Penjala Manusia

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Menjala manusia bukan lah sebuah pilihan namun ini adalah kewajiban bagi kita yang sudah mengecap kebaikan Tuhan melalui karya keselamatan di kayu salib. Menjala manusia adalah pekerjaan yang serius.

Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

Matius 4:19

Pendahuluan

Wanita Allah, Ketika Tuhan Yesus berjalan menyusuri tepian pantai danau Galilea, dan mengawali pelayanan-Nya dengan mengambil dan memilih murid-murid-Nya untuk pertama kali. Dua murid pertama yang dijumpai dan dipilih serta diajak Yesus menjadi murid itu adalah Simon Petrus dan Andreas, saudaranya.

Ketika melihat mereka, Yesus langsung mengajak mereka untuk menjadi murid-Nya. Yesus melihat mereka sedang menjala ikan sebab pekerjaan mereka memang sebagai penjala ikan di danau Galilea. Ikan ini adalah gambaran dari orang–orang yang akan kita jangkau.

Wanita Allah, menjala Manusia bukan lah sebuah pilihan namun ini adalah kewajiban bagi kita yang sudah mengecap kebaikan Tuhan melalui karya keselamatan di kayu salib. Menjala manusia adalah pekerjaan yang serius.

Isi

Hal apa saja yang diperlukan agar kita bisa menjadi penjala manusia?

  1. Harus memiliki kesabaran
  2. Menjadi penjala atau nelayan bukanlah pekerjaan yang mudah, kita bisa membayangka bagaimana mereka ber jam–jam bahkan berhari–hari di tengah lautan dengan berharap dapat mendapatkan ikan dengan jumlah yang banyak. Apa yang diharapkan tidaklah seindah yang dibayangkan,kadang mereka saat pulang tidak membawa hasil tangkapan, hal ini pun mungkin dialami oleh murid–murid kristus. Akan tetapi ada satu hal yang bisa kita teladani dari para Murid, bagaimana para murid ini memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi ombak dan laut yag ganas mungkin sekalipun tangkapan yang dirindukan tidak mereka dapatkan. Wanita Allah, kesabaran di perlukan saat kita menghadapi tantangan dan ujian saat menjala manusia.
  3. Memiliki kasih
  4. Kasih dan kepedulian dua hal yang tidak bisa dipisahkan, bagaimana kita bisa menjangkau jiwa-jiwa jika wanita Allah tidak memiliki kasih dan kepedulian. Karena kasih lah, maka wanita Allah rindu orang yang kita jumpai dapat di selamatkan dan mengenal Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat secara pribadi. Namun ada banyak penghalang sehingga kasih itu tidak bisa di wujudkan. Salah satu bagian yang sangat penting adalah ketika kita tidak mau mengampuni dan memiliki kebencian. Ini adalah penghalang terbesar yang harus disingkirkan,kasih dan kepedulia tidak akan bisa terjadi ketika kita diliputi oleh kebencian dan sulit mengampuni. Wanita Allah apakah masih ada kebencian dalam diri kita, sehingga kita sulit mengampuni orang yang bersalah kepada kita ? sharingkan.
  5. Memiliki ketekunan
  6. Menjadi penjala membutuhkan ketekunan, seringkali ada hal–hal yang membuat seorang penjala atau nelayan ingin meninggalakan pekerjaannya, semua itu di sebab kan karena bosan dan jenuh akibat apa yang mereka lakukan tidak membuahkan hasil. Namun hal yang luar biasa terjadi kepada murid Yesus, ketika mereka sudah lama di lautan dan tidak mendapatkan ikan satu pun, lalu munculah Yesus dan meminta murid–muridnya menebarkan jala kesebelah kanan, dan hasil nya mereka mendapatkan ikan, Taat, Tekun dan sabar kunci untuk memenangkan jiwa.

Kesimpulan

Wanita Allah, sekali lagi menjadi penjala bukan sampingan namun ini suatu pekerjaan yang luar biasa. Iblis sangat takut ketika para wanita Allah sering membagikan iman kepada banyak orang, karena akan ada banyak jiwa–jiwa yang di selamatkan.

Jadwal

  • 03 Mar: Materi COOL
  • 10 Mar: Meteri COOL
  • 31 Mar: Menara Doa Wanita
  • 17 & 24 Mar: Libur