanya bisa dijawab oleh satu Pribadi, yaitu Yesus Kristus.
Amsal 21:21 berkata bahwa siapa yang mengejar kebenaran dan kasih akan mendapatkan kehidupan, kebenaran, dan kehormatan. Kebenaran itu adalah Yesus itu sendiri, seperti tertulis di dalam kitab Yohanes 14:6,
- Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Kasih itu ada di dalam-Nya, tertulis di dalam kitab Yohanes 15:9,
- Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Dan kehidupan yang sejati hanya ditemukan saat kita melekat kepada-Nya setiap hari. Renungan ini adalah undangan untuk berhenti sejenak dari kejar-kejaran akan dunia, dan memilih mengejar yang satu satunya bernilai kekal yaitu Yesus sendiri.
Dan kehidupan yang sejati? Hanya ditemukan saat kita melekat kepada-Nya setiap hari. Renungan ini adalah undangan untuk berhenti sejenak dari kejar-kejaran akan dunia, dan memilih mengejar yang satu-satunya bernilai kekal yaitu Yesus sendiri.