Buah dari kesabaran (1)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Wanita saat ini kita sedang hidup dan berada disebuah era dimana orang-orang hidup serba tidak sabar

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Galatia 5:22-23

Pendahuluan

Wanita, saat ini kita sedang hidup dan berada di sebuah era di mana orang-orang hidup serba tidak sabar, baik dalam hal antrian, menunggu saat hiruk-pikuk lalu lintas, sampai menunggu waktu tepat untuk menikah. Untuk itulah, kita pantut mengagumi kesabaran Yesus yang sempurna.

Kita tidak saja diberitahukan tentang hal ini lewat ucapan-ucapan Daud di kitab Mazmur atau Abraham yang merupakan sosok yang panjang sabar. Tetapi kita benar-benar memiliki teladan kesabaran yang nyata di dalam Allah sendiri. Baca: (1 Timotius 1:16).

Ketika Yesus menunjukkan kesabarannya, Ia tidak hanya menunjukkan kepada kita gambaran kesabaran Bapa Surgawi, tetapi juga Ia melakukan seperti manusia sepenuhnya. Dia menunjukkan bahwa kesabaran itu juga nyata dialami oleh manusia.Kesabaran dalam hal apa saja yang perlu kita pelajari, sehingga dapat diperhitungkan oleh Tuhan.

Isi

  1. Sabar terhadap perilaku orang lain
  2. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa saja diperhadapkan dengan situasi yang menyebalkan seperti dituntut bersabar saat menunggu antrian makan atau lemotnya jaringan internet. Padahal jika kita sadar penyebab dibalik itu semua ada manusia atau orang lain.

    Kita hidup di alam semesta yang diciptakan oleh Tuhan dan kita ditempatkan di antara orang lain. Sehingga, mau tidak mau, hidup kita akan terkait dengan orang lain. Jika kita bisa menjadi orang yang lebih sabar, maka kita harus terhubung dengan orang-orang.

    Ketika kita hidup dengan cara hidup Kristus, secara otomatis kedagingan kita akan tunduk. Kita ditransformasi menjadi orang-orang yang lemah lembut, rendah hati, panjang sabar dan penuh kasih dengan orang lain. ((Efesus 4:1-3). Kita dituntut untuk sabar terhadap orang lain.

  3. Sabar melakukan kebaikkan bagi orang lain
  4. Salah satu bentuk kesabaran adalah melakukan kebaikan kepada orang lain. Kebaikan seharusnya memang dilakukan untuk orang lain, bukan untuk diri sendiri saja. Seperti perumpamaan yang disampaikan Yesus dalam Lukas 8:15, bahwa orang-orang yang mendengar Firman, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah ketekunan.

    Kesabaran tidak hanya diproduksi oleh Roh Kudus, tetapi juga menghasilkan buah kebaikan kepada orang lain. Bertekun dalam kebaikan akan membuat kita mati rasa dengan rasa lelah dan perhitungan.

  5. Sabar dalam menghadapi penderitaan
  6. Tindakan kesabaran yang paling sulit dilakukan mungkin adalah sabar dalam penderitaan. Mungkin akan jauh lebih mudah bertahan menghadapi orang yang menjengkelkan saat tubuh Anda masih dalam kondisi sehat. Tetapi bagaimana saat menghadapi mereka jika tubuh Anda dalam keadaan sakit atau terluka?

    Untuk kita ketahui, Allah sudah menetapkan agar anak-anak-Nya melalui penderitaan. Dia tetap menyimpan anggur terbaik-Nya bagi penderitaan. Kesabaran kita dalam penderitaan menolong orang lain untuk bisa hidup dalam kesabaran (2 Korintus 1:6; Wahyu 1:9).

Penutup

Wanita, percayalah bahwa kesabaran yang kita lakukan dengan tulus hati pada akhirnya akan membuahkan hasil yang indah.

Jadwal

  • 03 Okt 2023: Bahan COOL
  • 10 Okt 2023: Bahan COOL
  • 17 Okt 2023: WBI
  • 24 Okt 2023: MDW
  • 31 Okt 2023: Bahan COOL