Berdoa bagi kepenuhan Roh Kudus (1)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
AyoSaatTeduh fitted.png

Berdoa bagi kepenuhan Roh Kudus (1)

Saat Teduh
Tanggal Jumat, 8 Maret 2019
Sebelumnya Kamis, 07 Maret 2019
Selanjutnya Sabtu, 09 Maret 2019

Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. (Efesus 3:16-19)

Untuk mereka yang bertanya-tanya bagaimana caranya dipenuhi oleh Roh Kudus, doa dalam Efesus pasal 3 memberikan petunjuk yang sangat baik. Ayat ini sangat sesuai dengan tema renungan kita hari ini, bagian akhir dari ayat 19 menyatakan tujuan dari doa tersebut: “supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah."

Doa tersebut dibuka dengan kasih karunia: “supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya." Kasih karunia adalah mengenai Allah yang bekerja, memberikan berkat kepada kita yang sebenarnya tidak layak untuk menerimanya. Berkat-berkat tersebut adalah bagian dari kekayaan rohani-Nya yang mulia. Pada saat Roh Kudus bekerja, Ia mencurahkan kasih karunia Allah.

Doa ini memohon agar Roh Kudus bekerja di dalam hati kita “menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu." Sebagai catatan, permohonan ini adalah untuk mereka yang sudah memiliki Roh Kudus di dalam hati mereka agar menerima kekuatan dan peneguhan dalam hati mereka.

Hasil yang diinginkan adalah “sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu." Tentunya Yesus sudah tinggal di dalam hati setiap orang percaya, namun permohonan doa ini adalah agar Ia Yesus tidak saja tinggal tetapi menjadi tuan rumah dan mengendalikan hidup kita. Untuk dapat membiarkan Yesus memerintah hati kita diperlukan kuasa Roh Kudus untuk menghancurkan ikatan rohani yang masih ada seperti ketakutan, cobaan, mementingkan diri sendiri dan apatisme. Kita memerlukan kuasa Roh Kudus supaya kita dapat tetap tinggal dalam Firman Tuhan, untuk tetap berdoa dengan tidak jemu-jemu, untuk menyembah Dia setiap hari dan untuk bersekutu senantiasa.

Lalu, saat Yesus mengubah batin kita, Ia ingin agar setiap aspek hidup kita ada dalam kasih Allah: “Dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih." Ia menghendaki agar kita mengalami kasih-Nya, yang melampaui sekedar pengetahuan saja. “Supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan." Proses oleh Roh Kudus ini selalu membawa kita kepada kepenuhan rohani: “Supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah."

Doa

Allah Bapa di Sorga, dengan rendah hati aku menyerukan kepada Engkau setiap kata dalam doa ini. Aku sungguh-sungguh ingin hidup dalam setiap pernyataan doa ini, oleh kuasa Roh Kudus-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.