Ayo Baca Alkitab/05/10

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Jumat, 10 Mei 2019

Mazmur-Mazmur Daud (Mazmur 35-38)

(Mazmur 35, 36, 37, 38)


Mazmur 35

Doa minta tolong terhadap musuh

Dari Daud.

Berbantahlah, TUHAN, melawan orang yang berbantah dengan aku,
berperanglah melawan orang yang berperang melawan aku!

Peganglah perisai dan utar-utar,
bangunlah menolong aku,

cabutlah tombak dan kapak menghadapi orang-orang yang mengejar aku;
katakanlah kepada jiwaku: "Akulah keselamatanmu!"

Biarlah mendapat malu dan kena noda, orang-orang yang ingin mencabut nyawaku;
biarlah mundur dan tersipu-sipu orang-orang yang merancang kecelakaanku!

Biarlah mereka seperti sekam dibawa angin,
didorong Malaikat TUHAN;

biarlah jalan mereka gelap dan licin,
dan Malaikat TUHAN mengejar mereka!

Karena tanpa alasan mereka memasang jaring terhadap aku,
tanpa alasan mereka menggali pelubang untuk nyawaku.

Biarlah kebinasaan mendatangi dia dengan tidak disangka-sangka,
jerat yang dipasangnya,
biarlah menangkap dia sendiri,
biarlah ia jatuh dan musnah!


Tetapi aku bersorak-sorak karena TUHAN,
aku girang karena keselamatan dari pada-Nya;

segala tulangku berkata: "Ya, TUHAN, siapakah yang seperti Engkau,
yang melepaskan orang sengsara dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya,
orang sengsara dan miskin dari tangan orang yang merampasi dia?"


Saksi-saksi yang gemar kekerasan bangkit berdiri,
apa yang tidak kuketahui,
itulah yang mereka tuntut dari padaku.

Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan;
perasaan bulus mencekam aku.

Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung;
aku menyiksa diriku dengan berpuasa,
dan doaku kembali timbul dalam dadaku,

seolah-olah temanku atau saudarakulah yang sakit,
demikianlah aku berlaku;

seperti orang yang berkeluh kesah karena kematian ibu,
demikianlah aku tunduk dengan pakaian kabung.

Tetapi ketika aku tersandung jatuh, bersukacitalah mereka dan berkerumun,
berkerumun melawan aku;
orang-orang asing yang tidak kukenal menista aku dengan tidak henti-hentinya;

dengan fasik mereka mengolok-olok terus,
menggertakkan giginya terhadap aku.


Sampai berapa lama, Tuhan, Engkau memandangi saja?
Selamatkanlah jiwaku dari perusakan mereka,
nyawaku dari singa-singa muda!

Aku mau menyanyikan syukur kepada-Mu dalam jemaah yang besar,
di tengah-tengah rakyat yang banyak aku mau memuji-muji Engkau.

Janganlah sekali-kali bersukacita atas aku
orang-orang yang memusuhi aku tanpa sebab,
atau mengedip-ngedipkan mata
orang-orang yang membenci aku tanpa alasan.

Karena mereka tidak membicarakan damai,
dan terhadap orang-orang yang rukun di negeri mereka merancangkan penipuan,

mereka membuka mulutnya lebar-lebar terhadap aku dan berkata:
"Syukur, syukur, mata kami telah melihatnya!"

Engkau telah melihatnya, TUHAN, janganlah berdiam diri,
ya Tuhan, janganlah jauh dari padaku!

Terjagalah dan bangunlah membela hakku,
membela perkaraku, ya Allahku dan Tuhanku!

Hakimilah aku sesuai dengan keadilan-Mu,
ya TUHAN Allahku, supaya mereka jangan bersukacita atasku!

Janganlah mereka berkata dalam hatinya: "Syukur, itulah keinginan kami!" Dan janganlah mereka berkata: "Kami telah menelannya!"

Biarlah bersama-sama mendapat malu dan tersipu-sipu
orang-orang yang bersukacita atas kemalanganku;
biarlah berpakaian malu dan noda
orang-orang yang membesarkan dirinya terhadap aku!


Biarlah bersorak-sorai dan bersukacita
orang-orang yang ingin melihat aku dibenarkan!
Biarlah mereka tetap berkata: "TUHAN itu besar,
Dia menginginkan keselamatan hamba-Nya!"

Dan lidahku akan menyebut-nyebut keadilan-Mu,
memuji-muji Engkau sepanjang hari.


Mazmur 36

Kefasikan orang berdosa dan kasih setia Allah

Untuk pemimpin biduan. Dari hamba TUHAN, dari Daud.

Dosa bertutur di lubuk hati orang fasik;
rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu,

sebab ia membujuk dirinya,
sampai orang mendapati kesalahannya dan membencinya.

Perkataan dari mulutnya ialah kejahatan dan tipu daya,
ia berhenti berlaku bijaksana dan berbuat baik.

Kejahatan dirancangkannya di tempat tidurnya,
ia menempatkan dirinya di jalan yang tidak baik;
apa yang jahat tidak ditolaknya.


Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit,
setia-Mu sampai ke awan.

Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah,
hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat.
Manusia dan hewan Kauselamatkan, ya TUHAN.

Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah!
Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.

Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu;
Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu.

Sebab pada-Mu ada sumber hayat,
di dalam terang-Mu kami melihat terang.

Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau,
dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!

Janganlah kiranya kaki orang-orang congkak menginjak aku,
dan tangan orang fasik mengusir aku.

Lihat, orang-orang yang melakukan kejahatan itu jatuh;
mereka dibanting dan tidak dapat bangun lagi.


Mazmur 37

Kebahagiaan orang fasik semu

Dari Daud.

Jangan marah karena orang yang berbuat jahat,
jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang;

sebab mereka segera lisut seperti rumput
dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau.

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik,
diamlah di negeri dan berlakulah setia,

dan bergembiralah karena TUHAN;
maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN
dan percayalah kepada-Nya,
dan Ia akan bertindak;

Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang,
dan hakmu seperti siang.

Berdiam dirilah di hadapan TUHAN
dan nantikanlah Dia;

jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya,
karena orang yang melakukan tipu daya.

Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu,
jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.

Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan,
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mewarisi negeri.

Karena sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik;
jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi.

Tetapi orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri
dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah.

Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar
dan menggertakkan giginya terhadap dia;

Tuhan menertawakan orang fasik itu,
sebab Ia melihat bahwa harinya sudah dekat.

Orang-orang fasik menghunus pedang dan melentur busur mereka
untuk merobohkan orang-orang sengsara dan orang-orang miskin,
untuk membunuh orang-orang yang hidup jujur;

tetapi pedang mereka akan menikam dada mereka sendiri,
dan busur mereka akan dipatahkan.

Lebih baik yang sedikit pada orang benar
dari pada yang berlimpah-limpah pada orang fasik;

sebab lengan orang-orang fasik dipatahkan,
tetapi TUHAN menopang orang-orang benar.

TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh,
dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya;

mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan,
dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan.

Sesungguhnya, orang-orang fasik akan binasa;
musuh TUHAN seperti keindahan padang rumput:
mereka habis lenyap, habis lenyap bagaikan asap.


Orang fasik meminjam dan tidak membayar kembali,
tetapi orang benar adalah pengasih dan pemurah.

Sesungguhnya, orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi negeri,
tetapi orang-orang yang dikutuki-Nya akan dilenyapkan.

TUHAN menetapkan langkah-langkah orang
yang hidupnya berkenan kepada-Nya;

apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak,
sebab TUHAN menopang tangannya.

Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua,
tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan,
atau anak cucunya meminta-minta roti;

tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman,
dan anak cucunya menjadi berkat.


Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik,
maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya;

sebab TUHAN mencintai hukum,
dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya.

Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara,
tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.

Orang-orang benar akan mewarisi negeri
dan tinggal di sana senantiasa.


Mulut orang benar mengucapkan hikmat,
dan lidahnya mengatakan hukum;

Taurat Allahnya ada di dalam hatinya,
langkah-langkahnya tidak goyah.

Orang fasik mengintai orang benar
dan berikhtiar membunuhnya;

TUHAN tidak menyerahkan orang benar itu ke dalam tangannya,
Ia tidak membiarkannya dinyatakan fasik pada waktu diadili.


Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya,
maka Ia akan mengangkat engkau untuk mewarisi negeri,
dan engkau akan melihat orang-orang fasik dilenyapkan.

Aku melihat seorang fasik yang gagah sombong,
yang tumbuh mekar seperti pohon aras Libanon;

ketika aku lewat, lenyaplah ia,
aku mencarinya, tetapi tidak ditemui.

Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur,
sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;

tetapi pendurhaka-pendurhaka akan dibinasakan bersama-sama,
dan masa depan orang-orang fasik akan dilenyapkan.

Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN;
Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;

TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka,
Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik
dan menyelamatkan mereka,
sebab mereka berlindung pada-Nya.


Mazmur 38

Doa pada waktu sakit

Mazmur Daud pada waktu mempersembahkan korban peringatan.

TUHAN, janganlah menghukum aku dalam geram-Mu,
dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan murka-Mu;

sebab anak panah-Mu menembus aku,
tangan-Mu telah turun menimpa aku.

Tidak ada yang sehat pada dagingku oleh karena amarah-Mu,
tidak ada yang selamat pada tulang-tulangku oleh karena dosaku;

sebab kesalahanku telah menimpa kepalaku;
semuanya seperti beban berat yang menjadi terlalu berat bagiku.

Luka-lukaku berbau busuk,
bernanah oleh karena kebodohanku;

aku terbungkuk-bungkuk, sangat tertunduk;
sepanjang hari aku berjalan dengan dukacita.

Sebab pinggangku penuh radang,
tidak ada yang sehat pada dagingku;

aku kehabisan tenaga dan remuk redam,
aku merintih karena degap-degup jantungku.

Tuhan, Engkau mengetahui segala keinginanku,
dan keluhkupun tidak tersembunyi bagi-Mu;

jantungku berdebar-debar, kekuatanku hilang,
dan cahaya matakupun lenyap dari padaku.

Sahabat-sahabatku dan teman-temanku menyisih karena penyakitku,
dan sanak saudaraku menjauh.

Orang-orang yang ingin mencabut nyawaku memasang jerat,
orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku,
memikirkan kehancuran dan merancangkan tipu daya sepanjang hari.


Tetapi aku ini seperti orang tuli, aku tidak mendengar,
seperti orang bisu yang tidak membuka mulutnya;

ya, aku ini seperti orang yang tidak mendengar,
yang tak ada bantahan dalam mulutnya.

Sebab kepada-Mu, ya TUHAN, aku berharap;
Engkaulah yang akan menjawab, ya Tuhan, Allahku.

Pikirku: "Asal mereka jangan beria-ria karena aku,
jangan membesarkan diri terhadap aku apabila kakiku goyah!"

Sebab aku mulai jatuh karena tersandung,
dan aku selalu dirundung kesakitan;

ya, aku mengaku kesalahanku,
aku cemas karena dosaku.

Orang-orang yang memusuhi aku besar jumlahnya,
banyaklah orang-orang yang membenci aku tanpa sebab;

mereka membalas yang jahat kepadaku ganti yang baik,
mereka memusuhi aku, karena aku mengejar yang baik.

Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN,
Allahku, janganlah jauh dari padaku!

Segeralah menolong aku,
ya Tuhan, keselamatanku!