Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Orang percaya memerlukan kekuatan dari Tuhan untuk tetap setia dalam segala keadaan, baik saat berkelimpahan maupun saat berkekurangan. Segala sesuatu yang kita mampu lakukan bukan berasal dari kekuatan diri sendiri, melainkan dari kasih karunia Tuhan. Karena itu, hiduplah dengan rendah hati, penuh ucapan syukur, dan tetap percaya pada pemeliharaan Tuhan.

Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Filipi 4:12-13

Kuasa dan kasih karunia Tuhan tersedia bagi setiap orang percaya, supaya kita dimampukan melakukan segala sesuatu yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita yang fana ini.

Dalam kehidupan ini, godaan saat kenyang dan berkelimpahan tidak kalah berat dibandingkan dengan godaan saat lapar dan berkekurangan. Karena itu, dari Firman Tuhan pagi ini, kita belajar untuk berkata: segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. Maka dalam hidup ini, kita memerlukan:

  1. Kekuatan dari Tuhan
  2. Kita memerlukan kekuatan dari Tuhan untuk melakukan kewajiban-kewajiban kita sebagai orang Kristen sejati. Kita juga memerlukan kekuatan-Nya untuk hidup dalam kebaikan, kesetiaan, kemurahan, dan kerendahan hati.

    Tuhan memberi kita kekuatan bukan hanya untuk bertahan dalam penderitaan, tetapi juga untuk tetap benar ketika hidup sedang baik. Ia mengajar kita mencukupkan diri dalam segala keadaan, baik dalam kelimpahan maupun dalam kekurangan.

    Karena itu, janganlah kita hanya bersandar pada kekuatan diri sendiri. Hanya di dalam Tuhan kita dimampukan untuk tetap setia, tetap bersyukur, dan tetap berjalan dalam kehendak-Nya.
  3. Jangan memegahkan diri
  4. Kita harus sadar bahwa kita ini manusia yang terbatas. Apa pun yang dapat kita lakukan, semua itu bukan karena kekuatan kita sendiri, melainkan karena kebaikan dan anugerah Tuhan.

    Karena itu, ketika kita ada dalam kelimpahan, janganlah kita menjadi sombong. Ketika kita ada dalam kekurangan, janganlah kita berhenti bersyukur. Apa pun keadaan kita saat ini, ingatlah bahwa tanpa anugerah Tuhan, kita hanyalah debu dan abu.

    Memang tidak mudah untuk tidak sombong ketika berkelimpahan dan tetap bersyukur ketika berkekurangan. Namun sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk memiliki hati yang rela memberi, penuh ucapan syukur, dan tetap percaya pada pemeliharaan Tuhan.

Dalam hidup dan pelayanan, kita harus bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Dialah sumber kekuatan rohani kita. Dialah yang memampukan kita menanggung segala perkara, menjalani setiap keadaan, dan tetap hidup bagi kemuliaan-Nya.

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin (Filipi 4:19-20)

Tuhan Yesus memberkati.

Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.

2 Korintus 12:9a