Pernikahan: Perbedaan antara revisi
Dari GBI Danau Bogor Raya
kTidak ada ringkasan suntingan |
k Penggantian teks - "==Referensi==↵{{reflist}}↵" menjadi "{{reflist2}}" |
||
| (24 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{unified info | templatetype=service | pagename=Pernikahan | title=Pernikahan | date= 2010-01-05}} | |||
<!--{{FloatImage | <!--{{FloatImage | ||
| filename= Foto pernikahan-20091010.jpg | | filename= Foto pernikahan-20091010.jpg | ||
| Baris 4: | Baris 5: | ||
}} | }} | ||
-->{{BootstrapCarousel | addclass=mb-3 float- | -->{{BootstrapCarousel | addclass=mb-3 float-end col-md-6 p-0 mt-0 me-0 ms-md-4 mb-md-4 | ||
| carouselid= myCarousel | | carouselid= myCarousel | ||
| slidecount= 3 | | slidecount= 3 | ||
| Baris 17: | Baris 18: | ||
==Pandangan Alkitab== | ==Pandangan Alkitab== | ||
<div class=" | <div class="ms-2"> | ||
* Perkawinan atau pernikahan adalah antara satu laki-laki dengan satu perempuan ('''''{{sabdaweb|Kejadian 2:18-25}}'''''). | * Perkawinan atau pernikahan adalah antara satu laki-laki dengan satu perempuan ('''''{{sabdaweb|Kejadian 2:18-25}}'''''). | ||
* Perkawinan Kristen adalah monogami. Kekristenan tidak membenarkan poligami ('''''{{sabdaweb|1 Korintus 7:2; 1 Tesalonika 4:2-5}}'''''). | * Perkawinan Kristen adalah monogami. Kekristenan tidak membenarkan poligami ('''''{{sabdaweb|1 Korintus 7:2; 1 Tesalonika 4:2-5}}'''''). | ||
| Baris 26: | Baris 27: | ||
{{FloatLogo | filename=Rings.png}} | {{FloatLogo | filename=Rings.png}} | ||
[[GBI Jalan Jendral Gatot Subroto]] mengenalkan 7 pilar pernikahan:<ref>[[Jaliaman Sinaga]], Tujuh Pilar Pernikahan (Jakarta: Divisi Pengajaran GBI Jln. Gatot Subroto Jakarta, 2004), hlm. 13-14</ref> | [[GBI Jalan Jendral Gatot Subroto]] mengenalkan 7 pilar pernikahan:<ref>[[Jaliaman Sinaga]], Tujuh Pilar Pernikahan (Jakarta: Divisi Pengajaran GBI Jln. Gatot Subroto Jakarta, 2004), hlm. 13-14</ref> | ||
<div class=" | <div class="ms-4 ms-md-4"> | ||
;Pilar Pertama: Pernikahan yang Allah tetapkan adalah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan; di mana jenis kelamin laki-laki dan perempuan itu tetap sejak lahir. | ;Pilar Pertama: Pernikahan yang Allah tetapkan adalah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan; di mana jenis kelamin laki-laki dan perempuan itu tetap sejak lahir. | ||
;Pilar Kedua: Allah menciptakan laki-laki dan perempuan, dengan hakikat ataupun dengan eksistensi yang sama. | ;Pilar Kedua: Allah menciptakan laki-laki dan perempuan, dengan hakikat ataupun dengan eksistensi yang sama. | ||
| Baris 36: | Baris 37: | ||
</div> | </div> | ||
==Syarat pemberkatan pernikahan== | {{BootstrapAccordion2Collapse | ||
<div class=" | | id= syarat | ||
| addclass= mb-3 | |||
| titleclass= border-bottom border-secondary-subtle | |||
| title= Persiapan: Syarat pemberkatan pernikahan | |||
| body= | |||
{{ResponsiveImage | filename= Flyer Informasi Syarat Pernikahan (Update 20 Sep 2024).jpg | class= mb-3}} | |||
<div class="ms-4"> | |||
Berikut adalah syarat-syarat yang perlu dipersiapkan '''6 bulan''' sebelum tanggal pemberkatan dilakukan: | Berikut adalah syarat-syarat yang perlu dipersiapkan '''6 bulan''' sebelum tanggal pemberkatan dilakukan: | ||
===Persyaratan pribadi=== | ===Persyaratan pribadi=== | ||
# Berusia dewasa, sesuai UU Perkawinan<ref name="uu1974">[[Wikipedia:s:id:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974|Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974]] di Wikisource bahasa Indonesia</ref><ref>[[Wikipedia:s:id:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019|Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 201]] di Wikisource bahasa Indonesia </ref> | # Berusia dewasa, sesuai UU Perkawinan<ref name="uu1974">[[Wikipedia:s:id:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974|Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974]] di Wikisource bahasa Indonesia</ref><ref>[[Wikipedia:s:id:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019|Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 201]] di Wikisource bahasa Indonesia </ref> | ||
# Harus berjemaat | # Harus berjemaat minimal 1 (satu) tahun di [[GBI Rayon 7|GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya]], yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Jemaat (KTJ). | ||
# Tidak menetapkan tanggal sebelum menghubungi Gembala Jemaat setempat dan Kantor Gereja bagian Pernikahan. | |||
===Persyaratan administratif=== | ===Persyaratan administratif=== | ||
| Baris 52: | Baris 60: | ||
## Surat Persetujuan untuk menikah dari orang tua, atau wali (apabila orang tua meninggal/berhalangan) | ## Surat Persetujuan untuk menikah dari orang tua, atau wali (apabila orang tua meninggal/berhalangan) | ||
# Data keanggotaan gereja dan kerohanian: | # Data keanggotaan gereja dan kerohanian: | ||
## Fotokopi Kartu Tanda Jemaat (KTJ) GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya | ## Fotokopi Kartu Tanda Jemaat (KTJ) GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya (sisi depan dan belakang untuk kartu fisik) | ||
## Fotokopi Akte Baptis Selam | ## Fotokopi Akte Baptis Selam | ||
# Formulir syarat catatan sipil/negara: | # Formulir syarat catatan sipil/negara: | ||
| Baris 80: | Baris 88: | ||
Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi Kantor Gereja di [[Hotline|Hotline Gereja]]. | Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi Kantor Gereja di [[Hotline|Hotline Gereja]]. | ||
</div> | </div> | ||
}} | |||
== Pemberkatan nikah | {{BootstrapAccordion2Collapse | ||
<div class=" | | id= harih | ||
| addclass= mb-3 | |||
| titleclass= border-bottom border-secondary-subtle | |||
| title= Pemberkatan nikah (hari-H) | |||
| body= | |||
<div class="ms-4"> | |||
===Perlengkapan pemberkatan pernikahan=== | ===Perlengkapan pemberkatan pernikahan=== | ||
{{pmb1|Perlengkapan pemberkatan pernikahan yang disiapkan oleh | {{pmb1|Perlengkapan pemberkatan pernikahan yang perlu disiapkan oleh Bidang Pernikahan GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya:}} | ||
<div class=" | <div class="ms-2"> | ||
* Meja (berlutut) pemberkatan dan dekorasi bunga | * Meja (berlutut) pemberkatan dan dekorasi bunga | ||
* 1 pasang kursi mempelai | * 1 pasang kursi mempelai | ||
| Baris 106: | Baris 120: | ||
# Penyerahan persembahan sulung Mempelai | # Penyerahan persembahan sulung Mempelai | ||
# Doa Penutup | # Doa Penutup | ||
# Doa Berkat | |||
# Dokumentasi (foto mempelai) | # Dokumentasi (foto mempelai) | ||
<!--'''Rekomendasi:''' | <!--'''Rekomendasi:''' | ||
| Baris 113: | Baris 128: | ||
===Janji nikah=== | ===Janji nikah=== | ||
{{pmb0|Janji nikah wajib dihapalkan dan dihayati:}} | {{pmb0|Janji nikah wajib dihapalkan dan dihayati:}} | ||
<div class="container | <div class="container"> | ||
<div class="row"> | <div class="row gs-0 gx-x gy-3"> | ||
<div class="col-md | |||
<div class="col-12 col-md border border-primary rounded p-3"> | |||
====Janji calon suami==== | ====Janji calon suami==== | ||
Saya, ''[Nama Calon Suami]'', | Saya, ''[Nama Calon Suami]'', | ||
| Baris 122: | Baris 138: | ||
:saya menerima engkau, ''[Nama Calon Istri]'', sebagai isteri yang sah dan satu-satunya mulai saat ini dan seterusnya. | :saya menerima engkau, ''[Nama Calon Istri]'', sebagai isteri yang sah dan satu-satunya mulai saat ini dan seterusnya. | ||
Saya berjanji, | Saya berjanji, | ||
:akan bersungguh-sungguh mengasihi sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat-Nya dan seperti saya mengasihi tubuh saya sendiri. | :akan bersungguh-sungguh mengasihi sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat-Nya dan <br />seperti saya mengasihi tubuh saya sendiri. | ||
Saya berjanji, | Saya berjanji, | ||
:akan hidup kudus, bijaksana, setia, menghormati sebagai teman pewaris dari kasih karunia, dan selalu hidup dengan rukun dan damai dalam sepanjang hidup ini. | :akan hidup kudus, bijaksana, setia, <br />menghormati sebagai teman pewaris dari kasih karunia, dan <br />selalu hidup dengan rukun dan damai dalam sepanjang hidup ini. | ||
</div> | </div> | ||
<div class="col-md | |||
<div class="col-12 col-md border border-danger rounded p-3"> | |||
====Janji calon istri==== | ====Janji calon istri==== | ||
Saya, ''[Nama Calon Istri]'', | Saya, ''[Nama Calon Istri]'', | ||
| Baris 133: | Baris 150: | ||
:saya menerima engkau, ''[Nama Calon Suami]'', sebagai suami yang sah dan satu-satunya mulai saat ini dan seterusnya. | :saya menerima engkau, ''[Nama Calon Suami]'', sebagai suami yang sah dan satu-satunya mulai saat ini dan seterusnya. | ||
Saya berjanji, | Saya berjanji, | ||
:akan tunduk dalam segala sesuatu seperti kepada Tuhan, menghormati sebagai teman pewaris dari kasih karunia. | :akan tunduk dalam segala sesuatu seperti kepada Tuhan,<br />menghormati sebagai teman pewaris dari kasih karunia. | ||
Saya berjanji, | Saya berjanji, | ||
:akan hidup kudus, menjadi penolong yang setia dan selalu menaruh harap kepada Tuhan, dan selalu hidup dengan rukun dan damai dalam sepanjang hidup ini. | :akan hidup kudus,<br /> menjadi penolong yang setia dan <br />selalu menaruh harap kepada Tuhan, dan <br />selalu hidup dengan rukun dan damai dalam sepanjang hidup ini. | ||
</div> | </div> | ||
</div> | </div> | ||
</div> | </div> | ||
</div> | </div> | ||
</div>}} | |||
<!-- | <!-- | ||
==Panduan ibadah pernikahan sesuai protokol COVID-19== | ==Panduan ibadah pernikahan sesuai protokol COVID-19== | ||
| Baris 157: | Baris 174: | ||
# Saat sesi foto tetap harus menjaga jarak (misalnya dengan posisi zigzag) dan masker dapat dibuka sesaat pada waktu difoto. | # Saat sesi foto tetap harus menjaga jarak (misalnya dengan posisi zigzag) dan masker dapat dibuka sesaat pada waktu difoto. | ||
--> | --> | ||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
* [[Pernikahan/Sikap teologis GBI|Sikap Teologis GBI mengenai Pernikahan]] | * [[Pernikahan/Sikap teologis GBI|Sikap Teologis GBI mengenai Pernikahan]] | ||
* [[Peneguhan nikah]] | * [[Peneguhan nikah]] | ||
* [[Warta/Pernikahan|Warta Pernikahan]] | |||
{{reflist2}} | |||
{{ | |||
[[Kategori:Pernikahan]] | [[Kategori:Pernikahan]] | ||
Revisi terkini sejak 15 Juli 2026 10.10
Pernikahan
Pernikahan atau perkawinan adalah lembaga yang diciptakan dan merupakan inisiatif Allah sendiri. Allah berinisiatif menjodohkan Adam dan Hawa, dan mengikatkan keduanya dalam sebuah ikatan pernikahan yang kudus (Kejadian 2:21-25).
Pernikahan, menurut Undang-Undang Republik Indonesia tahun 1974, adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Mahaesa.[1]
Pandangan Alkitab
- Perkawinan atau pernikahan adalah antara satu laki-laki dengan satu perempuan (Kejadian 2:18-25).
- Perkawinan Kristen adalah monogami. Kekristenan tidak membenarkan poligami (1 Korintus 7:2; 1 Tesalonika 4:2-5).
- Ikatan perkawinan adalah ikatan yang telah dipersatukan oleh Allah, oleh sebab itu tidak dikenal adanya kata cerai sebab Allah membenci perceraian (Matius 19:6; Markus 10:9; 1 Korintus 7:10-11).
7 pilar pernikahan
GBI Jalan Jendral Gatot Subroto mengenalkan 7 pilar pernikahan:[2]
- Pilar Pertama
- Pernikahan yang Allah tetapkan adalah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan; di mana jenis kelamin laki-laki dan perempuan itu tetap sejak lahir.
- Pilar Kedua
- Allah menciptakan laki-laki dan perempuan, dengan hakikat ataupun dengan eksistensi yang sama.
- Pilar Ketiga
- Keintiman seksual hanya boleh ada dalam pernikahan yang sah.
- Pilar Keempat
- Pernikahan itu bersifat kekal selama hidup, yang tidak dapat dibatalkan oleh pihak mana pun juga.
- Pilar Kelima
- Suami-istri harus sama-sama mengasihi Tuhan Yesus.
- Pilar Keenam
- Pernikahan yang Allah tetapkan ialah pernikahan seorang perempuan dengan seorang laki-laki.
- Pilar Ketujuh
- Harus pemberkatan lebih dahulu baru hidup sebagai suami-istri.

