Ekspresi iman melalui penggunaan keuangan
| Materi COOL Umum | |
|---|---|
| Tanggal | Jumat, 06 Maret 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
Kita akan belajar dari apa yang Tuhan Yesus ajarkan mengenai hal tersebut. Dari sudut praktikal, "pertarungan" utama dalam kehidupan orang percaya bukanlah kekuatan roh jahat versus kekuatan Roh, tetapi apakah uang ("mamon") atau Tuhan yang mendapat tempat terutama dalam hidup kita.
Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Sebab, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.— Matius 6:24 (TB2)
Pendahuluan
Sebagai orang percaya, ada banyak cara untuk kita mengekspresikan iman kita kepada Tuhan. Kita bisa menyatakannya melalui pujian-penyembahan, melalui melayani sesama dan juga melalui bagaimana kita menggunakan keuangan kita. Bagaimana kita mencari, mengelola, menyimpan dan membelanjakan uang kita, akan menunjukkan siapa atau apa yang sesungguhnya menjadi subyek iman dalam hidup kita. Minggu ini kita akan belajar dari apa yang Tuhan Yesus ajarkan mengenai hal tersebut. Dari sudut praktikal, "pertarungan" utama dalam kehidupan orang percaya bukanlah kekuatan roh jahat versus kekuatan Roh, tetapi apakah uang ("mamon") atau Tuhan yang mendapat tempat terutama dalam hidup kita. Tuhan Yesus mengajar dalam Matius 6:24. Jika dibandingkan kekuatan, maka kekuatan roh jahat tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekuatan Roh Tuhan. Tetapi siapa yang akan dijadikan yang terutama dalam hidup kita, bukanlah siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang akan ditempatkan pada nomor satu dalam hidup kita. Pertarungan untuk ditempatkan pada posisi teratas dalam hidup kita adalah antara Tuhan dan uang, dan itu tergantung pada pilihan yang kita ambil.
Isi dan sharing
- Mat 6:19-21 Pilihlah sesungguhnya hatimu berada di mana
- Mal 3:6-12 Pilihlah kepada siapa uangmu untuk pertama kali engkau perbelanjakan
- Tuhan Yesus meneguhkan perihal persepuluhan tetap berlaku melalui teguran dan pengajaran-Nya (Matius 23:23 ; Lukas 11:42). Paulus pun mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Imam menurut aturan Melkisedek (Ibranni 5:5-6) yang implikasinya adalah Dia berhak menerima persepuluhan dari umat-Nya (Kejadian 14:18-20).
- Perjanjian baru justru menegaskan karena kita ada di dalam keselamatan Kristus, kita pun sekarang adalah "imam-imam" (1 Petrus 2:5,9 ; Wahyu 1:6). Dengan demikian kita harus memberikan bagian persepuluhan kita kepada Allah melalui gereja-Nya.
Suka atau tidak suka, membahas mengenai keuangan tidak akan pernah bisa dilepaskan dari bahasan persepuluhan. Akhir-akhir ini banyak yang mengklaim bahwa apa yang dikatakan Maleakhi ini sudah tidak berlaku karena taurat atau hanya berlaku untuk para imam pada zaman itu. Benarkah kedua pendapat tersebut? Jawabannya: salah.
Pembelanjaan atau alokasi pertama dari penggunaan keuangan kita, atau dengan kata lain kepada siapa kita gunakan harta keuangan kita, menunjukkan siapa atau apa yang terutama dalam hidup kita. Jika yang terutama adalah uang itu sendiri, tentu tidak akan diberikan kepada siapapun. Jika yang terutama adalah diri sendiri atau orang lain, tentu kepada diri sendirilah atau orang lain uang itu akan kita gunakan untuk pertama kali. Jika Tuhan yang utama dan pertama dalam hidup kita, maka tentu kepada Dialah pertama kali akan kita berikan uang kita. Prinsip ini simple dan logis. Hal yang harus diingat dalam memberi kepada Tuhan adalah prinsip yang tertulis dalam 2 Korintus 9:7
Pertanyaan diskusi
Sudahkah penggunaan dan pengelolaan keuanganmu hari ini mencerminkan atau sejalan dengan kedekatan/keintiman hatimu dengan Kristus?
Kesimpulan dan saling mendoakan
Dari ayat ini kita belajar, bahwa memberi kepada Allah menjadi "barometer" untuk mengukur seberapa rela hati (kedekatan hati) kita dengan Tuhan. Kita memberi terutama bukan karena dipaksa, tetapi karena hati kita terpaut kepadanya. Kita tidak memberi dengan sedih atau berasa berat, tetapi dengan sukacita. Bagaimana kita mengelola keuangan kita adalah kadar ekspresi iman kita kepada Allah. Amin.
Jadwal
- 06 Mar: Materi COOL 1
- 13 Mar: Materi COOL 2
- 17 Mar: Doa keliling
- 27 Mar: Doa keliling