Mujizat masih ada

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: "Kuduskanlah dirimu, sebab besok TUHAN akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu." (Yosua 3:5)

Pendahuluan

Mujizat adalah sebuah kejadian ajaib yang hanya dapat dilakukan oleh Tuhan untuk kita. Mujizat bukanlah sebuah keberuntungan, tetapi sebuah kejadian ajaib yang Tuhan lakukan dalam kehidupan kita, karena hubungan kita dengan Tuhan benar, dan karena Tuhan ingin menyatakan kemuliaan-Nya melalui kehidupan kita. Orang yang disertai Tuhan pasti akan melihat mujizat Tuhan dari hari ke hari dalam hidupnya dan itu akan terus menguatkannya untuk tetap setia kepada Tuhan.

Isi dan sharing

Hari ini kita mau melihat dan belajar dari kehidupan Ayub, dan ada 4 rahasia bagaimana Ayub mengalami mujizat dari Tuhan yang indah, yang juga akan kita alami dalam kehidupan kita:

  1. Hidup dalam kebenaran (Ayub 1:1, 2:3)
    Karena hidup benar di hadapan Allah, Ayub diberkati berlipat ganda dan masih hidup 140 tahun lagi setelah peristiwa penyakit borok yang menimpanya (Ayub 42:10-17). Ini luar biasa. Banyak orang jadi kaya, tetapi mereka tidak bisa menikmati kekayaannya. Sementara Ayub sangat kaya dan dia juga diberikan umur panjang oleh Tuhan untuk menikmati berkat-Nya. Mari belajar hidup benar, orang benar adalah manusia biasa yang menyadari dirinya sebagai orang berdosa dan datang kepada Tuhan untuk dibenarkan. Hidup benar dimulai dari belajar berkata benar.
    Sharing: Sudahkah kita hidup dalam kebenaran?
  2. Kerendahan hati (Amsal 22:4; Lukas 18:14)
    Ayat ini merupakan saksi hidup atas kehidupan Ayub, di mana ia menjadi kaya, terhormat dan diberi Tuhan umur panjang. Jadi secara sederhana, dapat kita katakan, bahwa rendah hati adalah obat yang manjur untuk menjadi kaya, terhormat, dan panjang umur. Jika kita rindu mengalami hal seperti yang dialami oleh Ayub, jadilah orang yang rendah hati.
    Sharing: Apakah kerendahan hati sudah ada dalam hidup kita?
  3. Hidup dalam kekudusan (Imamat 19:2; Ibrani 12:14)
    Tuhan tertarik untuk memakai dan memberkati orang yang hidup dalam kekudusan. Tuhan tidak akan memberkati orang yang hidup dalam dosa, karena Allah dalam natur-Nya yang kudus tidak akan berkompromi dengan dosa. Di mana ada dosa, di sana Tuhan tidak akan ada. Artinya kalau hidup kita berlumuran dengan dosa, maka Tuhan tidak ada dalam hidup kita. Dan jika Tuhan tidak ada dalam hidup kita, maka sebagai konsekuensinya kita tidak akan diberkati. Itu sebabnya, mari kita hidup dalam kekudusan.
    Sharing: Apakah kita sudah hidup dalam kekudusan?
  4. Berjumpa secara pribadi dengan Yesus (Yeremia 29:12-14)
    Allah adalah pribadi yang rindu berjumpa dengan kita muka dengan muka. Artinya Allah rindu untuk menjumpai kita, namun apakah kita juga rindu berjumpa dengan Dia? Setiap pribadi yang berjumpa dengan Allah pasti mengalami perubahan. Ayub mengalami perubahan setelah ia berjumpa dengan Tuhan. Setiap kita juga akan mengalami perubahan, akan diberkati dan akan mengalami pemulihan jika kita berjumpa secara pribadi dengan Allah. Jangan jadi Kristen tradisi, tetapi jadilah pribadi yang selalu mau berjumpa dengan Yesus.
    Sharing: Sudahkah kita mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Yesus?

Kesimpulan dan saling mendoakan

Mujizat dari Tuhan masih ada untuk kita semua, kalau kita sungguh-sungguh mau belajar dan melakukannya keempat rahasia kehidupan dari Ayub.