Tahun Berbuah Lebat, Panen Raya, Pelipatgandaan, Peluasan, Kelahiran (Khotbah Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Tahun Berbuah Lebat, Panen Raya, Pelipatgandaan, Peluasan, Kelahiran
Niko Njotorahardjo.jpg

Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo

Ringkasan Khotbah
KebaktianIbadah Raya
TanggalMinggu, 19 Oktober 2008
GerejaGBI Jalan Gatot Subroto
TempatJCC Senayan
KotaJakarta


Hari-hari ini kita melihat keadaan yang luar biasa, seolah-olah dijungkirbalikkan oleh Tuhan, tetapi satu hal yang harus Saudara pegang: mujizat kesembuhan masih tetap berlangsung.

Kali ini saya pergi ke Tanah Perjanjian dan ada sesuatu yang luar biasa, itulah yang akan kita simak yaitu pesan-pesan Tuhan untuk tahun-tahun mendatang ini. Di Tanah Perjanjian saya berkhotbah di acara Convocation Doa yang dihadiri oleh 2.000 orang, dari 200 bangsa-bangsa. Saya percaya pesan-pesan Tuhan yang ada di sana perlu kita simak, sebab saya tahu Tuhan yang menyuruh. Pada waktu itu Tuhan berbicara dengan tegas kepada saya: "Kamu deklarasikan yang ini." Bulan yang lalu saya sudah membicarakan tentang hal ini, tetapi Tuhan menyuruh untuk dideklarasikan di Yerusalem. Pada waktu itu saya berkata: "Saudara-saudara, kali ini saya ada di Convocation Doa untuk yang ke 9 kali, saya berkhotbah selama 9 tahun berturut-turut, dan bukan kebetulan memasuki tahun baru Yahudi 5769, (sebentar lagi kita juga akan memasuki tahun 2009) jadi semua angka 9." Dan memang Tuhan sedang membukakan sesuatu kepada saya untuk dideklarasikan di Yerusalem tentang angka 9, tahun 5769 Samekh Teth.

Sejak tanggal 29 September 2008 , setelah jam 18.00 masuk tahun baru Yahudi 5769. Angka 9 kalau dituliskan dalam bahasa Ibrani digambarkan sebagai sebuah rahim, melambangkan penyatuan mempelai pria dan wanita dengan dasar kasih yang menghasilkan pembuahan. Angka 9 juga berbicara tentang 9 bulan masa kehamilan. Pembuahan ini akan disempurnakan dengan sebuah kelahiran. Di Alkitab angka 9 berbicara tentang 9 buah Roh, dan Tuhan menyatakan bahwa tahun 5769 ini (juga sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2009) adalah Tahun Berbuah Lebat yang berarti Panen Raya, ini adalah Tahun Panen Raya. Berbuah berbicara tentang Pelipatgandaan, ini Tahun Pelipatgandaan. Berbuah-buah/berbuah lebat juga berbicara Perluasan, ini adalah Tahun Perluasan. Setelah pembuahan disempurnakan dengan sebuah kelahiran, tahun ini adalah Tahun Kelahiran, melahirkan hal-hal yang dahsyat, ide-ide kreatif yang sudah Tuhan berikan dilahirkan mulai tahun ini. Saya percaya kalau kita berbuah lebat maka kita akan mengalami panen raya, pelipatgandaan, perluasan, kelahiran, mujizat dan kesembuhan."

Tahun Berbuah Lebat

Tuhan Yesus berkata: "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu." (Yohanes 15:16). "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu [Ini berbicara tentang berbuah], mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." (Yohanes 15:7).

Mengapa Tuhan menyatakan bahwa tahun 5769 atau 2009 adalah Tahun Berbuah Lebat? Hati Tuhan Yesus saat-saat ini adalah seperti yang terdapat di dalam Matius 21:18-19, Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar. Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.

Hati Tuhan hari-hari ini menginginkan Saudara dan saya berbuah lebat. Ada sesuatu yang ekstrim yang saya lihat tentang janji Tuhan: kalau kita berbuah lebat: "... mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." (Yohanes 15:7). Tetapi sebaliknya kalau kita tidak berbuah lebat maka bisa terjadi seperti pohon ara itu, tetapi saya berdoa tidak ada seorangpun diantara kita yang seperti itu.

Tuhan Yesus berkata: "Akulah pokok anggur yang benar ... Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya ..." (Yohanes 15:1-2). Saya berdoa tidak ada seorangpun diantara kita yang dipotong, karena kita semua akan berbuah dengan lebat. Ini kondisi tahun ini, perhatikan baik-baik. Ini janji Tuhan sangat ekstrim: "Kalau engkau berbuah lebat, mintalah apa saja maka engkau akan mendapatkannya." Tetapi sebaliknya: "Kalau engkau tidak berbuah lebat, jangan sampai engkau dikutuk/dipotong." Saya berdoa agar setiap kita, kalau meminta apa saja maka Tuhan akan memberikannya.

Lima Macam Buah

Saya ingat Mazmur 1:2-3, "tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil." Itulah janji Tuhan buat kita semua.

Ada 5 macam buah di dalam Alkitab:

  1. Buah Roh. Galatia 5:22-23, "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri ..." Ini berbicara tentang perbaikan di dalam sikap hati dan perilaku/karakter.
  2. Buah pekerjaan yang baik. Kolose 1:10, menjadi berkat bagi orang lain.
  3. Buah untuk hidup yang kekal, yaitu jiwa-jiwa yang sudah kita menangkan untuk Tuhan.
  4. Buah-buah kebenaran, artinya kalau kita hidup intim dengan Tuhan maka kita akan tahu pikiran dan Kristus, dan kita akan melakukannya.
  5. Buah-buah yang sesuai dengan pertobatan, yaitu perubahan di dalam cara dan pola hidup setelah kita mengalami pertobatan.

Inilah janji Tuhan: kalau Saudara berbuah lebat, maka Saudara minta apa saja yang Saudara kehendaki dan Saudara akan menerimanya. Tetapi sebaliknya, hati-hati, kalau Saudara tidak berbuah lebat, jangan sampai Saudara dikutuk/dipotong. Saya berdoa supaya apa saja yang Saudara kehendaki, maka pasti Saudara mendapatkannya.

Saudara adalah Yusuf-Yusuf dan Daniel-Daniel di Akhir Zaman

Hal yang kedua, pada waktu saya di Convocation Doa di Tanah Perjanjian ada suatu peristiwa yang luar biasa terjadi. Pada waktu itu sudah mulai ramai tentang krisis keuangan di dunia terutama di Amerika. Ketika di Yerusalem sebelum menyampaikan ini pada tanggal 1 Oktober yang lalu, saya ingat sehari sebelumnya, waktu itu Bailed Out Plan yang diusulkan sebanyak US$ 700 milyar ditolak oleh Kongres Amerika, dan apa yang terjadi? Dalam tempo 1 malam saham di Amerika turun US$ 3,4 trilyun, hal itu membuat kegoncangan dimana-mana, akhirnya kongres mengijinkan, dan goncangan itu sampai hari ini mendunia.

Saya percaya kalau Saudara simak tentang pesan-pesan Tuhan dalam tahun ini maka Saudara akan selalu bertemu dengan Hagai 2:7-9, "Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam." Ayat ini datang kepada saya kira-kira 1 tahun yang lalu. Ketika Tuhan berbicara bahwa pada tahun 2008 kita akan memasuki Era Reformasi Apostolik yang Ketiga (saya mengambil istilah dari Bill Hamon).

Sekarang Tuhan sedang berbicara kepada gereja-Nya: "Aku akan segera datang untuk kedua kalinya." Apa yang terjadi kalau Dia datang nanti? Wahyu 11:15 berkata bahwa Dia akan memerintah di bumi ini selama-lamanya, Dia akan menjadi Raja dan pusat pemerintahan-Nya ada di Yerusalem. Pada waktu Dia menjadi Raja maka seluruh bumi dipenuhi dengan Kerajaan Kristus.

Dia akan segera datang, ini yang dikabarkan kepada anak-anak-Nya yang ada di dunia. Selagi kita masih ada di dalam dunia, apa yang harus kita kerjakan? Tuhan mau hari-hari ini kita melipatgandakan Kerajaan Allah/Kerajaan Kristus di muka bumi ini. Ini yang akan Tuhan lakukan melalui gereja-Nya/anak-anak-Nya, sehingga Chuck Pierce (seorang nabi Tuhan yang menubuatkan tentang Healing Movement yang sekarang sedang terjadi) pada bulan Maret tahun 2008 mendapatkan suatu nubuatan yang dia tulis: "Tuhan berbicara demikian: "Pemerintahan Kerajaan-Ku (kata Tuhan) akan bangkit dan mempengaruhi Pemerintahan Dunia."

Ratusan nabi dan rasulpun mendapatkan hal yang sama: "Tahun 2008 ini banyak orang-orang kudus akan memegang posisi-posisi kunci, Yusuf-Yusuf dan Daniel-Daniel akan muncul di seluruh dunia." Dan saya percaya Saudara adalah Yusuf-Yusuf dan Daniel-Daniel di akhir zaman.

Perpindahan Kekayaan kepada Orang-Orang Benar

Selain itu ada suatu berita bahwa akan terjadi perpindahan kekayaan kepada orang-orang benar untuk kepentingan Kerajaan Kristus/Kerajaan Allah di muka bumi ini. Saudara yang mengerti hal ini bersiap-siaplah untuk menerima dan dipakai oleh Tuhan, sebab saudaralah orang-orangnya. Ketika Tuhan berbicara tentang perpindahan kekayaan saya bertanya: "Tuhan, perpindahan kekayaan ini bagaimana caranya?" Tuhan memberikan jawabannya di dalam Hagai 2:7-9, "Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa [kekayaan bangsa-bangsa] datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini [Rumah Tuhan, saudara dan saya] dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

Ketika mendapatkan ini saya selalu menimbang: "Ini goncangan apa?" Saya perhatikan: "Aku akan menggoncangkan langit dan bumi [Ini pasti badai luar biasa. Saudara lihat badai tahun 2008], laut dan darat [gempa bumi, banjir];". Tetapi ada satu lagi yang telah Tuhan sampaikan kepada kita, yaitu tentang emas dan perak. Kemudian saya mendapatkann sinyal tentang area keuangan. Dan tiba-tiba kita dikejutkan oleh peristiwa yang sedang terjadi secara mendunia pada hari-hari ini. Kalau saudara ingat pada waktu itu saya berkata: "Akan datang suatu masa dan situasi yang sedemikian rupa sehingga ilmu ekonomi/keuangan yang paling canggih sekalipun tidak bisa mengatasinya."

Caranya bagaimana? Hanya dengan satu cara: bertanya kepada yang punya emas dan perak. Siapa Dia? Tuhan Yesus Kristus. Dan inilah saatnya untuk bertanya kepada yang punya emas dan perak, Tuhan Yesus.

Pada waktu saya membaca di surat kabar beberapa waktu yang lalu: "Sekarang para investor sudah tidak percaya kepada penasehat investasinya, karena semua konsultasi yang mereka berikan itu ternyata gagal/tidak tepat." Siapa yang tepat? Hanya yang dari Tuhan Yesus Kristus.

Pengurapan Kasih dan Hikmat

Saya pergi ke Yerusalem adalah yang ke 20 kali persis pada hari-hari menjelang hari ulang tahun gereja kita yang ke 20. Pada waktu berangkat, saya berkata: "Tuhan, saya minta pengurapan hikmat." Apa yang kemudian terjadi? Pada waktu saya pergi ke upper room (di mana di situ Roh Kudus dicurahkan untuk pertama kalinya 2000 tahun yang lalu), sedang dalam perjalanan ke sana saya merasakan ada pengurapan yang turun ke atas saya. Begitu turun dari bus, pak Kim Seng berkata: "Pak, saya mendapat penglihatan sejak pagi tadi untuk bapak, ada minyak yang menetes keatas bapak begitu banyak, kemudian air terjun yang begitu besar turun. Dan Tuhan berkata: ‘Aku sedang mencurahkan pengurapan kasih dan hikmat.’" Saya tahu ini pengurapan kasih dan hikmat sedang turun. Kalau pengurapan hikmat turun atas saya berarti juga turun atas saudara.

Saya beritahu kepada saudara: "Hikmat dari Tuhan yang bisa menjawab persoalan hari-hari ini." Karena itu saya percaya nanti saudara sebagai orang-orang kudus akan banyak dimintai pendapat: "Bagaimana pendapat anda?" Dan di situ nanti saudara akan bersaksi: "Tuhan Yesus berkata kepada saya." Saudara berkata seperti Yusuf dan Daniel, karena saudaralah yang dimaksudkan Yusuf-Yusuf dan Daniel-Daniel di akhir zaman. Saudara harus bersiap-siap, kalau engkau berbuah lebat maka hari-hari ini saudara akan dipakai oleh Tuhan. Ini luar biasa.

Apa yang harus Kita Lakukan Menghadapi Hari-Hari Ini?

Tuhan berkata kepada saya: "Kamu ingatkan kembali jemaat-Ku." Sebetulnya Tuhan sudah berbicara selama 1 tahun sejak tahun ini untuk mengatasi goncangan-goncangan dan bagaimana terjadinya perpindahan kekayaan. Dan saya mau mengingatkan kepada saudara apa yang harus kita lakukan menghadapi hari-hari ini.

Maleakhi 3:8-11, tentang persepuluhan dan persembahan khusus. Ini jangan dilupakan, Tuhan sendiri Pencipta langit dan bumi berkata: "... Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! ... Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, ..."

Pada hari-hari ini belalang pelahap datang dalam skala yang luar biasa, tetapi Tuhan yang akan menghardiknya. Saudara ingat, kita disuruh banyak berada di hadirat Tuhan. Pada waktu kita memasuki puasa 40 hari Tuhan berbicara begitu kuat: "Kamu banyak masuk di dalam Menara Doa." Apa itu Menara Doa?

  1. Tempat yang tinggi, hidup kudus.
  2. Doa, pujian, penyembahan 24 jam, artinya hidup intim dengan Tuhan selama 24 jam.
  3. Kesatuan hati, menjaga dan memelihara hubungan antara satu dengan yang lain supaya jangan sampai terjadi sakit hati/kebencian/kemarahan.

Saya ingat apa yang Tuhan pesankan kepada orang Israel: "Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ... Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa," (Ulangan 16:16).

Kalau melakukan hal itu maka yang akan Tuhan kerjakan adalah:

  • "sebab Aku akan menghalau bangsa-bangsa dari depanmu" (Keluaran 34:24). Bangsa-bangsa yang memusuhi orang Israel akan dihalau.
  • "dan meluaskan daerahmu;" (Keluaran 34:24). Saudara percaya bahwa daerah pelayanan, kekuasaan, pekerjaan/bisnis saudara akan diperluas?
  • "tiada seorang pun yang akan mengingini negerimu," (Keluaran 34:24). Kadang-kadang ini yang paling berat; seorang pengusaha merintis dari awal tetapi setelah usahanya menjadi besar kemudian diingini dan diambil orang lain dengan cara yang tidak lazim. Tetapi Tuhan berjanji: "Tidak ada seorangpun yang akan mengingini negerimu".

Hari-hari seperti sekarang ini saudara harus banyak berada di dalam hadirat Tuhan.

Berita tentang SCCC saudara perhatikan baik-baik, sejak awal kita disuruh menabur di sana, itu bukan main-main, karena memang itu yang Tuhan mau. Tuhan berkata kepada saya: "Coba nanti lihat mereka yang betul-betul mengerti dan mengasihi Aku, mereka akan mengalami mujizat demi mujizat di tengah-tengah keadaan yang memerlukan mujizat seperti sekarang ini."

Tuhan juga berkata: "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:31-33).

Saudara akan Diluputkan

Saudara dengar janji Tuhan di dalam Wahyu 3:10-11, "Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu."

Ini janji Tuhan untuk jemaat di Filadelfia, dan saya percaya kita semua termasuk seperti jemaat di Filadelfia. Kita menuruti Firman Tuhan untuk tekun menantikan Tuhan, dan orang yang seperti ini Tuhan berjanji akan meluputkannya dari hari pencobaan yang akan datang menimpa seluruh dunia ini. Dan krisis keuangan saat ini adalah krisis dunia, bukan krisis regional. Tetapi satu hal, kalau saudara tekun menuruti Firman Tuhan untuk tekun menantikan kedatangan-Nya maka saudara akan diluputkan.

Ciri-ciri Orang yang Tekun Menantikan Tuhan

Ciri-ciri orang yang tekun menantikan Tuhan:

  1. Setiap hari selalu berkata: "Maranata, Tuhan Yesus datanglah segera!"
    Apakah saudara selalu memperkatakan itu? Setiap pagi kalau berdoa bersama dengan istri saya selalu saya berkata: "Tuhan Yesus datanglah segera, saya rindu menantikan kedatangan-Mu. Rindu bertemu muka dengan Engkau." Itu saya lakukan bertahun-tahun, karena saya rindu menantikan kedatangan Tuhan dan saya tekun. Dia pasti datang dan akan segera datang.
  2. Saudara harus berkata: "Sepertinya nanti malam Tuhan datang."
    Maka pasti kita akan bersungguh-sungguh untuk menjaga hidup kudus dan apa saja yang berkenan di hati Tuhan kita lakukan.
  3. Saudara bekerja/melayani dengan berpikir bahwa sepertinya Tuhan datang 100 tahun lagi.
    Artinya saudara harus bekerja giat, tetapi saudara juga harus tahu bahwa Tuhan akan segera datang. Apa yang Tuhan suruh saudara kerjakan sekarang, kerjakanlah dengan sebaik-baiknya dan dengan tekun. Kalau saudara disuruh Tuhan untuk melayani, saudara harus melayani Dia dengan sebaik-baiknya. Matius 24:46, "Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang." Ini yang saya maksudkan: bekerja giat.

Kalau kita mengerti Firman Tuhan untuk tekun menantikan Tuhan maka janji Tuhan: kita akan diluputkan dari hari pencobaan yang akan datang menimpa seluruh dunia ini, dan hari-hari ini hal itu sudah mulai terjadi. Saudara harus bangkit, jangan berputus asa, tetapi di dalam melihat semuanya ini perhatikanlah: "Begini caranya terjadi perpindahan kekayaan, Aku mau dipakai Tuhan untuk mempersiapkan Kerajaan Kristus di muka bumi ini." Kalau saudara mengerti akan hal ini maka berbahagialah saudara. Saya percaya hari-hari ini kalau kita taat akan apa yang Tuhan mau maka kita justru akan diberkati Tuhan.