Article: 20260310/CLW: Perbedaan antara revisi
k upd |
k upd |
||
| Baris 35: | Baris 35: | ||
{{ol-list-kom | liclass= h4 | {{ol-list-kom | liclass= h4 | ||
| 1= Harus memiliki kesabaran | | 1= Harus memiliki kesabaran | ||
| p1= Menjadi penjala atau nelayan bukanlah pekerjaan yang mudah, kita bisa membayangkan bagaimana mereka berjam–jam bahkan berhari–hari di tengah lautan dengan berharap dapat mendapatkan ikan dengan jumlah yang banyak. Apa yang diharapkan tidaklah seindah yang dibayangkan | | p1= Menjadi penjala atau nelayan bukanlah pekerjaan yang mudah, kita bisa membayangkan bagaimana mereka berjam–jam bahkan berhari–hari di tengah lautan dengan berharap dapat mendapatkan ikan dengan jumlah yang banyak. Apa yang diharapkan tidaklah seindah yang dibayangkan. Kadang mereka saat pulang tidak membawa hasil tangkapan, hal ini pun mungkin dialami oleh murid–murid kristus. Akan tetapi ada satu hal yang bisa kita teladani dari para murid, bagaimana mereka memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi ombak dan laut yang ganas mungkin sekalipun tangkapan yang dirindukan tidak mereka dapatkan. | ||
Wanita Allah, kesabaran diperlukan saat kita menghadapi tantangan dan ujian saat menjala manusia. | |||
| 2= Memiliki kasih | | 2= Memiliki kasih | ||
| p2= Kasih dan kepedulian dua hal yang tidak bisa dipisahkan, bagaimana kita bisa menjangkau jiwa-jiwa jika wanita Allah tidak memiliki kasih dan kepedulian. Karena kasih lah, maka wanita Allah rindu orang yang kita jumpai dapat di selamatkan dan mengenal Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat secara pribadi. Namun ada banyak penghalang sehingga kasih itu tidak bisa di wujudkan. Salah satu bagian yang sangat penting adalah ketika kita tidak mau mengampuni dan memiliki kebencian. Ini adalah penghalang terbesar yang harus disingkirkan,kasih dan kepedulian tidak akan bisa terjadi ketika kita diliputi oleh kebencian dan sulit mengampuni. Wanita Allah apakah masih ada kebencian dalam diri kita, sehingga kita sulit mengampuni orang yang bersalah kepada kita? Sharing-kan. | | p2= Kasih dan kepedulian dua hal yang tidak bisa dipisahkan, bagaimana kita bisa menjangkau jiwa-jiwa jika wanita Allah tidak memiliki kasih dan kepedulian. Karena kasih lah, maka wanita Allah rindu orang yang kita jumpai dapat di selamatkan dan mengenal Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat secara pribadi. Namun ada banyak penghalang sehingga kasih itu tidak bisa di wujudkan. Salah satu bagian yang sangat penting adalah ketika kita tidak mau mengampuni dan memiliki kebencian. Ini adalah penghalang terbesar yang harus disingkirkan,kasih dan kepedulian tidak akan bisa terjadi ketika kita diliputi oleh kebencian dan sulit mengampuni. | ||
Wanita Allah, apakah masih ada kebencian dalam diri kita, sehingga kita sulit mengampuni orang yang bersalah kepada kita? Sharing-kan. | |||
| 3= Memiliki ketekunan | | 3= Memiliki ketekunan | ||
| p3= Menjadi penjala membutuhkan ketekunan, seringkali ada hal–hal yang membuat seorang penjala atau nelayan ingin meninggalkan pekerjaannya, semua itu di sebab kan karena bosan dan jenuh akibat apa yang mereka lakukan tidak membuahkan hasil. Namun hal yang luar biasa terjadi kepada murid Yesus, ketika mereka sudah lama di lautan dan tidak mendapatkan ikan satu pun, lalu muncullah Yesus dan meminta murid–murid-Nya menebarkan jala ke sebelah kanan, dan hasilnya, mereka mendapatkan ikan. Taat, tekun, dan sabar adalah kunci untuk memenangkan jiwa. | | p3= Menjadi penjala membutuhkan ketekunan, seringkali ada hal–hal yang membuat seorang penjala atau nelayan ingin meninggalkan pekerjaannya, semua itu di sebab kan karena bosan dan jenuh akibat apa yang mereka lakukan tidak membuahkan hasil. Namun hal yang luar biasa terjadi kepada murid Yesus, ketika mereka sudah lama di lautan dan tidak mendapatkan ikan satu pun, lalu muncullah Yesus dan meminta murid–murid-Nya menebarkan jala ke sebelah kanan, dan hasilnya, mereka mendapatkan ikan. | ||
Taat, tekun, dan sabar adalah kunci untuk memenangkan jiwa. | |||
}} | }} | ||
| Baris 50: | Baris 56: | ||
* 03 Mar: Materi COOL | * 03 Mar: Materi COOL | ||
* 10 Mar: Materi COOL | * 10 Mar: Materi COOL | ||
* 17 dan 24 Mar: Libur | |||
* 31 Mar: Menara Doa Wanita | * 31 Mar: Menara Doa Wanita | ||
Revisi terkini sejak 4 Juni 2026 08.16
| Materi COOL Wanita | |
|---|---|
| Tanggal | Selasa, 10 Maret 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
| |
Menjala manusia bukan lah sebuah pilihan namun ini adalah kewajiban bagi kita yang sudah mengecap kebaikan Tuhan melalui karya keselamatan di kayu salib. Menjala manusia adalah pekerjaan yang serius.
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Pendahuluan
Wanita Allah, Ketika Tuhan Yesus berjalan menyusuri tepian pantai danau Galilea, dan mengawali pelayanan-Nya dengan mengambil dan memilih murid-murid-Nya untuk pertama kali. Dua murid pertama yang dijumpai dan dipilih serta diajak Yesus menjadi murid itu adalah Simon Petrus dan Andreas, saudaranya.
Ketika melihat mereka, Yesus langsung mengajak mereka untuk menjadi murid-Nya. Yesus melihat mereka sedang menjala ikan sebab pekerjaan mereka memang sebagai penjala ikan di danau Galilea. Ikan ini adalah gambaran dari orang–orang yang akan kita jangkau.
Wanita Allah, menjala Manusia bukan lah sebuah pilihan namun ini adalah kewajiban bagi kita yang sudah mengecap kebaikan Tuhan melalui karya keselamatan di kayu salib. Menjala manusia adalah pekerjaan yang serius.
Isi
Hal apa saja yang diperlukan agar kita bisa menjadi penjala manusia?
- Harus memiliki kesabaran
- Memiliki kasih
- Memiliki ketekunan
Menjadi penjala atau nelayan bukanlah pekerjaan yang mudah, kita bisa membayangkan bagaimana mereka berjam–jam bahkan berhari–hari di tengah lautan dengan berharap dapat mendapatkan ikan dengan jumlah yang banyak. Apa yang diharapkan tidaklah seindah yang dibayangkan. Kadang mereka saat pulang tidak membawa hasil tangkapan, hal ini pun mungkin dialami oleh murid–murid kristus. Akan tetapi ada satu hal yang bisa kita teladani dari para murid, bagaimana mereka memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi ombak dan laut yang ganas mungkin sekalipun tangkapan yang dirindukan tidak mereka dapatkan.
Wanita Allah, kesabaran diperlukan saat kita menghadapi tantangan dan ujian saat menjala manusia.Kasih dan kepedulian dua hal yang tidak bisa dipisahkan, bagaimana kita bisa menjangkau jiwa-jiwa jika wanita Allah tidak memiliki kasih dan kepedulian. Karena kasih lah, maka wanita Allah rindu orang yang kita jumpai dapat di selamatkan dan mengenal Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat secara pribadi. Namun ada banyak penghalang sehingga kasih itu tidak bisa di wujudkan. Salah satu bagian yang sangat penting adalah ketika kita tidak mau mengampuni dan memiliki kebencian. Ini adalah penghalang terbesar yang harus disingkirkan,kasih dan kepedulian tidak akan bisa terjadi ketika kita diliputi oleh kebencian dan sulit mengampuni.
Wanita Allah, apakah masih ada kebencian dalam diri kita, sehingga kita sulit mengampuni orang yang bersalah kepada kita? Sharing-kan.Menjadi penjala membutuhkan ketekunan, seringkali ada hal–hal yang membuat seorang penjala atau nelayan ingin meninggalkan pekerjaannya, semua itu di sebab kan karena bosan dan jenuh akibat apa yang mereka lakukan tidak membuahkan hasil. Namun hal yang luar biasa terjadi kepada murid Yesus, ketika mereka sudah lama di lautan dan tidak mendapatkan ikan satu pun, lalu muncullah Yesus dan meminta murid–murid-Nya menebarkan jala ke sebelah kanan, dan hasilnya, mereka mendapatkan ikan.
Taat, tekun, dan sabar adalah kunci untuk memenangkan jiwa.Kesimpulan
Wanita Allah, sekali lagi menjadi penjala bukan sampingan namun ini suatu pekerjaan yang luar biasa. Iblis sangat takut ketika para Wanita Allah sering membagikan iman kepada banyak orang, karena akan ada banyak jiwa–jiwa yang diselamatkan.
Jadwal
- 03 Mar: Materi COOL
- 10 Mar: Materi COOL
- 17 dan 24 Mar: Libur
- 31 Mar: Menara Doa Wanita