Ingatlah selalu akan Yesus

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Perjalanan iman sering melelahkan, tetapi kita dipanggil untuk tetap bertekun dengan memandang kepada Yesus. Keteladanan Kristus dalam penderitaan memberi kita kekuatan untuk tidak menyerah di tengah tekanan hidup. Pada akhirnya, kemenangan dan kemuliaan menanti setiap orang yang setia sampai garis akhir.

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Ibrani 12:1, 3

Perjalanan hidup rohani kita sering kali seperti sebuah perlombaan yang panjang dan melelahkan. Keinginan dunia dan tekanan hidup dapat membuat kita ingin berhenti di tengah jalan.

Namun Firman Tuhan mengingatkan kita: ingatlah selalu akan Yesus. Ketika kita mengingat penderitaan dan ketekunan Kristus, kita dikuatkan untuk terus melangkah dan tidak menyerah.

  1. Arahkan mata kepada Yesus
  2. Yesus adalah pemimpin dan penyempurna iman kita. Ia rela memikul salib, menanggung kehinaan, demi sukacita yang disediakan di hadapan-Nya.

    Ketika mata kita tertuju kepada Yesus, kita tidak lagi fokus pada beratnya masalah, tetapi pada tujuan akhir yang mulia.
  3. Bertekun seperti Yesus
  4. Yesus tidak menyerah, walaupun jalan yang Ia tempuh penuh penderitaan. Ia tetap setia sampai garis akhir dan memperoleh kemenangan.

    Demikian juga kita dipanggil untuk bertekun dalam iman.

    Perjuangan iman bukan tanda kegagalan, tetapi bagian dari proses pertumbuhan menuju keserupaan dengan Kristus.

Di garis akhir, tersedia kemenangan bagi setiap orang yang tetap setia. Karena itu, tetaplah hidup benar walaupun dihina, tetaplah hidup kudus walaupun dianggap bodoh oleh dunia.

Sebab kenikmatan dunia tidak sebanding dengan kemuliaan yang Allah sediakan.

Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah. (Ibrani 12:4)

Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus. (Ibrani 3:1)

Tuhan Yesus memberkati kita semua.