Hidup dalam keputusan-keputusan yang benar
| Materi COOL Umum | |
|---|---|
| Tanggal | Jumat, 06 November 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
| |
Kehidupan manusia merupakan rangkaian dari berbagai keputusan yang diambil. Karena itu, setiap keputusan membawa konsekuensi, baik maupun buruk. Demikian juga dengan godaan duniawi. Godaan akan selalu ada, tetapi godaan tidak otomatis membuat seseorang jatuh.
Bacaan: Yosua 24:15
Pendahuluan
Allah memberikan manusia kehendak bebas (free will), tetapi kebebasan tersebut selalu disertai tanggung jawab dan konsekuensi. Manusia bebas memilih, tetapi tidak bebas menentukan akibat dari pilihannya. Hal ini terlihat dalam Yosua 24:15, ketika Yosua menantang bangsa Israel untuk memilih kepada siapa mereka akan beribadah. Setelah mengalami pertolongan dan penyertaan Tuhan, Israel tetap memiliki kebebasan untuk memilih antara setia kepada TUHAN atau mengikuti ilah lain. Yosua sendiri mengambil keputusan tegas: Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN. Kehidupan manusia merupakan rangkaian dari berbagai keputusan yang diambil. Karena itu, setiap keputusan membawa konsekuensi, baik maupun buruk. Demikian juga dengan godaan duniawi. Godaan akan selalu ada, tetapi godaan tidak otomatis membuat seseorang jatuh. Godaan menjadi kejatuhan ketika seseorang memutuskan untuk mengatakan "ya" dan mengikutinya.
Isi dan sharing
- Mazmur 1:5
- Mazmur 1 Pergaulan mempengaruhi kualitas hidup
). Rangkumannya ada pada Mazmur 1:6. Kumpulan orang yang benar akan berjalan sesuai dengan kebenaran firman, kumpulan orang fasik sudah tentu akan berlawanan dengan kehendak firman Allah. Ini bukan artinya kita tidak boleh bergaul dengan orang-orang yang berbeda iman dengan kita, tetapi setiap lingkar pergaulan kita dengan siapapun harus kita uji apakah menjadikan kita pencemooh atau bukan. Lingkar pergaulan kita akan mempengaruhi kita kuat menghadapi godaan dunia, atau justru lingkar pergaulan kita yang menyeret kita melakukan godaan-godaan dunia yang ditentang firman Allah.
}}
Pertanyaan Diskusi
- Di dalam hal waktu, pengeluaran keuangan dan penentuan dimana anak akan sekolah/kuliah/studi, apakah Tuhan menjadi faktor utama dan pertama dalam menentukan keputusan?
- Melihat kembali daftar pergaulan/pertemananmu, apakah lingkar dalammu adalah kelompok non-pencemooh atau pencemooh? Mengapa demikian?
Kesimpulan dan saling mendoakan
Dua keputusan penting ini akan mempengaruhi kualitas hidup kita dibandingkan hal-hal lain dalam hidup: Siapa yang menjadi terutama dalam hidup kita, dan, Siapa yang menjadi lingkar dalam pergaulan kita. Konsekuensi baik atau buruk, tergantung kepada keputusan-keputusan kita ini. Mampu melawan godaan-godaan dunia, juga tergantung dari keputusan-keputusan kita ini. Mari kita berani mengecek diri kita, sudahkah saya membuat keputusan yang benar?
Jadwal
- 06 Nov 2026: Hidup dalam keputusan-keputusan yang benar
- 13 Nov 2026: Roh Kudus memampukan kita melawan godaan