Tuhan Yesus akan datang segera (Khotbah Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Tuhan Yesus akan datang segera
Niko Njotorahardjo 02.jpg

Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo

Ringkasan Khotbah
KebaktianIbadah Raya
TanggalMinggu, 2 Agustus 2009
GerejaGBI Jalan Gatot Subroto
TempatJCC Senayan
KotaJakarta

Saya ingin mengulang apa yang Tuhan Yesus terus katakan kepada saya di mana saya diperintahkan oleh Tuhan untuk terus mengingatkan jemaat tentang, "Aku datang segera! Aku datang segera! Percayakah engkau akan hal ini? Percayakah engkau akan hal ini?"

Saudara, hal yang penting ketika Tuhan berbicara kepada kita, "Aku datang segera!" adalah: Jangan jadi pengejek-pengejek!

Firman Tuhan berkata: "... pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya ...: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." (2 Petrus 3:3-4).

Alkitab katakan bahwa pada akhir zaman akan muncul pengejek-pengejek dengan ejekannya yang seperti ini, "Dari dulu selalu berkata, "Aku datang segera! Aku datang segera!", tetapi mana buktinya? Dari zamannya nenek-moyang sampai hari ini dunia masih tetap saja seperti ini!"

Itu adalah pengejek-pengejek! Tetapi jangan lupa bahwa Tuhan itu begitu sabar dan sangat mengasihi kita sehingga di mata Tuhan, kalau bisa jangan ada seorangpun pun yang binasa. Kadang-kadang Dia menunggu cukup lama supaya seseorang bertobat. Itulah Tuhan Yesus! Kita juga harus tahu hati-Nya Tuhan Yesus dan tidak menjadi pengejek-pengejek, sebaliknya kalau kita mendengar kata-kata, "Aku datang segera!", maka jawab kita adalah, "Tuhan, aku percaya itu dan aku mau mempersiapkan diri!"

Saya ingin memperlihatkan kepada Saudara seberapa dekatnya kedatangan Tuhan Yesus. Oleh sebab itu mari kita baca Matius 24:14 "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."

Berdasarkan data-data statistik, Organisasi Misi Dunia menyatakan bahwa:

  1. Injil akan didengar oleh setiap kelompok etnis dan bahasa pada tahun 2025. Kalau dilihat dari analisa dan data-data statistik yang ada, maka tahun 2025 yang dimaksud itu, bisa dipercepat atau diperlambat.
  2. Gereja sudah ada di 232 bangsa-bangsa. Bangsa-bangsa yang ada di dunia saat ini berjumlah 232, artinya gereja sudah ada di semua bangsa yang ada di dunia.
  3. Penuaian jiwa terbesar sepanjang sejarah sedang terjadi sekarang ini.
  4. Alkitab telah diterjemahkan ke lebih dari 2.000 bahasa yang berarti bahasa-bahasa yang dipakai telah menjangkau ± 98% dari penduduk dunia.

Saya ingin bertanya kepada Saudara, dengan melihat hal ini apakah benar Tuhan Yesus segera datang?

Selanjutnya ada satu hal yang sudah cukup lama bergumul untuk menyampaikannya, sambil menunggu konfirmasi dari berbagai nabi di dunia, dan ternyata Tuhan membukakan satu konfirmasi yang luar biasa. Beberapa waktu yang lalu, Benny Hinn juga menyatakan hal yang sama sehingga saya tahu bahwa inilah waktunya saya menyampaikan hal ini.

Kedatangan Tuhan Yesus dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:

  1. Tahap I: Tuhan Yesus datang di awan-awan untuk mengangkat gereja-Nya, atau apa yang disebut dengan pengangkatan atau "rapture".
  2. Tahap II: Setelah pengangkatan nanti, Tuhan Yesus akan turun untuk menginjakkan kaki-Nya di bumi dan memerintah di bumi ini selama 1.000 tahun.

Ada tiga pengertian mengenai "rapture", yaitu:

  1. Pre-Tribulation
  2. Pengangkatan gereja itu terjadi sebelum 7 tahun masa sengsara.
  3. Mid-Tribulation
  4. Pengangkatan gereja terjadi di tengah-tengah 7 tahun masa sengsara.
  5. Post-Tribulation
  6. Pengangkatan gereja terjadi di akhir 7 tahun masa sengsara.

Dalam hal ini, yang kita percayai adalah Pre-Tribulation, artinya sebelum masa sengsara maka gereja yang sungguh-sungguh atau anak-anak Tuhan yang sungguh-sungguh akan diangkat dan setelah itu barulah dunia akan mengalami 7 tahun masa sengsara.

Tanda terakhir sebelum Tuhan Yesus turun menjejakkan kaki di bumi ini setelah "rapture", adalah ketika Yerusalem atau bangsa Israel dikepung dan mau dihancurkan, sehingga pada saat itulah orang-orang Yahudi yang selama ini menolak Tuhan Yesus akan berseru, "Yesus, tolong!", dan oleh karena itu, maka Tuhan Yesus akan turun dan menjejakkan kaki di bumi ini untuk menolong mereka dan itulah pertobatan orang Israel besar-besaran!

Semua ini bisa kita baca di kitab Yehezkiel 37, 38, 39 dan 40. Yehezkiel pasal 40 menubuatkan tentang "Zaman Baru", yaitu setelah Tuhan Yesus turun ke dalam dunia ini untuk memerintah sebagai Raja. Hal itu akan di dahului oleh Yehezkiel 37 yang menubuatkan tentang bangkitnya tulang-tulang kering yang berarti kebangkitan Bangsa Israel. Dikatakan disana bahwa, "... Aku akan mengumpulkan umat-Ku dari seluruh penjuru dunia!", dan ini sudah terjadi pada tgl 14 Mei 1948, di mana Israel menjadi satu negara.

Kemudian dalam Yehezkiel 38 dan 39 berbicara tentang pengepungan terhadap Yerusalem. Menurut Yehezkiel 38, yang mengepungnya adalah Raja Gog di Magog dan sekutu-sekutunya, yaitu Persia (Iran), Etiopia, Put, Gomer dan Bet-Togarma.

Mereka memang dikeraskan hatinya oleh Tuhan untuk mengepung Israel, tetapi Alkitab berkata bahwa pada waktu mereka mengepung, "Amarah-Ku timbul!", kata Tuhan dan Tuhan lalu turun untuk menghancurkan mereka dan orang Israel pun diselamatkan!

Pada tahun 1920, Hitler pernah menulis sebuah buku yang berjudul "Mein Kampf" ("My Struggle"). Dalam bukunya tersebut, Hitler menulis tentang betapa berbahayanya orang-orang Yahudi dan menghasut dunia untuk menghancurkan Yahudi. Pada waktu itu dunia belum menanggapi hal tersebut, tetapi 10 tahun kemudian, tepatnya 1 September 1930, Nazi dan Hitler menyerang Polandia dan terjadilah "Perang Dunia I", di mana dari 100 juta tentara, 73 juta tentara dan orang-orang sipil mati, termasuk 6 juta orang-orang Yahudi. Jadi, ternyata apa yang ditulis oleh Hitler itu terjadi!

Sehari sebelum peringatan 'Holocaust' (peristiwa pembantaian 6 juta orang Yahudi oleh Nazi) yang jatuh pada tanggal 21 April, jadi pada tgl 20 April 2009 yang lalu - diselenggarakan Konferensi PBB di Jenewa-Swiss, tentang rasisme. Dan pada tgl 20 April tersebut, Presiden Iran yang bernama Mahmoud Ahmadinejad berpidato. Dalam pidatonya ia menyangkali terjadinya holocaust, bahkan ia mengajak negara-negara di dunia untuk membuat ketetapan supaya mencabut zionisme. Ia juga mengusulkan untuk membagi tanah bagi Palestina, membagi Yerusalem dan menghancurkan Israel. Ketika ia berpidato seperti itu ternyata ia mendapatkan sambutan tepuk-tangan yang luar biasa.

Kita semua tahu, bahwa hari-hari ini Iran sangat memusuhi Israel serta mendukung Hamas dan Hizbullah.

Para nabi-nabi sudah setuju bahwa tindakan Iran ini merupakan satu "Wake-Up Call" bagi dunia. Ini bukan soal politik tetapi tentang penggenapan nubuatan! Dan dikatakan bahwa nubuatan bagi Israel merupakan nubuatan untuk dunia dan gereja! Apa yang terjadi di sana itulah yang akan terjadi di dunia dan di Gereja. Dan kita harus tahu bahwa itu karena Israel merupakan "Jarum Jam"-Nya Allah.

Dan hari-hari ini kita sudah melihat usaha-usaha untuk itu, bahkan sampai-sampai Amerika sekarang menekan Israel dan seolah-olah menyetujui untuk membagi-bagi Yerusalem!

Sekarang saya ingin bertanya kepada Saudara, seberapa dekat kedatangan Tuhan Yesus untuk kali yang kedua? Dengan melihat ini kita pasti akan berkata, "Sudah sangat singkat!!!"

Dari apa yang dilakukan oleh Iran tadi, kita dapat menghitung betapa dekatnya kedatangan Tuhan Yesus. Bukankah kita sepakat bahwa Tuhan Yesus akan datang segera?

Kerajaan Allah

Roma 14:17-19 berkata, "Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia. Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun."

Hari ini Tuhan berkata, "Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Karena itu, barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia. Karena itu mari kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun."

Arti ayat ini adalah, Tuhan mengingatkan supaya pada hari-hari ini yang menjadi prioritas kita bukanlah makanan dan minuman atau hal-hal yang ada di dunia ini. Tetapi prioritaskanlah soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Saya ingat apa yang Tuhan Yesus katakan dalam Matius 6:31-33 "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu (artinya, apa yang Saudara perlukan) akan ditambahkan kepadamu."

Rasul Paulus berkata dalam 1 Korintus 7:29-31 "Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri; dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli; pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu."

Tuhan ingatkan, jangan kita terikat pada barang-barang yang ada di dunia ini. Ingat! Kita lahir tidak membawa apa-apa, dan pulang pun tidak membawa apa-apa. Masakan yang "apa-apa" ini akan mengikat kita sampai kita tidak bisa masuk sorga? Hari-hari ini ingat baik-baik akan hal itu!

Raja Salomo, seorang raja yang sangat kaya - pernah berkata dalam Mazmur 127:1-2, "Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur."

Ayat ini bukan berarti kita harus bermalas-malasan, tetapi ayat ini menunjukkan bahwa semua yang Saudara inginkan atau Saudara kejar-kejar di dunia, itu semata-mata karena berkat Tuhan kepada orang yang dicintai-Nya!

Kita memang harus rajin tetapi kita juga harus mengerti bahwa semua itu karena berkat Tuhan dan bukan karena kristalisasi keringat! Saudara mungkin sering mendengar bahwa dunia seringkali "mencekoki" pengertian-pengertian yang seperti ini.

Tetapi hari-hari ini Tuhan berkata menjelang kedatangan-Nya kali yang kedua, "Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Kalau engkau melayani Kristus dengan cara demikian, maka kamu akan berkenan kepada Allah dan dihormati manusia. Karena itu mari kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun!".

Hidup untuk makan atau makan untuk hidup?

Saudara, Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman. Oleh sebab itu hal yang kedua yang harus kita pikirkan adalah: Hidup untuk makan atau makan untuk hidup?

Hari-hari ini, yang namanya makanan itu memang begitu luar biasa. Alkitab sudah katakan bahwa manusia di akhir zaman itu akan makan dan minum, kawin dan mengawinkan (Matius 24:38) dan itulah yang terjadi! Tetapi saya ingat apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam 1 Tesalonika 5:23, ...semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Tuhan Yesus.

Ada orang yang memelihara jiwa dan tubuhnya, tetapi rohnya tidak dipelihara, itu salah besar! Tetapi ada juga orang yang seolah-olah mau memelihara rohnya, tetapi jiwa dan tubuhnya "amburadul", itu sama salahnya! Sebab Firman Tuhan berkata bahwa menjelang kedatangan Tuhan Yesus, kita harus kedapatan sempurna dalam roh, jiwa dan tubuh! Karena itu peliharalah baik-baik! Dan kalau Tuhan sudah berbicara tentang menjaga kesehatan, mari kita ikuti!

Sebenarnya hal itu dulunya juga menunjuk kepada saya, tetapi sekarang saya sudah berubah dan Tuhan berkata supaya saya pun harus memperkatakan hal ini. Tuhan berkata, "Ingin melihat kedatangan-Ku yang kedua atau tidak? Mau dipakai lebih dahsyat atau tidak?"

Generasi Yosua

Saudara, saat ini Tuhan sedang berbicara tentang Generasi Yosua. Memang secara umur, patokannya adalah mereka yang lahir tahun 1967 ke atas atau yang berusia 42 tahun ke bawah. Generasi Yosua itu adalah generasi yang hidup dalam peperangan. Oleh karena itu mereka harus sehat secara roh, jiwa dan tubuh. Tetapi siapapun yang sekalipun telah berumur 70, 75 atau bahkan 80 tahun, jika ia sehat secara roh, jiwa dan tubuh, maka ia pun termasuk Generasi Yosua!

Maukah Saudara menjadi Generasi Yosua? Sebab inilah generasi yang akan melihat kedatangan Tuhan Yesus kali yang kedua!

Hari-hari ini dengarkanlah apa yang dikatakan oleh Roh kepada jemaat-jemaat! Tuhan katakan, "Hari-hari ini Aku akan mencurahkan Roh-Ku! Aku akan mencurahkan Roh-Ku!"

Ada tiga tanda pada waktu Roh Kudus itu dicurahkan- yang dapat kita baca dalam Yoel 2:28 -32. Tanda-tanda itu adalah:

  1. Akan terjadi kegerakan yang luar biasa
  2. Yoel 2:28-29 berkata, "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu."

    Ini berarti akan terjadi kegerakan yang luar biasa! Saudara akan dipakai oleh Tuhan!

    Hari-hari ini Roh Kudus sedang dicurahkan dan Tuhan berkata, "Kamu harus lebih banyak berbahasa roh! Lebih sering berbahasa roh!" Mungkin ada di antara Saudara yang belum berbahasa roh atau kurang tertarik untuk berbahasa roh, saya ingin memberitahu sekali lagi bahwa manusia itu terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Dan ketiganya ini harus berdoa dan memuji Tuhan.

    Bagaimana caranya?

    1. Tubuh
    2. Dengan cara memakai tubuh untuk bertepuk-tangan, mengangkat tangan, berlutut dan kadang melompat-melompat memuji Tuhan.
    3. Jiwa
    4. Berdoa dan memuji Tuhan dengan menggunakan bahasa yang dimengertinya. Jadi kalau Saudara berbahasa Indonesia atau Inggris untuk berdoa dan memuji, itu artinya Saudara berdoa dan memuji Tuhan dengan jiwa Saudara, tetapi rohnya belum
    5. Roh
    6. Dengan menggunakan bahasa roh! 1 Kor 14:14-15 berkata, "Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa. Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku."
      Sekali lagi: roh, jiwa dan tubuh harus sempurna pada waktu kedatangan Tuhan Yesus! Dan saya teringat bagaimana dulu saya termasuk orang yang paling anti bahasa roh. Tetapi oleh Tuhan saya diubahkan melalui sebuah pengalaman. Pada waktu mau mulai berbahasa roh, maka yang harus kita lakukan adalah mulai membuka mulut kita, jadi ada "action" dari kita sendiri.
      Seperti pengalaman saya dulu di mana pada waktu itu saya hanya membuka mulut dan mengucapkan kata, "Haleluya! ... Haleluya! ..." dan tiba-tiba mulut saya terasa seperti "kebal" atau kelu dan keluarlah bahasa roh tersebut! Dan pada saat itulah saya merasakan begitu bersukacita!
      Memang hal ini tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata! Mungkin saja ada orang yang berkata, "Buat apa berbahasa roh?!" Di sini saya mau katakan, alami dulu! Baru setelah itu bicara!
      Hari-hari ini Tuhan menyuruh saya untuk memberitakan agar kita semua lebih banyak dan lebih sering berbahasa roh. Tadinya saya berpikir bahwa seharusnya Roh Kudus dicurahkan dulu barulah kita berbahasa roh dengan luar biasa, namun ternyata tidak demikian. Karena sesungguhnya kitalah yang harus melangkah terlebih dahulu. Pada hari-hari ini kalau kita berbahasa roh sepertinya tidak bisa berhenti dan kita rasakan ada satu perubahan yang luar biasa juga di antara Tubuh Kristus. Inilah yang disebut dengan suatu kegerakan dan Saudara akan melihat sebentar lagi bahwa ada sesuatu yang luar biasa!
      Akan terjadi pertobatan yang luar biasa! Mungkin ada di antara Saudara yang berdoa cukup lama untuk ayah, ibu, menantu, anak, mertua, dsb ; Tuhan akan menjawab doa Saudara pada hari-hari ini. Saudara akan melihat mereka bertobat dan menerima Yesus.
  3. Akan terjadi mujizat-mujizat yang menakutkan
  4. Yoel 2:30-31 berkata, "Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu."

    Ini merupakan sesuatu yang menakutkan! Saya sudah katakan ini sejak bulan Juni yang lalu, tetapi ternyata bom yang sudah lama tidak terdengar,- mungkin sudah sekitar 4 tahun lamanya tidak pernah terdengar di Indonesia, tiba-tiba "bernyanyi" lagi! Kita akan lihat ke depan nanti, bahwa goncangan-goncangan akan terjadi. Dan kita tidak usah heran dan takut akan hal ini, sebab kalau hati Saudara melekat kepada Tuhan dan Saudara mengenal Nama Tuhan, maka Tuhan berjanji bahwa Ia akan meluputkan kita.

    Mazmur 91:1-2 berkata, "Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."

    Saudara pegang janji Tuhan ini dan Saudara akan lihat nanti, walaupun seribu orang rebah di sisimu dan sepuluh ribu rebah di sisi kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu! Itulah janji Tuhan kita!

    Saudara jangan takut sebab Tuhan berjanji: "Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang ..." (Wahyu 3:10).

  5. Akan terjadi pertobatan yang luar biasa
  6. Yoel 2:32 berkata, "Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas."

    Akan banyak orang yang berseru kepada Nama Tuhan dan mereka yang berseru kepada Nama Tuhan akan diselamatkan! Amin!!!

Sekaranglah masa penuaian!

Wahyu 14:6-7 berbicara tentang penginjilan yang dilakukan oleh malaikat dan itu sedang terjadi hari-hari ini! Kita ini sekarang bukan dalam masa penginjilan, tetapi dalam masa penuaian jiwa-jiwa. Karena sekarang yang menginjil adalah para malaikat dan apa yang terjadi? Kita akan melihat banyak orang yang bertobat. Seperti apa yang Kim Clement katakan, bahwa hari-hari ini orang bertobat tidak hanya karena mendengar khotbah, didorong-dorong atau diajak, melainkan karena mereka didatangi oleh malaikat sendiri. Mereka diberi mimpi oleh malaikat tentang Tuhan Yesus dan ketika itu mereka akan menangis serta bertobat. Dalam kegerakan yang luar biasa ini anak-anak yang berumur 20 tahun ke bawah akan dipakai Tuhan secara luar biasa didalam memenangkan jiwa. Mereka akan menjadi saksi-saksi Kristus yang diutus kepada orang-orang yang sedang berbeban berat.

Saya diingatkan oleh fenomena yang terjadi belasan tahun yang lalu, yaitu ketika adik saya, Kristina dan suaminya Pieter menjadi Pembina Anak-Anak Muda. Pada waktu itu mereka mengadakan pemuridan di antara anak-anak yang belasan tahun tersebut dan setiap kali selesai pemuridan, anak-anak itu maju ke depan dan berkata, "Kak, tumpangkan tangan ke atas kami, karena kami akan menginjil!". Akhirnya mereka ditumpangi tangan dan mereka langsung bergerak. Tahukah Saudara apa yang mereka kerjakan?

Mereka membawa gitar ke bus-bus kota dan menjadi pengamen. Mereka bukanlah pengamen sesungguhnya, karena sebenarnya mereka adalah anak-anak orang berada, tetapi mereka melakukan itu. Dan lagu yang mereka nyanyikan adalah:

Ketika aku berbeban berat, kudatang kepada Yesus
Dia b'rikan damai dan sukacita, sejahtera dalam hatiku
Ketika aku berputus-asa, kudatang kepada Yesus
Dia bebaskanku dan lepaskanku, kini aku jadi baru

Yesus, Yesus Tuhan, mulia Nama-Mu
Kutinggikan, kuagungkan Nama-Mu selama-lamanya

Saudara, mereka hanya menyanyi dan memuji Tuhan, dan apa yang terjadi?

Ternyata banyak orang-orang yang mendengarnya lalu tersentuh hatinya dan menangis. Dan dalam kelompok anak-anak muda ini ada yang merupakan pendoa, dan sebagainya. Begitu mereka melihat ada yang menangis dan dijamah Tuhan, mereka datangi dan doakan. Bahkan pada waktu itu ada salah seorang pemimpin dari gereja setan yang bertobat juga! Dan Tuhan katakan bahwa yang akan terjadi hari-hari ini akan lebih dahsyat dari pada waktu itu!

Saya percaya Tuhan akan memakai anak-anak yang berusia di bawah 20 tahun! Hari-hari ini Roh Kudus akan turun ke atasmu dan engkau akan dipakai untuk menjadi saksi-saksi-Nya. Engkau tidak usah menginjil, tetapi menuai, sebab yang akan menginjil adalah malaikat. Dan penuaian yang terjadi adalah jutaan jiwa- sebelum Dia datang untuk kali yang kedua. Dan inilah tanda bahwa Yesus akan segera datang!

Hari-hari ini Tuhan bertanya kepada Saudara, "Adakah engkau berbeban berat? Adakah engkau yang berputus-asa?" Datanglah kepada Yesus! Sebab hanya Dialah yang empunya jawaban dan tidak ada tempat lain yang bisa memberikan jawaban. Saya mau beritahu bahwa yang di tempat lain itu hanyalah semu belaka, sedangkan yang ada di tempat Tuhan Yesus adalah jawaban yang benar.

Adakah engkau yang berbeban berat? Adakah engkau yang mulai berputus-asa dan tidak tahu apa yang harus diperbuat? Mungkin itu kebutuhan Saudara hari-hari ini. Datanglah kepada Yesus, Dia akan memberikan jawaban dan jawaban-Nya adalah, "Tahun 2009, tahun mujizat dan tahun kesembuhan yang kreatif!" Haleluya!!!


"Aku datang segera! Aku datang segera!"

Sumber

Pranala luar