Saya pembawa kabar baik! (1)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Kita ingin memiliki gairah dan semangat untuk menuntaskan Amanat Agung agar dalam dekade ini semua orang mengalami perjumpaan yang otentik dengan Tuhan Yesus melalui kehadiran dan kuasa Roh Kudus.

Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!

Roma 10:15

Pendahuluan

Mungkin saja ada di antara kita yang kurang menyadari, dekade penuntasan Amanat Agung 2023-2033 yang dicanangkan bersama sudah berjalan selama 8 bulan (pada saat materi ini ditulis, kita sudah berada di bulan Agustus 2023). Tentunya kita tidak ingin menyia-nyiakan waktu dan membiarkan waktu berjalan begitu saja. Kita ingin memiliki gairah dan semangat untuk menuntaskan Amanat Agung agar dalam dekade ini semua orang mengalami perjumpaan yang otentik dengan Tuhan Yesus melalui kehadiran dan kuasa Roh Kudus. Itu sebabnya kita perlu memberitakan Injil.

Isi

Ayat bacaan kita pada kesempatan ini memberikan 4 (empat) hal penting yang harus kita renungkan dan aplikasikan dalam pelayanan kita, yakni:

  1. Keselamatan jiwa-jiwa hanya bisa dialami dalam Kristus Yesus
  2. Firman Tuhan dalam Roma 10:13 mengatakan:
    Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.
    Jika kita membaca ayat ini, mengingatkan kita akan ayat Alkitab yang sering disampaikan oleh Bapa Rohani kita, Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo dalam Yoel 2:32,
    Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas.
    Menarik sekali untuk kita ingat dengan baik, keselamatan jiwa-jiwa hanya dapat dialami dalam nama Kristus Yesus.
    maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati--bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.
    Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan--yaitu kamu sendiri--,namun ia telah menjadi batu penjuru.
    Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Kisah 4:10-12)

    Keselamatan kita bersifat eksklusif! Artinya keselamatan hanya diperoleh karena anugerah dalam iman kepada Kristus Yesus. Tidak ada hal lain yang membuat kita dapat diselamatkan, bahkan perbuatan baik dan saleh sekalipun.

  3. Pentingnya kita memberitakan Injil
  4. Roma 10:14,
    Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?
    Keselamatan yang eksklusif itu tidak akan sampai kepada mereka yang belum percaya jika mereka tidak mendengar Injil Yesus Kristus. Setiap orang perlu mendengar berita Injil. Dalam Roma 10:17, Rasul Paulus menyatakan
    Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."

    Karenanya Rasul Paulus menambahkan, "Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?" Pemberitaan Injil sangat penting untuk kita laksanakan. Ya, kita harus berdoa untuk mereka yang belum diselamatkan.

    Doa sebelum melaksanakan penginjilan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penginjilan itu sendiri, namun pemberitaan Injil memerlukan tindakan aktif dan sikap yang proaktif dari kita! Pemberitaan Injil adalah tugas semua orang percaya, dan sudah waktunya kita bergerak secara aktif di market place untuk jadi pembawa kabar baik.

Kesaksian

Sudahkah Anda menginjil melalui doa dan apa hasilnya?

Kesimpulan dan saling mendoakan

Banyak cara untuk melakukan penginjilan asal kita mau bergerak, pasti Tuhan akan pertemukan dengan jiwa-jiwa.

Jadwal

  • 01 Sep: Materi COOL
  • 08 Sep: Materi COOL
  • 15 Sep: Materi COOL
  • 22 Sep: Doa Keliling
  • 29 Sep: Evaluasi bahan sharing minggu pertama hingga ketiga