Article: 20260803/DV: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Sari (bicara | kontrib)
Baru
 
Leo (bicara | kontrib)
k upd
 
Baris 19: Baris 19:
| intro=
| intro=
{{blockquote/Ayat
{{blockquote/Ayat
| '''''Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidakberbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.'''''
| '''''Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.'''''
| {{sabdaweb2v| Yohanes 15:4}}
| {{sabdaweb2v| Yohanes 15:4}}
}}
}}
Baris 25: Baris 25:
| content=
| content=


Tuhan Yesus mengundang setiap kita untuk bukan sekadar mengenal-Nya, tetapi tinggal di dalam-Nya setiap hari. Seperti ranting yang tidak dapat hidup atau menghasilkan buah tanpamelekat pada pokok anggur, demikian pula kehidupan rohani kita hanya akan bertumbuh ketikakita memiliki persekutuan yang intim dengan Kristus.
Tuhan Yesus mengundang setiap kita untuk bukan sekadar mengenal-Nya, tetapi tinggal di dalam-Nya setiap hari. Seperti ranting yang tidak dapat hidup atau menghasilkan buah tanpa melekat pada pokok anggur, demikian pula kehidupan rohani kita hanya akan bertumbuh ketika kita memiliki persekutuan yang intim dengan Kristus.


Di dalam Dia kita menerima kehidupan, kekuatan, hikmat, dan kasih yang memampukan kita menghasilkan buah Roh. Firman-Nya menuntun langkah kita, ketaatan menjadi wujud kasih kita kepada-Nya, dan sukacita sejatimemenuhi hati kita.
Di dalam Dia kita menerima kehidupan, kekuatan, hikmat, dan kasih yang memampukan kita menghasilkan buah Roh. Firman-Nya menuntun langkah kita, ketaatan menjadi wujud kasih kita kepada-Nya, dan sukacita sejatim emenuhi hati kita.


Ketika kita terus tinggal di dalam Kristus, hidup kita akan memancarkankarakter-Nya, menjadi berkat bagi sesama, serta menghasilkan buah yang memuliakan Bapa. Kiranya renungan sepanjang minggu ini membawa kita semakin melekat kepada Yesus danmengalami kepenuhan hidup di dalam-Nya.
Ketika kita terus tinggal di dalam Kristus, hidup kita akan memancarkan karakter-Nya, menjadi berkat bagi sesama, serta menghasilkan buah yang memuliakan Bapa. Kiranya renungan sepanjang minggu ini membawa kita semakin melekat kepada Yesus dan mengalami kepenuhan hidup di dalam-Nya.


| showsource= yes
| showsource= yes

Revisi terkini sejak 5 Agustus 2026 13.01

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

Yohanes 15:4

Tuhan Yesus mengundang setiap kita untuk bukan sekadar mengenal-Nya, tetapi tinggal di dalam-Nya setiap hari. Seperti ranting yang tidak dapat hidup atau menghasilkan buah tanpa melekat pada pokok anggur, demikian pula kehidupan rohani kita hanya akan bertumbuh ketika kita memiliki persekutuan yang intim dengan Kristus.

Di dalam Dia kita menerima kehidupan, kekuatan, hikmat, dan kasih yang memampukan kita menghasilkan buah Roh. Firman-Nya menuntun langkah kita, ketaatan menjadi wujud kasih kita kepada-Nya, dan sukacita sejatim emenuhi hati kita.

Ketika kita terus tinggal di dalam Kristus, hidup kita akan memancarkan karakter-Nya, menjadi berkat bagi sesama, serta menghasilkan buah yang memuliakan Bapa. Kiranya renungan sepanjang minggu ini membawa kita semakin melekat kepada Yesus dan mengalami kepenuhan hidup di dalam-Nya.

Tuhan Yesus mengundang setiap kita untuk bukan sekadar mengenal-Nya, tetapi tinggal di dalam-Nya setiap hari. Seperti ranting yang tidak dapat hidup atau menghasilkan buah tanpamelekat pada pokok anggur, demikian pula kehidupan rohani kita hanya akan bertumbuh ketikakita memiliki persekutuan yang intim dengan Kristus.