38 tahun perjalanan GBI Gatsu (Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)
| Pesan Bapa Rohani | |
|---|---|
| Ibadah | Ibadah Raya |
| Tanggal | Minggu, 20 September 2026 |
| Gereja | GBI Danau Bogor Raya |
| Lokasi | Grha Amal Kasih |
| Kota | Bogor |
| Khotbah lainnya | |
| |
| |
Tanggal 04 September 2026, gereja kita GBI Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta genap berumur 38 tahun. Dimulai dari kebaktian perdana kita pada 04 September 1988, di gedung Wisma Karsa Pemuda Senayan, Jakarta dengan sekitar 400 orang jemaat, sekarang sudah berkembang; baik di dalam maupun di luar negeri.
Shalom semua!
Tanggal 04 September 2026, gereja kita GBI Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta genap berumur 38 tahun.
Dimulai dari kebaktian perdana kita pada 04 September 1988, di gedung Wisma Karsa Pemuda Senayan, Jakarta dengan sekitar 400 orang jemaat, sekarang sudah berkembang; baik di dalam maupun di luar negeri.
DNA gereja kita adalah Restorasi Pondok Daud
Hal ini dimulai dengan nubuatan 2 (dua) hamba Tuhan kepada saya:
- Hamba Tuhan yang pertama adalah Bapak Pdt Schenk dari Belanda.
- Hamba Tuhan yang kedua adalah Pdt Damaris.
Dalam sebuah kebaktian, setelah saya selesai sebagai worship leader, saya duduk di bagian belakang dari podium. Hamba Tuhan yang bernama Schenk dari Belanda, menggantikan tempat saya di belakang mimbar. Waktu dia mulai membuka Alkitab, tiba-tiba dia berbalik dan datang kepada saya dan menumpangkan tangan, lalu bernubuat untuk saya:
“Aku menetapkan engkau menjadi alat-Ku untuk membawa umat-Ku masuk ke dalam hadirat-Ku.”
Ini berbicara tentang Restorasi Pondok Daud.Beliau datang ke rumah saya untuk menyampaikan nubuatan dari Tuhan; bahwa saya harus menjadi full-timer pelayanan Restorasi Pondok Daud.
Lalu beliau berkata, kalau saya menerima pesan Tuhan ini, maka saya adalah orang pertama yang full-time dalam pelayanan ini. Beliau katakan bahwa dia adalah orang pertama di Indonesia yang pelayanannya sebagai Penginjil. Pada waktu itu tidak ada yang tahu tentang pelayanan ini. Jadi setiap kali dia diundang ke gereja, selesai kotbah, pendetanya hanya bilang: ”Terima kasih Broer, Terima kasih Broer” Apa akibatnya? Dia berkata dapurnya sering tidak berasap, alias sering tidak makan.
Selanjutnya beliau berkata:
“Kalau kamu pelayanan sebagai full-timer di bidang Restorasi Pondok Daud, kamu bisa mengalami apa yang Oom alami. Apa kamu siap?”
Saya jawab; ya, saya siap Oom, karena memang tidak ada pilihan lain.
Tapi, puji Tuhan, dapur saya selalu berasap. Tuhan Yesus baik. Tetapi saya punya pengalaman yang unik. Pada waktu saya diajukan untuk menjadi Pdp (pendeta pembantu) ke BPD GBI Surabaya, saya ditolak. Alasannya: ‘kan pelayanannya tidak jelas’. Wah, saya sempat marah pada waktu itu. Puji Tuhan dengan jaminan akhirnya saya diterima juga.Definisi Pondok Daud
- Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini, yang telah diketahui dari sejak semula.
Ini bisa dikatakan bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali dan merestorasi Pondok Daud supaya terjadi penuaian jiwa besar-besaran. Katakan Amin!
Ini tidak berarti bahwa setelah Tuhan Yesus datang kembali baru terjadi Restorasi Pondok Daud, tetapi Restorasi Pondok Daud telah dimulai, dan pada saat Tuhan Yesus datang kembali, Restorasi Pondok Daud akan selesai secara sempurna. Haleluya!
Apa yang dimaksudkan dengan Pondok Daud?
- Pondok Daud adalah pondok atau kemah (2 Samuel 6:17), bukan bangunan permanen, yang dibuat oleh Daud.
- Di dalamnya ada Tabut Allah.
- Di sekitar Tabut Allah ada orang yang berdoa, memuji dan menyembah Tuhan.
- Jumlah pemuji 288 orang, dan tiap-tiap regu yang bertugas sebanyak 12 orang. Jadi kalau 288 orang dibagi 12, itu menjadi 24.
- Sesuai dengan 1 Tawarikh 9:33, diperkirakan selama 24 jam, siang dan malam, mereka bergantian tiap jam berdoa, memuji dan menyembah Tuhan.
- Jadi Pondok Daud ini berbicara tentang doa, pujian dan penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam. Ini berbicara tentang keintiman kita dengan Tuhan. Ini berbicara tentang pemenang.
Setelah umur gereja kita memasuki usia 25 tahun, Tuhan menambahkan pengertian tentang Restorasi Pondok Daud, yaitu:
- Prajurit-prajurit Tuhan yang gagah perkasa, yang mempunyai gaya hidup berdoa, memuji dan menyembah Tuhan bersama-sama dalam unity siang dan malam dan yang melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini.
Dampak Pondok Daud
Restorasi Pondok Daud akan mengakibatkan penuaian jiwa yang terbesar dan yang terakhir sebelum Tuhan Yesus datang kembali.
Pada waktu murid-murid Tuhan Yesus menantikan pencurahan Roh Kudus Pentakosta Pertama, mereka bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama. Ini bisa diartikan mereka berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam. Ini prinsip Restorasi Pondok Daud. Ini prinsip Menara Doa.
Setelah Roh Kudus Pentakosta Pertama turun, maka mereka dipakai untuk melaksanakan Amanat Agung.
Sejak 38 tahun yang lalu, DNA gereja kita yang adalah Restorasi Pondok Daud. Kita tidak pernah mengira bahwa ini adalah untuk mempersiapkan pencurahan Roh Kudus yang disebut Pentakosta yang Ketiga.
Sekarang Pentakosta yang Ketiga sudah turun, kita merasakan bahwa pencurahan Roh Kudus Pentakosta Ketiga lebih dahsyat. Tuhan mau agar kita makin bertekun dalam doa, pujian dan penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam.
Penuaian jiwa yang terbesar dan yang terakhir sudah dimulai. Harvest Now! Jesus for Everyone! Harvest Now! Jesus for Everyone!
Api Pentakosta Ketiga juga sedang membakar segala kotoran. Hal-hal yang tidak berkenan di hati Tuhan sedang dibersihkan. Hal ini sesuai dengan Maleakhi 3:1-4 (TB2), yang berkata:
- Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku agar ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Tiba-tiba Tuhan yang kamu cari itu akan datang ke bait-Nya! Utusan Perjanjian yang kamu inginkan itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN Semesta Alam.
- Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Siapakah yang dapat tetap berdiri, ketika Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api pemurni logam dan seperti sabun penatu.
- Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan menahirkan perak. Ia menahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan kurban kepada TUHAN dalam kebenaran.
- Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun purbakala.
Pembersihan itu akan membuat kita menjadi orang-orang yang mempersembahkan kurban kepada Tuhan dalam kebenaran. Persembahan kita akan menyenangkan hati Tuhan. Hidup kita harus kudus. Api Tuhan sedang turun untuk membuat hidup kita jadi kudus. Katakan: Amin!
Melaksanakan Amanat Agung
Kita bersama-sama dengan banyak gereja-gereja di seluruh dunia percaya bahwa target untuk menyelesaikan Amanat Agung adalah tahun 2033. Perjalanan rohani kita sampai dengan tahun 2033 untuk menyelesaikan Amanat Agung bisa digambarkan sebagai berikut:
- Perjalanan bangsa Israel di padang gurun di bawah pimpinan Musa yang dipimpin tiang awan dan tiang api.
- Atas titah TUHAN orang Israel berangkat dan atas titah TUHAN juga mereka berkemah; selama awan itu diam di atas Kemah Suci, mereka tetap berkemah.
- Ketika awan itu lama tinggal di atas Kemah Suci, orang Israel memelihara kewajibannya kepada TUHAN, dan mereka tidak berangkat.
- Ada kalanya hanya beberapa hari awan itu di atas Kemah Suci; atas titah TUHAN mereka berkemah dan atas titah TUHAN juga mereka berangkat.
- Ada kalanya awan itu diam hanya dari petang sampai pagi. Ketika awan itu naik pada waktu pagi, mereka pun berangkat. Baik pada waktu siang maupun waktu malam, ketika awan itu naik, mereka pun berangkat.
- Berapa lama pun juga awan itu diam di atas Kemah Suci, baik dua hari, sebulan atau lebih lama, orang Israel tetap berkemah dan tidak berangkat. Tetapi, ketika awan itu naik, barulah mereka berangkat.
- Atas titah TUHAN mereka berkemah dan atas titah TUHAN juga mereka berangkat. Mereka memelihara kewajibannya kepada TUHAN, menurut titah TUHAN dengan perantaraan Musa.
- Yang kedua, perjalanan kita menuju tahun 2033, seperti perjalanan bangsa Israel memasuki tanah Kanaan di bawah pimpinan Yosua.
- Yang ketiga, dalam perjalanan kita menuju tahun 2033, Tuhan memberikan tuntunan-Nya kepada kita seperti yang tertulis dalam Yesaya 43:18-21 TB2,
- Janganlah mengingat-ingat hal-hal yang dahulu, janganlah memperhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala
- Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.
- Binatang liar akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku;
- umat yang Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku.
Di sini Tuhan memberikan kepada kita pengertian sebagai berikut:
Cara-cara yang dipakai sekarang menuju tahun 2033 tidak sama dengan yang dipakai di zaman dulu.
- Sebenarnya Tuhan sudah menunjukkan kepada kita caranya, hanya kita belum mengerti sepenuhnya. Yeremia 33:3 berkata:
- Berserulah kepada-Ku, berserulah kepada-Ku maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kau ketahui.
- Membuat jalan di padang gurun dan sungai di padang belantara pada zaman itu merupakan sesuatu yang mustahil dapat dilakukan.
- Tuhan akan membuat air memancar di padang gurun dan di padang belantara.
Mungkin kita menganggap cara-cara yang dipakai sekarang ini tidak mungkin dilakukan, tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Yang percaya katakan: Amin!Jadi di tengah-tengah kegelapan yang menutupi bumi dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa, justru Tuhan akan mencurahkan Roh Kudus-Nya yang akan memenuhi umat pilihan-Nya.
Bilangan 9:18-23 TB2 berkata,
Yosua 3:4 berkata bahwa perjalanan ini akan melalui jalan yang belum pernah dilalui sebelumnya. Perjalanan ini akan dipimpin oleh Tabut Allah. Supaya tahu tuntunan tabut Allah, maka harus ada jarak sekitar 2.000 hasta (sekitar 900 meter).
Perjalanan kita untuk menyelesaikan Amanat Agung dan memasuki tahun 2033 akan melalui jalan yang belum pernah kita lalui sebelumnya. Oleh karena itu perjalanan ini akan dipimpin oleh Roh Kudus.
Supaya kita tahu pimpinan Roh Kudus, maka kita harus banyak berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam. Hidup kita harus kudus. Sebab tanpa kekudusan kita tidak akan melihat Tuhan. Tanpa kekudusan kita tidak akan mengerti tuntunan Roh Kudus. Yang percaya katakan Amin.Kiranya janji-janji Tuhan tersebut membuat kita semua bersukacita, dan umat Tuhan akan memberitakan kemasyhuran Tuhan. Umat pilihan-Nya akan menyelesaikan Amanat Agung. Haleluya!