Tuhan menjanjikan seorang Raja yang Diurapi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
AyoSaatTeduh fitted.png

Tuhan menjanjikan seorang Raja yang Diurapi

Saat Teduh
Tanggal Senin, 1 Juli 2019
Sebelumnya Minggu, 30 Juni 2019
Selanjutnya Selasa, 02 Juli 2019

Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN. (Yesaya 11:1-2)

Kita sudah melihat bagaimana Allah berjanji akan memanggil sekelompok manusia menjadi umat-Nya, untuk mengeluarkan umat-Nya dari perbudakan, untuk berperang bagi umat-Nya, dan memberikan umat-Nya kerajaan yang kekal. Sekarang, kita akan melihat janji Tuhan mengenai seorang raja yang diurapi bagi umat-Nya.

Raja yang diurapi ini dijanjikan melalui keturunan Daud. “Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai.” Isai adalah anak dari Obed, ayah dari Daud. “Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud” (Rut 4:22). Raja ini diberikan gelar mesianik: “Tunas”, “Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya. ” Nabi-nabi lain juga membuat nubuat yang serupa. “Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri” (Yeremia 23:5). “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan hamba-Ku, yakni Sang Tunas” (Zakharia 3:8) dan “Inilah orang yang bernama Tunas” (Zakharia 6:12).

Raja ini (“Sang Tunas”) akan melayani dengan kuasa dari Roh Kudus. “Roh TUHAN akan ada padanya. ” Roh Tuhan tidak hadir pada Raja ini sewaktu-waktu saja, seperti yang dialami oleh raja Saul. “Ketika mereka sampai di Gibea dari sana, maka bertemulah ia dengan serombongan nabi; Roh Allah berkuasa atasnya dan Saul turut kepenuhan seperti nabi di tengah-tengah mereka” (1 Samuel 10:10). Roh Tuhan akan senantiasa ada di dalam Raja yang diurapi ini untuk melayani. “Roh TUHAN akan ada padanya. ” Raja ini, sang Tunas, tidak lain adalah Yesus Kristus. Yesus memakai ayat yang sama untuk menggambarkan diri-Nya sendiri. “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku” (Lukas 4:18). Benar, Yesus Kristus adalah sang Mesias, Raja yang diurapi. Kata “Kristus” adalah bahasa Yunani untuk gelar “Yang Diurapi” sedangkan bahasa Ibrani untuk gelar tersebut adalah “Mesias.”

Pelayanan Mesias akan memiliki ciri-ciri ilahi yaitu hikmat, pengertian sorgawi, nasihat yang sempurna, kekuatan yang ilahi, pengetahuan yang sempurna dan hormat yang kudus kepada Allah Bapa. Semua ini dikerjakan oleh Roh Kudus di dalam Dia: “Roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN. ”

Doa

Tuhan Yesus, Rajaku yang diurapi, Engkau sudah berjalan di dalam kepenuhan rohani ketika Engkau melayani di bumi ini. Apa yang Engkau tunjukkan itulah yang rindu aku alami setiap hari. Oleh janji-janji-Mu, melalui karya Roh Kudus-Mu, biarlah hal tersebut menjadi nyata di dalam hidupku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin.