Article: 20260329/IN: Perbedaan antara revisi
Dari GBI Danau Bogor Raya
baru |
kTidak ada ringkasan suntingan |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 15: | Baris 15: | ||
| summary= Iman sejati bertumbuh ketika kita belajar melepaskan kendali dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Saat kita bersandar kepada-Nya, hidup kita dipimpin dan diarahkan dengan pasti. Tuhan setia menggenapi setiap janji-Nya bagi orang yang percaya. | | summary= Iman sejati bertumbuh ketika kita belajar melepaskan kendali dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Saat kita bersandar kepada-Nya, hidup kita dipimpin dan diarahkan dengan pasti. Tuhan setia menggenapi setiap janji-Nya bagi orang yang percaya. | ||
| shortsummary= Iman sejati bertumbuh ketika kita belajar melepaskan kendali dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan. | | shortsummary= Iman sejati bertumbuh ketika kita belajar melepaskan kendali dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan. | ||
| kat= | | kat=yes | ||
}} | }} | ||
{{blockquote/Ayat | {{blockquote/Ayat | ||
| Baris 36: | Baris 36: | ||
Mari kita menjalani hidup dengan '''sudut pandang kekekalan''', sehingga setiap musim kehidupan kita jalani dengan '''iman yang teguh''', menantikan penggenapan janji Tuhan. | Mari kita menjalani hidup dengan '''sudut pandang kekekalan''', sehingga setiap musim kehidupan kita jalani dengan '''iman yang teguh''', menantikan penggenapan janji Tuhan. | ||
:'''''Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia.''''' | :'''''Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia.''''' ({{sabdaweb2v|Mazmur 37:3}}) | ||
({{sabdaweb2v|Mazmur 37:3}}) | |||
:'''''Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.''''' | :'''''Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.''''' ({{sabdaweb2v|Yesaya 26:4}}) | ||
({{sabdaweb2v|Yesaya 26:4}}) | |||
Revisi terkini sejak 24 Maret 2026 14.08
![]() | |
| Inspirational | |
| Tanggal | 29 Maret 2026 |
| Oleh | Pdp Johan Susanto |
| Baca juga | |
| |
Iman sejati bertumbuh ketika kita belajar melepaskan kendali dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Saat kita bersandar kepada-Nya, hidup kita dipimpin dan diarahkan dengan pasti. Tuhan setia menggenapi setiap janji-Nya bagi orang yang percaya.
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Kadang dalam hidup, kita ingin tetap memegang kendali, padahal Tuhan meminta kita untuk berserah sepenuhnya. Firman Tuhan mengajarkan bahwa iman sejati bertumbuh ketika kita melepaskan pegangan lama dan menggantinya dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan.
Saat kita percaya sepenuhnya kepada Tuhan:
- Tuhan memimpin langkah kita.
Kita tidak berjalan sendiri, karena Tuhan mengarahkan hidup kita. - Kita hidup dalam kebahagiaan sejati.
Percaya kepada Tuhan membawa keselamatan dan damai. - Tuhan setia menepati janji-Nya.
Semua jalan-Nya adalah kasih setia dan kebenaran.
Mari kita menjalani hidup dengan sudut pandang kekekalan, sehingga setiap musim kehidupan kita jalani dengan iman yang teguh, menantikan penggenapan janji Tuhan.
- Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia. (Mazmur 37:3)
- Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal. (Yesaya 26:4)
