Belas kasihan kepada jiwa-jiwa

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Untuk menuntaskan Amanat Agung di era Pentakosta Ketiga ini, selain kuasa Roh Kudus, hati yang berbelas kasihan kepada jiwa-jiwa juga sangat diperlukan. Dengan belas kasihan yang kita miliki dari Tuhan maka kita akan cepat bertindak dan melakukan pelayanan terhadap jiwa-jiwa. Seperti yang Yesus lakukan untuk membebaskan orang yang kerasukan roh jahat di daerah Gerasa.

Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Markus 6:34

Pendahuluan

Untuk menuntaskan Amanat Agung di era Pentakosta Ketiga ini, selain kuasa Roh Kudus, hati yang berbelas kasihan kepada jiwa-jiwa juga sangat diperlukan. Dengan belas kasihan yang kita miliki dari Tuhan maka kita akan cepat bertindak dan melakukan pelayanan terhadap jiwa-jiwa. Seperti yang Yesus lakukan untuk membebaskan orang yang kerasukan roh jahat di daerah Gerasa.

Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia. (Markus 5:1-2)

Seperti yang Tuhan Yesus lakukan terhadap jiwa-jiwa mari kita lakukan bagi jiwa-jiwa di sekitar kita.

Isi dan sharing

Mengapa kita perlu memiliki belas kasihan kepada jiwa-jiwa?

  1. Sebab jiwa-jiwa berharga di mata Tuhan (Yesaya 43:3)
  2. Lewat belas kasihan yang kita tunjukan kepada jiwa-jiwa dengan menolong dan memberikan solusi maka dengan mudah mereka dapat menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, itu sebabnya mari minta belas kasihan Kristus, sehingga kita memiliki beban untuk bersaksi dan menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang dan yang belum diselamatkan, sebab mereka berharga dimata Tuhan.

    Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau... (Yesaya 43:4)
  3. Agar mereka berbalik dan bertobat (2 Petrus 3:10)
  4. Selain kita menjangkau jiwa-jiwa yang belum mengenal Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, kita juga perlu menjangkau jiwa-jiwa yang sudah mengenal Yesus tetapi mundur karna berbagai masalah dan alasan masing-masing dalam hidupnya, ayo lihat disekeliling kita siapa yang sudah mulai mundur ataupun meninggalkan Tuhan, jangakau mereka. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

  5. Agar sorga dipenuhi jiwa-jiwa yang diselamatkan
  6. Allah mengutus Yesus datang ke dunia agar banyak jiwa diselamatkan, jika Allah memiliki kerinduan yang besar agar jiwa-jiwa diselamatkan maka kita harusnya juga memiliki kerinduan yang sama seperti Allah.

    Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. (Yohanes 3:17)

Kesaksian

Sudah berapa jiwa yang sudah kita doakan, jangkau, dan menangkan untuk surga?

Kesimpulan dan saling mendoakan

Belum terlambat untuk menjangkau jiwa-jiwa, ayo ber-segeralah...