Article: 20251214/IN: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k Penggantian teks - "| kat=" menjadi "| release="
Leo (bicara | kontrib)
k Penggantian teks - "| illustration16x9= Logo Inspirational.jpg" menjadi "| illustration16x9= Logo Inspirational.webp"
 
Baris 10: Baris 10:
  | name= Johan Susanto
  | name= Johan Susanto
  | completename= Pdp Johan Susanto
  | completename= Pdp Johan Susanto
  | illustration16x9= Logo Inspirational.jpg
  | illustration16x9= Logo Inspirational.webp
  | illustration1x1=  Logo Inspirational-1x1.jpg
  | illustration1x1=  Logo Inspirational-1x1.jpg
  | illustrationA5=
  | illustrationA5=

Revisi terkini sejak 29 Juni 2026 20.31

Firman Tuhan adalah terang yang tidak padam, menuntun langkah dan menjaga hati kita di jalan yang benar. Hidup dalam terang berarti bukan hanya membaca firman, tetapi memelihara dan menaatinya hingga membentuk pikiran, perkataan, dan tindakan. Dengan firman sebagai fondasi, kita berjalan teguh, menjadi saksi Kristus di tengah dunia yang gelap.

Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya.

Amsal 30:5

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Mazmur 119:105

Di tengah dunia yang penuh kegelapan, Firman Tuhan adalah terang yang tidak pernah padam: Ia menuntun langkah, memberi hikmat dalam keputusan, dan menjaga hati tetap di jalan yang benar.

Hidup dalam terang Firman bukan sekadar membaca, tetapi membiarkan Firman tinggal—membentuk cara berpikir, berbicara, dan bertindak—hingga karakter kita serupa Kristus. Karena itu, pegang Firman sebagai fondasi yang kokoh; pilih kebenaran walau tidak populer, dan jadilah saksi Yesus lewat perbuatan baik yang memuliakan Bapa.

Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." (Lukas 11:28)
Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh. (Mazmur 119:130)

Tuhan Yesus memberkati kita semua.