Tahun 2026 akan lebih baik dari tahun 2025

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Mengasihi Tuhan berarti hidup dalam ketaatan dan kesetiaan kepada-Nya. Dalam proses dan ketidakpastian, kasih kita kepada Tuhan diuji: apakah kita tetap mengandalkan Dia atau mencari sandaran lain. Ketika kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan, Tuhan akan memelihara dan mencukupkan hidup kita.

Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Ulangan 6:5

Firman Tuhan mengajarkan bahwa mengasihi Tuhan bukan hanya berbicara tentang perasaan, tetapi tentang ketaatan dan kesetiaan. Kita dipanggil untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan kita.

  1. Mengasihi Tuhan berbicara tentang ketaatan
  2. Sering kali ketika berbicara tentang keuntungan, berkat jasmani, atau berkat rohani, kita justru menomorduakan Tuhan. Saat bekerja, berbisnis, atau mengambil keputusan, kita bisa lupa bertanya kepada Tuhan. Padahal Firman Tuhan mengingatkan bahwa Tuhanlah yang memelihara dan mencukupkan hidup kita. Ketika proses datang dalam hidup kita, di situlah kasih kita kepada Tuhan diuji. Apakah kita tetap mengasihi Tuhan ketika keadaan tidak sesuai harapan? Apakah kita tetap taat ketika Tuhan membawa kita melewati proses yang tidak mudah? Bangsa Israel juga mengalami proses selama 40 tahun di padang gurun. Tuhan mengizinkan mereka melewati berbagai keadaan supaya mereka belajar bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari segala yang diucapkan Tuhan. Melalui proses itu, Tuhan mengajar mereka untuk lebih mengandalkan dan mengasihi Dia.

    Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu. Ulangan 8:10

    Tuhan berjanji bahwa ketika kita memilih untuk mengasihi dan menaati Dia, Tuhan akan memelihara hidup kita. Ia akan membawa kita masuk ke dalam rencana-Nya yang baik dan membuat kita memuji Dia karena kebaikan-Nya.
  3. Mengasihi Tuhan berbicara tentang kesetiaan
  4. Yesus tidak menyerah, walaupun jalan yang Ia tempuh penuh penderitaan. Ia tetap setia sampai garis akhir dan memperoleh kemenangan.

    Demikian juga kita dipanggil untuk bertekun dalam iman.

    Perjuangan iman bukan tanda kegagalan, tetapi bagian dari proses pertumbuhan menuju keserupaan dengan Kristus.

Ulangan 13:2-4 berbicara tentang peringatan Tuhan terhadap nabi palsu, pemimpi, atau tanda-tanda yang dapat menyesatkan umat Tuhan. Pada zaman bangsa Israel keluar dari Mesir, ada ahli-ahli sihir yang dapat meniru beberapa tanda yang dilakukan Musa. Namun tetap ada hal yang tidak dapat mereka tiru, karena kuasa Tuhan tidak dapat disamakan dengan kuasa mana pun. Hal ini juga relevan bagi kita hari-hari ini. Dalam masa ketidakpastian, banyak orang mulai mencari alternatif di luar Tuhan: prediksi, ramalan, orang-orang “pintar”, atau mengandalkan manusia dan kekuatan dunia. Ada yang berkata mengandalkan Tuhan, tetapi masih menambahkan mamon, kepintaran, atau kekuatan manusia sebagai sandaran utama. Padahal segala harta, kemampuan, kepintaran, dan kekuatan yang kita miliki semuanya bersumber dari Tuhan. Karena itu, dalam keadaan yang berat sekalipun, kita dipanggil untuk tetap setia mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan kita. Fokuslah hanya kepada kebenaran Firman Tuhan. Dengarkan suara Tuhan dan andalkan Dia sepenuhnya. Ketika kita tetap setia kepada Tuhan, Ia akan mencukupkan semua yang kita perlukan.

Maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu, Ulangan 11:14

Mengasihi Tuhan berarti tetap taat dan setia, bukan hanya ketika keadaan baik, tetapi juga ketika kita berada dalam proses, tekanan, dan ketidakpastian. Tuhan mencari hati yang sungguh-sungguh mengasihi Dia dan tetap percaya bahwa Ia adalah sumber segala sesuatu.

Amin.

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Matius 6:33