Naik ke level yang lebih tinggi (Khotbah Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Naik ke level yang lebih tinggi
Niko Njotorahardjo-20120902-3x4.jpg

Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo

Ringkasan Khotbah
KebaktianIbadah Raya
TanggalMinggu, 2 September 2012
GerejaGBI Jalan Gatot Subroto
TempatGandaria City
KotaJakarta

Waktu berjalan begitu cepat dan dengan tidak terasa beberapa hari lagi, yaitu tanggal 4 September 2012, GBI Jalan Gatot Subroto berulang tahun yang ke-24. Jadi ini adalah ulang tahun seluruh keluarga besar kita, dengan jemaat mula-mulanya adalah jemaat yang ada di Senayan.

Berawal dari 1 gereja, sekarang sudah menjadi 800 gereja di dalam maupun luar negeri. Dulu kebaktian pertama dimulai dengan sekitar 400 orang sekarang setelah 24 tahun menjadi ± 250.000 orang. Haleluya!

Bukan hanya itu, gereja juga kita diberikan oleh Tuhan perkenanan untuk berdampak bukan hanya kepada Indonesia, tetapi juga kepada bangsa-bangsa lain.

  • Secara Nasional, kita diperkenankan Tuhan dalam jaringan besar yang disebut Persekutuan Pelayanan Hamba-Hamba Tuhan Garis Depan yang berjumlah sekitar 9.000 hamba-hamba Tuhan garis depan yang terdiri dari 240 denominasi. Ini luar biasa, karena jumlah denominasi dan lembaga Kekristenan di Indonesia ini ada sekitar 323.
  • Secara Internasional, kita diperkenan Tuhan untuk berada di dalam jaringan doa hampir di seluruh dunia, menyelenggarakan Empowered 21 dan selanjutnya dipilih menjadi anggota Council of Eighteen, yaitu anggota dari International Executive Council dari Church of God di mana Church of God ini adalah gereja partner kita yang sudah berumur 126 tahun yang berada di 174 negara, sedangkan menurut data yang ada, jumlah negara anggota Perjanjian Baru adalah 193 negara. Jadi kalau Church of God ada di 174 negara berarti Tuhan mau memberikan dampak yang luar biasa.

Dan satu hal yang harus kita tahu bahwa semua ini karena Tuhan. Semua karena Tuhan! Kita ini tidak ada apa-apanya. Kita hanya diberikan perkenanan oleh Tuhan dan kasih karunia untuk mengalami semua ini. Amin!

I. Tahun 5773 adalah Tahun Ayin Gimel

Tanggal 16 September 2012 jam 6 sore kalender Orang Yahudi akan berubah dari tahun 5772 yang disebut dengan Ayin Beth menjadi tahun 5773 yang mereka sebutkan dengan Ayin Gimel.

Dan yang luar biasa tahun baru Ayin Gimel ini dimulai dari tanggal 16 September jam 6 sore sampai dengan 4 September 2013; tepat pada hari ulang tahun ke 25 gereja kita. Haleluya!

Saya percaya itu bukan satu kebetulan, melainkan Tuhan mau berbicara begitu kuat kepada kita melalui hal ini. Selama beberapa tahun ini saya terus berbicara tentang AYIN (70) yang mempunyai bentuk seperti mata. Memang ini berbicara tentang mata Tuhan dan mata kita, dan sampai dengan hari ini mata Tuhan terus memandang dan memberikan arahan kepada kita.

#1 Ayin

"Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu." (Mazmur 32:8)

Sadarkah Saudara, bahwa Tuhan begitu mengasihi kita? Mata Tuhan selalu tertuju kepada kita. Dia mau menuntun dan menunjukkan jalan mana yang harus kita tempuh serta memberikan nasehat-nasehat-Nya. Tetapi supaya kita tahu dan peka terhadap nasehat-Nya dan tuntunan-Nya, maka tidak ada jalan lain selain mata kita pun harus senantiasa tertuju kepada Dia.

"Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita." (Mazmur 123:2)

Berjanjilah kepada Tuhan, "Tuhan, memasuki tahun ini, mata saya hanya tertuju kepada-Mu!"

#2 Gimel

Gimel itu angka 3, jadi Ayin Gimel berarti 73. Banyak hamba Tuhan dan para nabi yang menyelidiki dan mendapatkan arti daripada Gimel tersebut. Salah satunya berbicara tentang tahun yang menjembatani masa lalu dengan masa yang akan datang. Sehingga pada waktu saya berdoa, "Tuhan, Engkau mau berbicara apa kepada kami, Tuhan? Tuhan, berikan tema apa yang akan Kau katakan kepada kami?" Lalu Tuhan memberikan 1 tema yang harus kita dengar baik-baik, Tuhan berkata, "AKU hendak membawa Gereja ini ke level yang lebih tinggi!" Saya bertanya, "Kenapa Tuhan?" Dan Tuhan berikan 2 (dua) alasan, yaitu:

  • Sebab penuaian 1 milyar jiwa atau penuaian besar-besaran yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah itu tidak mungkin kalau gereja-Nya belum dibawa naik ke level yang lebih tinggi.
  • Sebab seperti yang selalu Tuhan ingatkan, "AKU datang segera! AKU datang segera! Dan kamu harus kedapatan tidak bercacat dan tidak bercela."

Tuhan katakan, "Itulah sebabnya AKU bawa kamu masuk ke level yang lebih tinggi!" Amin!

II. Tujuh hal yang harus diperhatikan

#1 Kita harus memiliki hati yang murni

"Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah." (Matius 5:8)

Kalau kita tidak memiliki hati yang murni dan suci, kita akan sulit untuk mengenal tuntunan Tuhan dan apa yang Tuhan katakan kepada kita. Karena itu, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan." (Amsal 4:23)

Agar memiliki hati yang murni, ada hal-hal yang harus kita pastikan tidak ada dalam hidup kita, yaitu:

  1. Perbuatan-perbuatan daging
  2. Sebab segala perbuatan daging seperti yang tertulis dalam Galatia 5:19–21 itu akan membuat hati kita kotor.

  3. Ambisi pribadi
  4. Ambisi itu memang konotasinya agak negatif. Ambisi yang benar adalah gol-gol serta rancangan-rancangan yang datangnya dari Tuhan sendiri, bukan yang merupakan konsep/buah pikiran manusia.

  5. Motivasi tertentu
  6. Marilah kita selalu menguji hati kita di hadapan Tuhan; apa yang sebenarnya mendasari sikap, perkataan, keputusan, pilihan-pilihan kita selama ini.

  7. Rasa takut melakukan hal-hal baru berdasarkan paradigma baru
  8. Kadang-kadang kita merasa takut untuk melakukan paradigma yang baru padahal Tuhan menghendaki kita melakukan itu.

  9. Rasa tertolak
  10. Sebab perasaan tertolak akan membuat hati kita menjadi tidak murni.

  11. Kebenaran diri sendiri
  12. Artinya, selalu merasa bahwa di dalam segala hal hanya pendapat dan pendiriannya sendiri yang paling benar.

  13. Mementingkan diri sendiri
  14. Dikuasai oleh kecenderungan hati untuk menaruh kepentingan, kehendak, tujuan pribadi di atas kepentingan semua orang.

  15. Perasaan iri hati
  16. Orang yang iri hati biasanya berkelakuan yang aneh-aneh. Jangan marah kepada orang itu. Mengapa? Kalau ada orang yang iri hati kepada Saudara, itu artinya Saudara lebih tinggi daripada orang itu. Karena orang hanya iri hati kepada orang yang lebih daripada dirinya. Biasanya orang tidak suka mengakui, "Kamu lebih daripada saya!", tetapi yang keluar adalah fitnahan dan gosip. Kalau kita mengalami yang seperti itu mengucap syukurlah serta doakan orang itu kepada Tuhan. Amin!

  17. Arogansi atau kesombongan
  18. Ini yang membuat hati kita kotor dan tidak bersih.

  19. Dosa
  20. Kalau Tuhan ingatkan ada dosa yang harus diselesaikan, mari kita selesaikan supaya hati kita menjadi bersih, murni dan suci sehingga kita dikatakan menjadi orang yang berbahagia karena suci hatinya sebab kita akan melihat Allah. Amin!

#2 Kita harus makin intim dengan Tuhan

Ini adalah pesan yang terus-menerus Tuhan katakan beberapa tahun ini. Tetapi sekarang ditambahi dengan kata "makin, " yaitu makin intim dengan Tuhan. Pada waktu kita akan masuk tahun 2012 ada 7 hal juga yang harus kita perhatikan yang mana salah satunya berbicara bahwa kita harus banyak masuk menara doa. Menara doa itu adalah Pondok Daud, yaitu doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam.

Kita harus makin intim dengan Tuhan. Tuhan mau memakai Saudara dan saya lebih lagi hari-hari ini serta masuk ke level yang lebih tinggi.

Beberapa waktu yang lalu saya menerima pesan dari "BB" saya tentang doa:

DOA
Doa tidak boleh part-time
Doa tidak boleh sometimes, apalagi no time
Doa harus on time, mesti full-time, kalau bisa overtime.
Sebab kita bisa meninggal anytime!

#3 Kita harus semakin serupa dengan gambar-Nya

Kita harus makin mencerminkan kemuliaan Tuhan.

"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya." (Roma 8:28-30)

Ada berapa banyak yang tahu bahwa kita ini adalah orang-orang pilihan Tuhan? Amin! Saudara, kita yang percaya sebagai orang-orang pilihan Tuhan, kita ini sudah ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya. Sekarang Tuhan berkata, "Makin serupa dengan gambar-Nya!" Jadi kalau tadinya mungkin baru 30% serupa dengan gambaran-Nya, sekarang Tuhan ingin meningkatkan keserupaan itu lagi, sehingga di mana saja kita berada, baik di tempat tersembunyi maupun di tempat umum, di dalam perkataan dan perbuatan, di dalam rumah tangga dan pergaulan, di dalam pekerjaan maupun pelayanan, mereka semuanya akan melihat Tuhan Yesus di dalam diri kita!

#4 Kita harus terlibat dalam pencurahan Roh Kudus yang luar biasa

Kemuliaan Tuhan sedang turun dan ini yang akan membuat penuaian jiwa besar-besaran terjadi! Setelah bangkit, Tuhan Yesus memberikan pesan-Nya kepada lebih dari 500 murid-Nya, "... Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." (Lukas 24:49)

Tetapi apa yang terjadi? Yang meresponi ternyata hanya 120 orang atau sekitar 25% saja. Mungkin Saudara sudah mendengar pesan Tuhan lebih dari satu tahun tentang, "Aku sedang mencurahkan Roh-Ku! Bersiap-siaplah!..." Apakah Saudara termasuk golongan 120 murid atau yang sisanya?

#5 Kita harus lebih memperhatikan orang miskin

Kalau tadinya kita disuruh untuk memperhatikan orang-orang miskin, tetapi sekarang Tuhan mau supaya itu ditambahi lagi dengan: "lebih memperhatikan orang-orang miskin."

Sekitar akhir tahun 2009 atau awal tahun 2010, Tuhan memberikan pertanyaan kepada saya, "Niko, AKU sudah memberikan tanggung jawab untuk Gereja ini. AKU ingin bertanya kepadamu, dalam hal apakah Gereja yang AKU berikan kepadamu ini ingin dikenal? Dalam hal apakah pelayanannya ingin dikenal?"

Pada waktu itu saya bisa menjawab, "Oh Tuhan, saya ingin Gereja ini dikenal karena jemaatnya banyak atau praise-worship-nya luar biasa, dan sebagainya...", tetapi Tuhan sudah lama menaruh satu kerinduan yang dalam di hati saya, sehingga dengan tidak ragu-ragu saya menjawab, "Tuhan, Gereja yang KAU berikan kepada hamba-MU untuk dikembangkan dan hamba-MU dijadikan sebagai bapa rohani di tempat ini, biarlah pelayanannya dikenal karena memperhatikan orang-orang miskin!" Dan Saudara, itulah yang kita lakukan! Kalau kita lihat hari-hari ini rayon-rayon dan cabang-cabang, mereka betul-betul melakukan hal ini dengan segenap hati.

Demikian pula pelayanan Healing Movement Ministries yang dimulai 6 tahun yang lalu dan sekarang sudah masuk dalam tahun yang ke-7, saya ingat Tuhan memberikan satu perintah, "Kamu pergi ke kota-kota di mana AKU tunjuk. Di kota-kota itu kamu kumpulkan gereja-gereja (bukan hanya 1 gereja) dan ajak gereja-gereja itu untuk membawa orang-orang miskin, orang-orang sakit, orang-orang yang tidak punya uang untuk ke dokter, orang-orang yang tidak punya pengharapan, sebab AKU akan menyembuhkan mereka!"

Saudara, sampai dengan hari ini sudah 201 kali kita mengadakan KKR kesembuhan tersebut. Saya melihat ribuan orang sakit yang disembuhkan seketika! Pada waktu Tuhan memberikan perintah tadi, masih ditambah lagi dengan pesan, "... dan biayanya kamu bawa sendiri!" Itu berarti biayanya adalah dari kita semua! Selain itu YKPMI (Yayasan Kasih Peduli Masyarakat Indonesia) juga bergerak untuk melakukan pelayanan di daerah-daerah yang dilanda bencana alam.

Tetapi semuanya itu berbicara tentang pergerakan yang dilakukan oleh gereja kita. Nah, sekarang saya mau berbicara pribadi lepas pribadi. Apakah Saudara percaya bahwa Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua? Amin! Berarti penghakiman terakhir sudah lebih dekat lagi. Nanti pada waktu penghakiman terakhir yang menghakimi adalah Tuhan Yesus di mana Dia akan duduk di tahta serta memisahkan antara domba dengan kambing.

  • Domba akan ditaruh sebelah kanan dan ini yang akan masuk dalam Kerajaan kekal selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan Yesus.
  • Kambing akan ditaruh di sebelah kiri dan itu yang akan masuk dalam siksaan kekal selama-lamanya.

Saya mau bertanya Saudara mau menjadi yang mana? Domba atau kambing? Bagaimana caranya supaya masuk golongan domba? Yaitu memperhatikan orang-orang miskin! (Matius 25:31-46).

Saya berdoa supaya Saudara diberi hati untuk itu dan memang kadang-kadang perlu dipaksa. Kalau Kadang-kadang langkah pertamanya agak susah; harus dipaksa; katakan kepada diri sendiri, "Saya harus lakukan! Saya harus lakukan!" Begitu Saudara melakukannya, maka Saudara akan melihat bahwa Tuhan akan bekerja dan Saudara akan menjadi lebih murah hati lagi!

#6 Kita harus merenungkan tentang berkat dan kutuk

Kita semua tahu, bahwa ada berkat dan ada kutuk, ada upah dan ada hukuman. Ini harus seimbang untuk masuk ke level yang lebih tinggi.

"Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga." (Roma 11:22).

Sekarang banyak teologia yang penekanannya tidak berimbang;

  • Ada yang teologianya terus menerus menekankan berkat, misalnya, "Pokoknya berkat... kamu kan anak Tuhan. Salah-salah sedikit tidak mengapa, minta ampun saja!" Memang ada benarnya, tetapi hidup menjadi lebih enteng, Kristen menjadi abu-abu.
  • Tetapi ada yang sebaliknya, teologianya terus menerus menekankan tentang hukuman. Salah sedikit hukuman jatuh, dan seterusnya. Lama-lama pengikutnya menjadi bengap atau babak-belur semua.

Yang benar adalah harus seimbang! Ada berkat dan ada kutuk. Ada upah dan ada hukuman. Kalau Saudara mengerti ini secara seimbang, maka kita hidup sebagai orang Kristen dalam pertobatan yang sejati. Ini penting! Untuk masuk ke level yang lebih tinggi ini, Saudara harus mempunyai pengertian ini. Istilahnya seperti yang sering saya katakan, "Jangan main-main dengan Tuhan!"

Tadi ayatnya sudah jelas berkata, "Perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya!", oleh sebab itu kita tidak boleh main-main dengan Tuhan. Amin!

#7 Kita harus menjadi saksi Yesus yang sempurna

Ada berapa banyak yang mengerti bahwa kita harus menjadi saksi Yesus? Pada waktu Tuhan Yesus akan naik ke sorga, Dia memberikan pesan yang terakhir kepada murid-murid-Nya. Kalau kita murid Tuhan Yesus, artinya itu juga pesan untuk kita semua. Pesan Tuhan Yesus, "... Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah 1:8)

Tetapi hari ini Tuhan berkata supaya kita menjadi saksi Yesus yang sempurna! Siapa contoh saksi yang sempurna? Tuhan Yesus sendiri!

Ketika Tuhan Yesus dibaptis, itu karena ketaatan-Nya kepada Firman Tuhan. Jadi Tuhan Yesus yang penuh Firman Tuhan itu melakukan Firman Tuhan tersebut! Selesai dibaptis Tuhan Yesus keluar dari air, kemudian langit terbuka dan Roh Kudus seperti burung merpati turun hinggap memenuhi Tuhan Yesus. Tuhan Yesus dipenuhi dengan Roh Kudus dan Firman, lalu ada suara yang berkata, "Inilah Anak-KU yang kukasihi kepada-Nyalah AKU berkenan!" (Matius 3:16–17).

Dalam bahasa aslinya tertulis, "Inilah Putra-KU yang kukasihi..." di mana putra dalam bahasa Yunani adalah huios yang berarti anak yang telah dewasa.

Tahun 2012 adalah 'Tahun Perkenanan Tuhan'. Ada berapa banyak yang mau mengalami perkenanan Tuhan? Untuk itu Saudara harus menjadi orang yang berkenan di hadapan Tuhan.

Firman Tuhan jelas berkata, "Inilah Putra-KU (Huios) yang kukasihi, kepada-Nyalah AKU berkenan…." Jadi kalau kita penuh Firman, melakukan Firman, artinya tahu dan melakukan Firman Tuhan serta penuh dengan Roh Kudus, maka kita akan menjadi orang yang berkenan di hadapan Tuhan. Amin!

Selama ini saya banyak menekankan supaya kita penuh dengan Roh Kudus, tetapi ketika Tuhan akan membawa kita masuk ke level yang lebih tinggi, Tuhan memberitahu saya supaya menambahinya lagi dengan penuh Firman Tuhan. Baca Firman Tuhan! Baca Firman Tuhan dan lakukan supaya menjadi 'huios' dan berkenan di hadapan Tuhan.

Kesaksian Bob Jones

Bob Jones, seorang nabi dan hamba Tuhan yang telah berumur sekitar 85-86 tahun. Selama 4 dekade ini dipakai Tuhan secara luar biasa. Pada tahun 1975 pernah mati, tetapi dibangkitkan kembali di mana di situ Tuhan berkata, "Kamu akan melihat awal penuaian 1 milyar jiwa dan itu dimulai pada tahun 2012!"

Baru-baru ini Bob Jones bermimpi di mana dia melihat banyak sekali anak-anak muda yang datang. Dan memang Tuhan sudah bicara bahwa penuaian 1 milyar jiwa itu didominasi oleh anak-anak muda. Saya percaya ini bukan hanya untuk anak-anak muda tetapi juga tetap perhatikan orang-orang tua.

Dalam mimpinya Bob Jones melihat anak-anak muda begitu banyak datang kepadanya dan tiba-tiba dia menoleh ke belakang di mana ada Alkitab yang besar ditaruh di sebuah rak. Kemudian dia berkata, "Ayo anak-anak muda ke sana! Baca itu dan masing-masing membaca sendiri!" Artinya bukan dibacakan supaya anak-anak mendengar, bukan hanya mendengar khotbah Firman Tuhan saja, tetapi baca sendiri!

Saya tahu ini pesan Tuhan yang begitu kuat! Ketika saya mendengar kesaksian tadi hati saya begitu tersentak karena ini merupakan jawaban yang saya peroleh dari pertanyaan yang sudah begitu lama saya tanyakan kepada Tuhan. Sebab generasi muda masa ini, disebut sebagai generasi digital, karena sangat ahli memainkan gadget yang ada saat ini. Bisa dikatakan, kalau angkatan saya belajar 100 tahun dan generasi ini belajar 1 tahun saja, tetap angkatan saya tidak akan bisa menang dalam memainkan gadget tersebut. Mereka itu meskipun duduknya bersebelahan kadang-kadang komunikasinya lewat gadget tersebut!

Jadi saya bertanya kepada Tuhan, "Tuhan, kepada anak-anak belasan tahun seperti cucu saya yang sekarang 13 tahun, saya ini 'engkong'-nya, Tuhan. Kadang-kadang komunikasi dengan mereka itu bagaimana, ya Tuhan?"

Memang selama ini yang saya bisa lakukan adalah impartasi pengurapan, tetapi apakah hanya begitu saja? Sebab mereka membutuhkan jawaban dan jawaban yang absolut pasti hanya ada di dalam Tuhan Yesus, yaitu dalam Firman Tuhan itu sendiri! Sebagai orang tua mungkin kita hanya memberikan jawaban sebagian kecil saja dan mereka tidak bisa puas akan hal itu. Tetapi sekarang saya mengerti, karena itu dengarlah anak-anak muda, "Baca Firman Tuhan sendiri!"

Para orang-tua hendaknya memaksa anak-anak mereka untuk membaca Firman Tuhan. Jangan hanya menghimbau, tetapi harus dipaksa dan nanti Saudara akan lihat hasilnya. Meskipun awalnya mereka akan nangis-nangis atau agak berantem sedikit, tidak apa-apa! Pokoknya paksa supaya mereka membaca Firman Tuhan masing-masing! Mengerti atau tidak, pokoknya bacalah! Sebab lama-kelamaan pikirannya akan dibukakan oleh Tuhan dan itu adalah jawaban yang akan membawanya sebagai penuai-penuai di akhir zaman. Haleluya!

Kalau orang tua menjadi seperti pahlawan maka anak-anak mereka akan seperti anak panah yang luar biasa di tangan seorang pahlawan. Bagaimana caranya? Suruh baca Alkitab! Itu adalah tugas yang paling utama dari seorang pahlawan atau orang-orang tua. Suruh dan paksa mereka membaca Alkitab! Dan saya percaya kalau kita lakukan itu maka kita semua akan masuk dalam level yang lebih tinggi lagi.

Amin!