Perintah untuk memberitakan injil
![]() ![]() | |
| Inspirational | |
| Tanggal | 06 September 2026 |
| Oleh | Pdp Johan Susanto |
| Baca juga | |
| |
| |
Tuhan Yesus memberikan Amanat Agung kepada setiap orang percaya untuk memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa murid-Nya. Perintah ini didasarkan pada kuasa Kristus yang telah diberikan di sorga dan di bumi, sehingga kita tidak perlu takut atau malu untuk bersaksi. Karena itu, jangan puas hanya karena sudah diselamatkan, tetapi hiduplah dekat dengan Tuhan dan ambil bagian dalam membawa orang lain mengenal Kristus.
Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi."
Firman Tuhan pagi ini merupakan Amanat Agung Tuhan Yesus kepada semua pengikut-Nya, dari dahulu sampai sekarang. Amanat ini menyatakan sasaran, tanggung jawab, dan penugasan kita sebagai gereja Tuhan.
Sebagai orang percaya, kita menerima perintah untuk memberitakan Injil dari Tuhan Yesus. Ia berkata bahwa kepada-Nya telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu, janganlah kita takut, gentar, atau malu untuk menjadi saksi-Nya.
Firman Tuhan pagi ini mengingatkan bahwa pencobaan yang Allah izinkan adalah pencobaan biasa. Allah selalu setia memberi kekuatan dan jalan keluar bagi kita. Karena itu, lawanlah pencobaan, maka kita akan menerima kemenangan.
- Sebagai murid Yesus yang sejati, kita harus ambil bagian dalam menuntaskan Amanat Agung ini.
- Jadikanlah semua bangsa murid-Nya
- Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus
Menjadi murid Kristus berarti kita juga menerima tanggung jawab untuk meneruskan tongkat estafet pemberitaan Injil.
Tugas kita bukan hanya menikmati keselamatan, tetapi juga memperkenalkan Yesus kepada orang lain, supaya mereka mengenal-Nya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup mereka.
Karena itu, jangan pernah merasa cukup hanya karena kita sudah diselamatkan. Milikilah dorongan yang kuat untuk bersaksi bagi Kristus, baik melalui perkataan, perbuatan, pelayanan, maupun kehidupan kita sehari-hari.Amanat Agung juga mencakup panggilan untuk membawa orang percaya masuk ke dalam kehidupan iman yang nyata, termasuk melalui baptisan dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.
Siapa yang percaya kepada Kristus dipanggil untuk bertobat, menerima pengampunan dosa, dan hidup sebagai murid Tuhan. Karena itu, selagi masih ada waktu dan kesempatan, marilah kita sungguh-sungguh bertobat dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya.Meskipun faktanya pada waktu itu masih ada murid yang ragu-ragu, Yesus tetap memberikan Amanat Agung kepada mereka. Artinya, Yesus mengetahui isi hati setiap orang, baik mereka yang sungguh-sungguh percaya bahwa Ia telah bangkit dan menang atas maut, maupun mereka yang masih bergumul dengan keraguan.
Namun keraguan manusia tidak menjadi penghalang bagi Yesus untuk menyatakan panggilan-Nya. Ia tetap memanggil para murid untuk pergi, memberitakan Injil, membaptis, dan mengajar semua bangsa.
Karena itu, setiap orang yang terlibat dalam Amanat Agung harus memiliki persekutuan dan hubungan yang tulus serta kudus dengan Yesus Kristus. Kita tidak boleh hidup sembarangan, tetapi harus hidup dekat dengan Tuhan, supaya kesaksian kita memuliakan nama-Nya.
Camkanlah, jangan pernah merasa puas hanya karena kita telah selamat. Marilah kita memiliki hati yang rindu agar semakin banyak orang mengenal Kristus, menerima Injil, dan menjadi murid-murid-Nya.
- Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. (Matius 28:19)
- Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.(Matius 28:20)
Tuhan Yesus memberkati.
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk."

