Yesus telah membuka jalan bagi kita

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Melalui darah dan karya penebusan-Nya, Yesus telah membuka jalan bagi kita untuk datang kepada Allah dengan penuh keberanian. Keselamatan dan penerimaan kita di hadapan Allah bukan berdasarkan kelayakan atau perbuatan kita, melainkan karena karya Kristus yang sempurna. Karena itu, marilah kita berpegang teguh pada iman dan menjalani hidup yang kudus, setia, dan penuh kasih sebagai ungkapan syukur kepada-Nya.

Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman.

— 2 Petrus 2:9

Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus. Karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri.

— Ibrani 10:19-20

Melalui karya penebusan Kristus, kita telah dikuduskan dan diperdamaikan dengan Allah. Oleh darah Yesus, kita sekarang mendapat hak istimewa untuk menghampiri Allah dengan penuh keberanian.

Firman Tuhan pagi ini mengingatkan kita bahwa Yesus telah membuka jalan bagi kita, yaitu jalan yang baru dan yang hidup melalui diri-Nya sendiri. Karena itu, dengan iman yang teguh kita dapat melangkah maju dalam pengharapan akan janji-janji Allah dan mengisi kehidupan ini dengan kasih Kristus.

Firman Tuhan pagi ini mengingatkan bahwa pencobaan yang Allah izinkan adalah pencobaan biasa. Allah selalu setia memberi kekuatan dan jalan keluar bagi kita. Karena itu, lawanlah pencobaan, maka kita akan menerima kemenangan.

Sebagai orang percaya, kita patut bersyukur karena:

  1. . Yesus telah menjadi Pengantara kita kepada Allah
  2. Dosa dahulu memisahkan manusia dari Allah. Namun melalui kematian dan darah-Nya, Yesus telah membuka jalan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya dapat datang kepada Allah.

    Jadi keberanian kita menghampiri Allah bukan karena kita layak atau karena perbuatan baik kita, melainkan karena karya Kristus yang sempurna.

    Yesus adalah Imam Besar kita. Melalui Dia, kita dapat datang kepada Bapa, menikmati persekutuan dengan-Nya, dan memiliki pengharapan akan kehidupan kekal bersama-Nya.
  3. Berpegang teguh pada pengakuan iman kita
  4. Karena Yesus telah membuka jalan bagi kita, marilah kita berpegang teguh pada pengharapan yang kita akui.

    Jangan mudah terombang-ambing oleh keadaan, tekanan, atau berbagai hal yang menggoncangkan iman. Dia yang berjanji adalah setia.

    Karena itu, kehidupan kita harus terus diarahkan kepada Kristus. Kita dipanggil untuk hidup dalam kekudusan, ketekunan dan kesetiaan, melawan dosa dan pencobaan, serta menghidupi kebenaran Firman Tuhan setiap hari.

Jika Yesus sudah membuka jalan bagi kita untuk datang kepada Allah, apakah yang dapat kita persembahkan kepada-Nya?

Bukan untuk membeli keselamatan, sebab keselamatan adalah anugerah. Namun sebagai ungkapan syukur atas kasih karunia-Nya, kita dapat mempersembahkan hidup yang dipenuhi kasih, ketaatan, dan perbuatan baik.

Itulah buah rohani yang lahir dari kehidupan yang telah disentuh oleh kasih Kristus.

Karena itu, marilah kita datang kepada Allah dengan hati yang tulus dan keyakinan iman yang teguh. Kita mempunyai Yesus Kristus, Imam Besar Yang Agung, yang telah membuka jalan bagi kita.

Dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah. Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. (Ibrani 10:21-22)

Tuhan Yesus memberkati kita semua.