Article:20261025/IN

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 23 Oktober 2026 13.48 oleh Leo (bicara | kontrib) (Leo memindahkan halaman Article:20261024/IN ke Article:20261025/IN)
Lompat ke: navigasi, cari

Kita hanya dapat menghasilkan buah rohani ketika terus tinggal di dalam Kristus sebagai sumber kehidupan kita. Di luar Kristus, kita tidak dapat menghasilkan apa pun yang bernilai kekal dengan kekuatan kita sendiri. Karena itu, peliharalah persekutuan dengan Tuhan, taatilah Firman-Nya, dan biarkan hidup kita berbuah bagi kemuliaan Bapa

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

— Yohanes 15:4-5

Firman Tuhan pagi ini kembali menegaskan bahwa tanpa hubungan persekutuan yang hidup, aktif, dan akrab dengan Tuhan Yesus, kita tidak dapat bertumbuh dengan benar dalam kehidupan rohani.

Sebagai orang percaya, kita tidak dapat terlepas dari hubungan yang intim dengan Kristus. Seperti ranting yang melekat pada pokok anggur, demikianlah kita dipanggil untuk terus tinggal di dalam Kristus, supaya kita berbuah di dalam Kristus.

Tinggal di dalam Kristus berarti:

  1. Hidup kita bergantung sepenuhnya kepada-Nya
  2. Ranting tidak memiliki kehidupan dari dirinya sendiri. Seluruh kehidupan dan kemampuannya untuk berbuah berasal dari pokok anggur.

    Demikian juga hidup kita. Kita mendengar Firman-Nya, menaati kehendak-Nya, berdoa, dan terus memelihara persekutuan dengan-Nya.

    Dari hubungan inilah hidup kita menghasilkan buah kebenaran yang nyata dan menjadi berkat bagi banyak orang.

    Buah itu bukan terutama hasil kemampuan atau kekuatan kita sendiri, tetapi hasil dari kehidupan Kristus yang terus bekerja di dalam kita melalui Roh Kudus.
  3. Di luar Kristus kita tidak dapat berbuat apa-apa
  4. Tanpa Kristus, kehidupan rohani kita menjadi kering dan kehilangan sumber kehidupannya.

    Karena itu, kita tidak dapat mengandalkan kemampuan, pengalaman, pelayanan, atau pengetahuan kita sendiri. Hanya ketika kita terus tinggal di dalam Kristus, Tuhan sendiri yang mengerjakan pertumbuhan dan menghasilkan buah dalam hidup kita.

    Semua itu terjadi oleh kasih karunia dan kuasa-Nya.

Karena itu, tetaplah tinggal di dalam Kristus. Biarlah Firman-Nya tinggal di dalam kita, membentuk pikiran, hati, perkataan, dan perbuatan kita.

Orang yang tinggal di dalam Kristus dipanggil untuk hidup semakin serupa dengan-Nya. Kasih, kesabaran, kebaikan, kesetiaan, kerendahan hati, dan ketaatan akan semakin nyata dalam kehidupan kita.

Tujuan akhirnya bukan supaya kita dipuji manusia, tetapi supaya Bapa dipermuliakan melalui buah yang dihasilkan dalam hidup kita.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku. (Yohanes 15:7-8)

Tuhan Yesus memberkati kita semua.