Orang-orang bukan Yahudi termasuk dalam Anak-Anak Perjanjian
Orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus. (Efesus 3:6) Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. (Galatia 3:14)
![]() | |
| Ayo Saat Teduh | |
|---|---|
| Tanggal | Kamis, 30 Jul 2026 |
| Kemarin | Rabu, 29 Jul 2026 |
| Besok | Jumat, 31 Jul 2026 |
Orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus. (Efesus 3:6)
Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. (Galatia 3:14)
Akibat dari menjadi anak-anak perjanjian melalui iman kepada janji-janji Allah sangatlah luar biasa. Salah satu manfaat tersebut dinyatakan dalam ayat-ayat renungan kita hari ini, yang berkaitan dengan orang-orang bukan Yahudi.
Dalam Perjanjian Lama, sangat jelas bahwa Allah memiliki rencana yang agung bagi orang-orang Yahudi, yaitu Israel, umat pilihan-Nya. “Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel” (Keluaran 19:6).
Rencana Tuhan pada puncaknya mencakup bangsa-bangsa bukan Yahudi di seluruh dunia. “Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!” (Mazmur 117:1). “Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu” (Yesaya 60:3).
Namun demikian, orang Yahudi tetapi memiliki tempat khusus dalam rencana Tuhan. “Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, dan engkau dipilih TUHAN untuk menjadi umat kesayangan-Nya dari antara segala bangsa yang di atas muka bumi” (Ulangan 14:2).
Dalam sudut pandang kebenaran Perjanjian Lama mengenai Israel ini, adalah sebuah pewahyuan yang luar biasa jika Roh Kudus melalui Rasul Paulus menyatakan bahwa orang-orang bukan Yahudi juga akan menikmati janji-janji Allah: “Orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris.” Dengan percaya kepada janji-janji Allah, orang bukan Yahudi juga menerima hak penuh bersama-sama dengan orang Yahudi dalam hal warisan Allah bagi umat-Nya. Orang bukan Yahudi juga “anggota-anggota tubuh,” yaitu tubuh Kristus. “Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat” (Kolose 1:18). Orang Yahudi dan bukan Yahudi akan menjadi satu kesatuan yaitu gereja. Tidak akan ada lagi perbedaan.
Orang-orang bukan Yahudi juga “peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.” Melalui janji Injil kasih karunia, orang bukan Yahudi juga akan menikmati hidup yang kekal, berkat-berkat sehari-hari dan jalan masuk ke dalam keintiman dalam hadirat Allah. Melalui iman kepada Allahnya Abraham, orang bukan Yahudi juga akan menikmati janji mengenai Roh Kudus: “Di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.” Ya, sekarang Roh Kudus akan tinggal di dalam hidup semua orang percaya – tidak saja orang Yahudi, tetapi juga orang bukan Yahudi!
Doa
Orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus. (Efesus 3:6) Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. (Galatia 3:14)
