Article: 20260313/CLU: Perbedaan antara revisi
Baru |
k upd |
||
| Baris 15: | Baris 15: | ||
| summary= Kita bersaksi bahwa Dialah yang memberkati kita, Dialah yang dengan kuat dan gagah dan kasih karunia-Nya memberkati kita. Dan berkat yang sama juga tersedia untuk semua orang yang mau datang dan diam di dalam Dia. | | summary= Kita bersaksi bahwa Dialah yang memberkati kita, Dialah yang dengan kuat dan gagah dan kasih karunia-Nya memberkati kita. Dan berkat yang sama juga tersedia untuk semua orang yang mau datang dan diam di dalam Dia. | ||
| shortsummary= Berkat yang kita terima Tuhan adalah sarana yang baik untuk kita menyaksikan kebaikan Tuhan. | | shortsummary= Berkat yang kita terima Tuhan adalah sarana yang baik untuk kita menyaksikan kebaikan Tuhan. | ||
}} | }} | ||
== Pendahuluan == | == Pendahuluan == | ||
Salah satu fenomena yang sering muncul di dunia internet/sosial media adalah "flexing. | Salah satu fenomena yang sering muncul di dunia internet/sosial media adalah "''flexing''". Secara sederhana, ''flexing'' diartikan sebagai memamerkan kekayaan yang dimiliki melalui gambar, cerita/video di sosial media. Sebenarnya batasan mana yang ''flexing'' dan mana yang bukan ''flexing'' tidaklah jelas, semua tergantung dari komentar yang dituliskan oleh para netizen. Biasanya jika komentar yang diutarakan negatif, maka pemilik akun akan menurunkan posting-nya. Namun, ada suatu hal yang negatif dari fenomena ini, yaitu karena khawatir akan dilabeli sebagai kesombongan, justru banyak anak-anak Tuhan yang khawatir dalam memberi kesaksian akan kebaikan Tuhan yang ia terima secara berkat jasmani atau finansial. | ||
Kekhawatiran akan dilabeli sebagai orang sombong justru membuat banyak kesempatan untuk bersaksi atas kebaikan Tuhan, jawaban doa dan mukjizat Tuhan malah jadi tidak diceritakan. Itu bukanlah ''flexing'', tetapi "''witnessing''" yaitu kita bersaksi bahwa Dialah yang memberkati kita, Dialah yang dengan kuat dan gagah dan kasih karunia-Nya memberkati kita. Dan berkat yang sama juga tersedia untuk semua orang yang mau datang dan diam di dalam Dia. Amin! | |||
== Isi dan sharing == | == Isi dan sharing == | ||
| Baris 26: | Baris 27: | ||
{{ol-list-kom | liclass= h4 | {{ol-list-kom | liclass= h4 | ||
| 1= {{BVQB | Kej 12:2-3}} Bersaksi tentang berkat dan perlindungan Tuhan atas keluarga kita | | 1= {{BVQB | Kej 12:2-3}} Bersaksi tentang berkat dan perlindungan Tuhan atas keluarga kita | ||
| p1= Saat kita baca kisah perjalanan Abram (Abraham), kita dapat melihat realita bahwa tidak selalu berkat dan perlindungan itu tersedia selalu, namun selalu ada dan cukup bagi Abram sekeluarga. Pasang-surut kehidupan Abram dan keluarganya berjalan bersama Tuhan, menjadi kesaksian yang menggema ribuan tahun bagi semua orang percaya. Satu hal yang kita bisa simpulkan bahwa Allah setia pada janji-Nya dan karena kesetiaan Allah-lah maka Abram sekeluarga diberkati Tuhan di setiap musim hidup mereka. | | p1= Saat kita baca kisah perjalanan Abram (Abraham), kita dapat melihat realita bahwa tidak selalu berkat dan perlindungan itu tersedia selalu, namun selalu ada dan cukup bagi Abram sekeluarga. Pasang-surut kehidupan Abram dan keluarganya berjalan bersama Tuhan, menjadi kesaksian yang menggema ribuan tahun bagi semua orang percaya. Satu hal yang kita bisa simpulkan bahwa Allah setia pada janji-Nya dan karena kesetiaan Allah-lah maka Abram sekeluarga diberkati Tuhan di setiap musim hidup mereka. | ||
Kita pun patut menyaksikan apa yang Tuhan lakukan pada kita, bagaimana Allah menolong kita dan tetap setia memberi berkat dan mencukupkan kebutuhan kita. Di tengah masyarakat yang semakin menghadapi ketidakjelasan secara ekonomi dan kebobrokan moral yang semakin menjadi-jadi sehingga membuat hidup semakin berat, kesaksian bagaimana Tuhan tetap menjaga dan memberkati serta mencukupkan hidup keluarga kita, menjadi sebuah angin segar dan jalan keluar bagi orang-orang yang dalam keterdesakan. Ya, tidak semua orang akan memandangnya demikian; mungkin ada yang akan menuduh: ''flexing''! Namun, kita bersaksi bukan untuk menyombongkan diri, tetapi memberitahu bahwa sumber berkat kita adalah Tuhan Yesus Kristus dan bagi siapapun yang mau percaya kepada-Nya, berkat dan janj-janji yang sama yang Abram terima, yang kita terima, juga tersedia buat mereka. | |||
| 2= {{BVQB | Ams 11:24-25}} Bersaksi tentang menjadi kepanjangan berkat Tuhan | | 2= {{BVQB | Ams 11:24-25}} Bersaksi tentang menjadi kepanjangan berkat Tuhan | ||
| p2= Salah satu prinsip dasar yang dipaparkan dalam Alkitab adalah bahwa apa yang kita terima dari Tuhan harus kita teruskan kepada orang lain. Tidak pernah berkat dari Tuhan hanya untuk diri kita semata; itu harus diteruskan dan menjadi berkat juga bagi orang lain. Prinsip ini juga yang diusung dalam hukum yang utama dan terutama, yaitu hukum kasih. Firman Tuhan dalam Amsal yang kita baca menjelaskan dengan gamblang bahwa justru saat kita berbagi berkat kepada orang lain, Allah memastikan kita tetap dalam kelimpahan apapun bentuk kelimpahan yang Allah beri. Kita dipanggil untuk memancarkan Kristus melalui kehidupan kita. Kristus menjadi berkat bagi banyak orang, maka demikian juga hidup kita. Sangat mudah untuk tidak berbagi berkat, apalagi secara keuangan, jika kita memakai alasan-alasan seperti: "saya masih kekurangan" atau "saya masih banyak kebutuhan" | | p2= Salah satu prinsip dasar yang dipaparkan dalam Alkitab adalah bahwa apa yang kita terima dari Tuhan harus kita teruskan kepada orang lain. Tidak pernah berkat dari Tuhan hanya untuk diri kita semata; itu harus diteruskan dan menjadi berkat juga bagi orang lain. | ||
Prinsip ini juga yang diusung dalam hukum yang utama dan terutama, yaitu hukum kasih. Firman Tuhan dalam Amsal yang kita baca menjelaskan dengan gamblang bahwa justru saat kita berbagi berkat kepada orang lain, Allah memastikan kita tetap dalam kelimpahan apapun bentuk kelimpahan yang Allah beri. | |||
Kita dipanggil untuk memancarkan Kristus melalui kehidupan kita. Kristus menjadi berkat bagi banyak orang, maka demikian juga hidup kita. Sangat mudah untuk tidak berbagi berkat, apalagi secara keuangan, jika kita memakai alasan-alasan seperti: "saya masih kekurangan" atau "saya masih banyak kebutuhan", dan sebagainya. Tetapi Allah memanggil kita untuk tetap menjadi berkat bagi orang lain, bahkan di saat kita mungkin dalam keadaan berkekurangan. | |||
Saat kita berbagi berkat, kita sedang memberi kesaksian bagaimana Tuhan menjaga hidup kita dan bagaimana kekuatan dan penghiburan Roh Kudus membuat kita tetap bisa berbagi sekalipun ada alasan yang valid untuk tidak berbagi. | |||
| 3= {{BVQB | Luk 6:38}} Bersaksi tentang berkat Tuhan yang tidak terduga | | 3= {{BVQB | Luk 6:38}} Bersaksi tentang berkat Tuhan yang tidak terduga | ||
| p3= Konteks langsung ayat yang kita baca memang perihal ukuran untuk menilai seseorang atau situasi. Terdapat suatu "transaksi" atas apa yang kita lakukan dan apa yang kita terima sebagai konsekuensi, sebagaimana dijelaskan dalam konteks {{sabdaweb2v|lukas 6:37-41}} Namun, hal yang menarik adalah pada {{sabdaweb2v| Lukas 6:38}} yang kita baca adalah bagaimana Allah dapat memberikan kepada kita lebih dari apa yang kita beri. Ayat tersebut tidak berbicara bahwa kalau kita memberi sedikit, pasti Allah akan memberi yang lebih banyak sampai berlimpah. Tidak. Ayat ini berbicara bahwa ukuran | | p3= Konteks langsung ayat yang kita baca memang perihal ukuran untuk menilai seseorang atau situasi. Terdapat suatu "transaksi" atas apa yang kita lakukan dan apa yang kita terima sebagai konsekuensi, sebagaimana dijelaskan dalam konteks {{sabdaweb2v|lukas 6:37-41}} Namun, hal yang menarik adalah pada {{sabdaweb2v| Lukas 6:38}} yang kita baca adalah bagaimana Allah dapat memberikan kepada kita lebih dari apa yang kita beri. Ayat tersebut tidak berbicara bahwa kalau kita memberi sedikit, pasti Allah akan memberi yang lebih banyak sampai berlimpah. Tidak. Ayat ini berbicara bahwa ukuran keikhlasan kita dalam memberi, akan menjadi ukuran yang Allah perhatikan. | ||
Kita sedang tidak transaksi pada Tuhan; apapun yang terjadi kita akan tetap memberi dan menjadi berkat, sebagaimana kita telah pelajari di poin diatas. Namun Allah tidak tinggal diam, Dia memperhatikan apa yang kita beri dengan ikhlas. Berkat yang akan Dia berikan kepada kita akan melampaui apa yang kita duga/<wbr/>pikirkan. Berkat dari Tuhan bisa dalam berbagai bentuk dan bisa di waktu-waktu yang kita tidak duga, namun Tuhan pasti memberi berkat. Itulah yang "tumpah keluar"; suatu kelimpahan dan berkat yang Allah beri yang kita tidak duga. | |||
Sudahkah Anda bersaksi akan kebaikan Tuhan ini? Sudah sepatutnya kita saksikan kebaikan Tuhan bagi kemuliaan nama-Nya. | |||
}} | }} | ||
== Pertanyaan diskusi == | == Pertanyaan diskusi == | ||
Bagikan kesaksian bagaimana Tuhan memberkati keluargamu, bagaimana Tuhan menjadikanmu berkat bagi orang lain dan bagaimana Tuhan memberimu jawaban lebih dari yang engkau doakan. | Bagikan kesaksian bagaimana Tuhan memberkati keluargamu, bagaimana Tuhan menjadikanmu berkat bagi orang lain, dan bagaimana Tuhan memberimu jawaban lebih dari yang engkau doakan. | ||
== Kesimpulan dan saling mendoakan == | == Kesimpulan dan saling mendoakan == | ||
Berkat yang kita terima Tuhan adalah sarana yang baik untuk kita menyaksikan kebaikan Tuhan. Kesaksian bahwa Tuhan Yesus tetap menjaga dan memberkati kita di setiap pasang-surut musim kehidupan kita, adalah bagian yang harus kita lakukan sebagai bukti kita menghargai Tuhan | Berkat yang kita terima dari Tuhan adalah sarana yang baik untuk kita menyaksikan kebaikan Tuhan. Kesaksian, bahwa Tuhan Yesus tetap menjaga dan memberkati kita di setiap pasang-surut musim kehidupan kita, adalah bagian yang harus kita lakukan sebagai bukti kita menghargai Tuhan. Bukti bahwa kita menunjukkan ada jalan keluar dan pengharapan bagi yang membutuhkan, Kesaksian menjadi kekuatan dan peneguhan di antara para anggota COOL kita. | ||
Amin. | |||
== Jadwal == | == Jadwal == | ||
Revisi terkini sejak 5 Juni 2026 08.40
| Materi COOL Umum | |
|---|---|
| Tanggal | Jumat, 13 Maret 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
| |
Kita bersaksi bahwa Dialah yang memberkati kita, Dialah yang dengan kuat dan gagah dan kasih karunia-Nya memberkati kita. Dan berkat yang sama juga tersedia untuk semua orang yang mau datang dan diam di dalam Dia.
Pendahuluan
Salah satu fenomena yang sering muncul di dunia internet/sosial media adalah "flexing". Secara sederhana, flexing diartikan sebagai memamerkan kekayaan yang dimiliki melalui gambar, cerita/video di sosial media. Sebenarnya batasan mana yang flexing dan mana yang bukan flexing tidaklah jelas, semua tergantung dari komentar yang dituliskan oleh para netizen. Biasanya jika komentar yang diutarakan negatif, maka pemilik akun akan menurunkan posting-nya. Namun, ada suatu hal yang negatif dari fenomena ini, yaitu karena khawatir akan dilabeli sebagai kesombongan, justru banyak anak-anak Tuhan yang khawatir dalam memberi kesaksian akan kebaikan Tuhan yang ia terima secara berkat jasmani atau finansial.
Kekhawatiran akan dilabeli sebagai orang sombong justru membuat banyak kesempatan untuk bersaksi atas kebaikan Tuhan, jawaban doa dan mukjizat Tuhan malah jadi tidak diceritakan. Itu bukanlah flexing, tetapi "witnessing" yaitu kita bersaksi bahwa Dialah yang memberkati kita, Dialah yang dengan kuat dan gagah dan kasih karunia-Nya memberkati kita. Dan berkat yang sama juga tersedia untuk semua orang yang mau datang dan diam di dalam Dia. Amin!
Isi dan sharing
Minggu ini kita akan belajar bersaksi melalui berkat yang Allah berikan kepada kita:
- Kej 12:2-3 Bersaksi tentang berkat dan perlindungan Tuhan atas keluarga kita
- Ams 11:24-25 Bersaksi tentang menjadi kepanjangan berkat Tuhan
- Luk 6:38 Bersaksi tentang berkat Tuhan yang tidak terduga
Saat kita baca kisah perjalanan Abram (Abraham), kita dapat melihat realita bahwa tidak selalu berkat dan perlindungan itu tersedia selalu, namun selalu ada dan cukup bagi Abram sekeluarga. Pasang-surut kehidupan Abram dan keluarganya berjalan bersama Tuhan, menjadi kesaksian yang menggema ribuan tahun bagi semua orang percaya. Satu hal yang kita bisa simpulkan bahwa Allah setia pada janji-Nya dan karena kesetiaan Allah-lah maka Abram sekeluarga diberkati Tuhan di setiap musim hidup mereka.
Kita pun patut menyaksikan apa yang Tuhan lakukan pada kita, bagaimana Allah menolong kita dan tetap setia memberi berkat dan mencukupkan kebutuhan kita. Di tengah masyarakat yang semakin menghadapi ketidakjelasan secara ekonomi dan kebobrokan moral yang semakin menjadi-jadi sehingga membuat hidup semakin berat, kesaksian bagaimana Tuhan tetap menjaga dan memberkati serta mencukupkan hidup keluarga kita, menjadi sebuah angin segar dan jalan keluar bagi orang-orang yang dalam keterdesakan. Ya, tidak semua orang akan memandangnya demikian; mungkin ada yang akan menuduh: flexing! Namun, kita bersaksi bukan untuk menyombongkan diri, tetapi memberitahu bahwa sumber berkat kita adalah Tuhan Yesus Kristus dan bagi siapapun yang mau percaya kepada-Nya, berkat dan janj-janji yang sama yang Abram terima, yang kita terima, juga tersedia buat mereka.Salah satu prinsip dasar yang dipaparkan dalam Alkitab adalah bahwa apa yang kita terima dari Tuhan harus kita teruskan kepada orang lain. Tidak pernah berkat dari Tuhan hanya untuk diri kita semata; itu harus diteruskan dan menjadi berkat juga bagi orang lain.
Prinsip ini juga yang diusung dalam hukum yang utama dan terutama, yaitu hukum kasih. Firman Tuhan dalam Amsal yang kita baca menjelaskan dengan gamblang bahwa justru saat kita berbagi berkat kepada orang lain, Allah memastikan kita tetap dalam kelimpahan apapun bentuk kelimpahan yang Allah beri.
Kita dipanggil untuk memancarkan Kristus melalui kehidupan kita. Kristus menjadi berkat bagi banyak orang, maka demikian juga hidup kita. Sangat mudah untuk tidak berbagi berkat, apalagi secara keuangan, jika kita memakai alasan-alasan seperti: "saya masih kekurangan" atau "saya masih banyak kebutuhan", dan sebagainya. Tetapi Allah memanggil kita untuk tetap menjadi berkat bagi orang lain, bahkan di saat kita mungkin dalam keadaan berkekurangan.
Saat kita berbagi berkat, kita sedang memberi kesaksian bagaimana Tuhan menjaga hidup kita dan bagaimana kekuatan dan penghiburan Roh Kudus membuat kita tetap bisa berbagi sekalipun ada alasan yang valid untuk tidak berbagi.Konteks langsung ayat yang kita baca memang perihal ukuran untuk menilai seseorang atau situasi. Terdapat suatu "transaksi" atas apa yang kita lakukan dan apa yang kita terima sebagai konsekuensi, sebagaimana dijelaskan dalam konteks lukas 6:37-41 Namun, hal yang menarik adalah pada Lukas 6:38 yang kita baca adalah bagaimana Allah dapat memberikan kepada kita lebih dari apa yang kita beri. Ayat tersebut tidak berbicara bahwa kalau kita memberi sedikit, pasti Allah akan memberi yang lebih banyak sampai berlimpah. Tidak. Ayat ini berbicara bahwa ukuran keikhlasan kita dalam memberi, akan menjadi ukuran yang Allah perhatikan.
Kita sedang tidak transaksi pada Tuhan; apapun yang terjadi kita akan tetap memberi dan menjadi berkat, sebagaimana kita telah pelajari di poin diatas. Namun Allah tidak tinggal diam, Dia memperhatikan apa yang kita beri dengan ikhlas. Berkat yang akan Dia berikan kepada kita akan melampaui apa yang kita duga/
Pertanyaan diskusi
Bagikan kesaksian bagaimana Tuhan memberkati keluargamu, bagaimana Tuhan menjadikanmu berkat bagi orang lain, dan bagaimana Tuhan memberimu jawaban lebih dari yang engkau doakan.
Kesimpulan dan saling mendoakan
Berkat yang kita terima dari Tuhan adalah sarana yang baik untuk kita menyaksikan kebaikan Tuhan. Kesaksian, bahwa Tuhan Yesus tetap menjaga dan memberkati kita di setiap pasang-surut musim kehidupan kita, adalah bagian yang harus kita lakukan sebagai bukti kita menghargai Tuhan. Bukti bahwa kita menunjukkan ada jalan keluar dan pengharapan bagi yang membutuhkan, Kesaksian menjadi kekuatan dan peneguhan di antara para anggota COOL kita.
Amin.
Jadwal
- 06 Mar: Materi COOL 1
- 13 Mar: Materi COOL 2
- 17 Mar: Doa keliling
- 27 Mar: Doa keliling