Hidup dalam kuasa paskah

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 9 April 2026 10.55 oleh Sari (bicara | kontrib) (Baru)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari

Paskah bukan hanya berbicara mengenai kematian, tetapi juga bagaimana kematian itu dikalahkan dengan kebangkitan Kristus! Kita hidup hari ini dan bahkan dijanjikan hidup kekal, semua karena kasih karunia Allah yang dibuktikan dengan Paskah Yesus Kristus.

Bacaan: Roma 6:5-11 ; Roma 8:9-14

Pendahuluan

Kekristenan menggunakan simbol iman yang sangat berbeda dengan semua spiritualitas/iman/agama lain di dunia: salib. Alat yang digunakan oleh kekaisaran Romawi untuk menghukum mati dengan cara hina dan penuh penderitaan itulah yang digunakan oleh umat kristiani sepanjang masa sebagai simbol iman, karena Tuhan Yesus Kristus menderita dan mati di atas kayu salib. Salib memang mengerikan, tetapi salib yang kosong itu juga membesarkan hati. Pada zaman perjanjian lama, ketika bangsa Israel merayakan paskah sebagai peringatan Allah membebaskan mereka dari perbudakan Mesir, mereka harus mengorbankan anak domba yang tak bercacat sebagai bagian dari peringatan, penyembahan dan ucapan syukur mereka kepada Allah. Paskah perjanjian lama bernuansa pengorbanan. Pada perjanjian baru, Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menebus orang-orang yang percaya kepada-Nya dari dosa-dosa mereka, mati diatas kayu salib. Tetapi sangat berbeda dengan zaman perjanjian lama di mana anak domba itu tidak pernah bangkit, Yesus Kristus sang Anak Domba Allah itu bangkit dari kematian dan mengalahkan maut! Haleluya! Kini paskah bukan hanya berbicara mengenai kematian, tetapi juga bagaimana kematian itu dikalahkan dengan kebangkitan Kristus! Kita hidup hari ini dan bahkan dijanjikan hidup kekal, semua karena kasih karunia Allah yang dibuktikan dengan paskah Yesus Kristus.

Isi dan sharing

Apa arti hidup dalam kuasa paskah ?

{{ol-list-kom | liclass= h4 | 1= Roma 6:5-11 Kita hidup karena ada dalam Kristus Yesus yang mengalahkan maut dan kematian dan memberi kita hidup kekal | p1= Hidup kita di dalam Kristus adalah anugrah yang indah. Beautiful and wonderful grace. Kristus mati untuk menebus hidup kita dari dosa-dosa kita. Manusia lama kita, yaitu kehidupan kita yang penuh dosa sebelum kita percaya kepada-Nya, turut disalibkan bersama dengan Kristus ( Roma 6:5), sehingga dengan demikian hidup kita tidak lagi dibelenggu dengan dosa-dosa masa lalu kita ( Roma 6:6-7). Karena manusia lama kita telah dimatikan, untuk perlu menjadi manusia baru untuk dapat menjalani kehidupan baru yang telah ditebus oleh Kristus. Karena Kristus bangkit dari kematian, maka kita juga ikut bangkit dan menjadi manusia baru yang kini dapat menjalani hidup yang baru ( Roma 6:8-9). Hidup kita yang baru kita dedikasikan untuk Allah yang telah memberikan kasih karunia-Nya kepada kita ( Roma 6:10- 11). Kristus yang telah bangkit dan hidup kekal selamanya, maka hal yang sama juga diperoleh oleh kita yang percaya kepada-Nya ([https://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Roma+8%3A9-14&version=tb&altver=nkjv Roma 8:9-14 Roh Kudus, yaitu Roh Allah itu sendiri tinggal dalam kita]

Pertanyaan diskusi

Bagaimana reaksi atau tindakan Roh Kudus jika kita yang telah di dalam Kristus, ternyata melakukan dosa lagi? Apa yang perlu kita lakukan? Apakah saya sudah mengalami kuasa kebangkitan itu?

Kesimpulan dan saling mendoakan

Inilah kuasa paskah itu: Roh Kudus bisa tinggal di dalam kita dan berkarya dalam kita, karena kematian dan kebangkitan Kristus membuka jalan untuk hal itu terjadi.

Jadwal

  • 03 Apr: Bergabung dengan ibadah Jumat Agung
  • 10 Apr: Materi COOL 1
  • 17 Apr: Materi COOL 2
  • 24 Apr: Doa keliling