Berkolaborasi bagi Indonesia

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 29 Januari 2026 10.06 oleh Leo (bicara | kontrib) (thumb dari Ps Nathan)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari

Tuhan memanggil gereja-Nya untuk merendahkan diri, berdoa, dan hidup dalam pertobatan demi pemulihan negeri. Pemulihan bangsa tidak lahir dari kompetisi, tetapi dari kolaborasi umat Tuhan yang bersatu memuliakan nama-Nya. Ketika gereja berdiri bersama, kesejahteraan kota dan bangsa akan dinyatakan oleh Tuhan.

Shalom, kita terus mengambil bagian untuk mendoakan bangsa dan negara kita, Indonesia. Secara khusus kita berdoa bagi wilayah Jawa Barat, dan lebih spesifik lagi kota Bogor.

Dalam berbagai goncangan yang ada, baik ekonomi, politik, dan bencana alam; kita percaya, Tuhan telah memberikan sebuah Firman yang sangat kuat, dan ketika Firman ini kita lakukan, Indonesia pasti dipulihkan. Amin!

Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.

2 Tawarikh 7:14

Siapakah yang disebut umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut? Kita, umat Tuhan, gereja Tuhan! Inilah tanggung jawab gereja. Tuhan telah memberikan otoritas kepada gereja-Nya — kepada Saudara dan saya — untuk merendahkan diri, berdoa, mencari wajah Tuhan, dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat, yang berbicara tentang pertobatan!

Kita tentu berdoa terus bagi Indonesia. Namun bukan hanya berdoa, melainkan juga hidup dalam pertobatan. Sangat menyedihkan ketika gereja-gereja sulit untuk bersatu, padahal persatuan adalah doa Tuhan Yesus sendiri. Tuhan menghendaki agar hari-hari ini bukan diwarnai kompetisi, tetapi kolaborasi. Kita dipanggil untuk berkolaborasi dengan gereja-gereja lain, dengan satu tujuan utama: meninggikan dan memuliakan nama Tuhan.

Kolaborasi sering kali tidak mudah dan menuntut kerendahan hati. Kita perlu membuka diri, karena kita hidup di era gereja tanpa tembok. Tidak bisa lagi eksklusif berjalan sendiri-sendiri. Ketika doa Tuhan Yesus digenapi, pemulihan akan terjadi — bagi Indonesia, bagi bangsa kita, dan bagi umat Tuhan. Haleluya. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. (Yeremia 29:7)

Kita semua adalah warga negara Indonesia. Kita “dibuang”, ditempatkan Tuhan, di Indonesia, di Jawa Barat, dan secara khusus di kota Bogor. Karena itu, menjadi bagian dan tanggung jawab kita untuk berdoa bagi Indonesia, bagi Jawa Barat, dan bagi Bogor. Kita rindu melihat Bogor dipulihkan, Jawa Barat dipulihkan, dan Indonesia dipulihkan oleh Tuhan.

Mari kita hidup bukan dalam semangat kompetisi, tetapi kolaborasi. Ketika umat Tuhan bersatu, Indonesia pasti diberkati Tuhan.

Amin.