Gereja yang kokoh dan berdampak (Pdt Paul Widjaja)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 30 Juni 2026 16.55 oleh Leo (bicara | kontrib) (baru)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari

Gereja yang kokoh adalah ekklesia yang dibangun di atas Yesus Kristus sebagai batu karang, sehingga alam maut tidak berkuasa atasnya dan hidup orang percaya tetap kuat sekalipun dunia digoncang. Sebagai ekklesia, setiap orang percaya bukan hanya diselamatkan, tetapi juga diberi kuasa dan otoritas untuk menyatakan Yesus, mendoakan yang sakit, membawa keselamatan, dan dipakai Tuhan dalam penuaian jiwa-jiwa yang sedang terjadi di banyak tempat. Gereja yang kokoh juga harus berdampak, yaitu hidup sebagai terang dunia, menjaga kekudusan, menjadi berkat yang terus mengalir, dan membawa orang lain datang kepada Kristus sampai dunia melihat kemuliaan Allah.

Shalom, puji Tuhan! Kita bersyukur atas kesempatan indah yang Tuhan berikan bagi kita semuanya untuk bersama-sama memuji, menyembah, dan memuliakan Tuhan.

Nah, Saudaraku yang dikasihi Tuhan, kalau kita perhatikan hari-hari ini dunia terus mengalami berbagai macam goncangan yang silih berganti. Kita sedih dan prihatin dengan apa yang terjadi di Venezuela. Ada gempa yang cukup besar, Saudara. Dan kalau kita melihat semuanya ini, goncangan-goncangan memang Tuhan izinkan. Tetapi saya percaya, inilah waktunya gereja Tuhan semakin kokoh dan berdampak bagi dunia ini. Yang percaya katakan amin.

Apa yang dimaksudkan dengan gereja?

Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”
Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau, Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” (Matius 16:13-19)

Amin.

Nah, Saudaraku yang dikasihi Tuhan, di dalam ayat 18 dikatakan oleh Tuhan Yesus: Aku akan mendirikan jemaat-Ku.

Di dalam bahasa Inggrisnya adalah My Church — jemaat-Ku. Di dalam bahasa aslinya adalah ekklesia.

Jadi, Saudara, memang selama ini kita kenal kita ada di bawah Sinode Gereja Bethel Indonesia, dan kita juga memiliki gedung gereja. Tetapi apa yang dimaksudkan oleh Tuhan Yesus? Gereja itu adalah ekklesia. Ekklesia adalah persekutuan orang-orang yang dipanggil keluar dari kegelapan dan datang kepada terang Allah yang ajaib.

Jadi, Saudara dan saya adalah ekklesia. Amin. Kita ada di bawah naungan sinode. Kita beribadah di gedung gereja. Tetapi setiap pribadi Saudara adalah My Church. Kata Tuhan Yesus: “Engkau adalah ekklesia.” Kita adalah orang-orang yang dipanggil keluar dari kegelapan, datang kepada terang Allah yang ajaib. Amin.

Nah, Saudaraku yang dikasihi Tuhan, kita percaya apa yang Yesus katakan di dalam ayat 18. Kita sebagai ekklesia bukan dibangun oleh kekuatan manusia. Kita bukan dibangun oleh dunia ini. Tetapi kita dibangun oleh Yesus Kristus sebagai Juru Selamat kita. Kita dibangun di atas batu karang yang kokoh, batu karang yang teguh, batu karang yang kuat itu. Amin.

Oleh karena itu, kita percaya bahwa hari-hari ini, apapun goncangan-goncangan yang sedang terjadi, meskipun mungkin Amerika mengalami goncangan, bangsa-bangsa mengalami goncangan, kita percaya hari-hari ini semakin banyak orang bertobat, semakin banyak orang menerima Yesus di dalam kehidupannya, dan mereka justru semakin kuat di dalam Tuhan. Dan saya tahu kehidupan Saudara dan saya di dalam Tuhan semakin hari bukan semakin lemah, tetapi kita semakin kuat di dalam Tuhan. Yang percaya katakan amin.

Karena apa, Saudara? Karena dasar kehidupan kita adalah Tuhan Yesus yang telah datang ke dalam dunia ini. Dia telah menyelamatkan kita. Dia telah menjadikan kita sebagai anak-anak Allah. Amin.

Saudara, ada tiga rahasia mengapa gereja itu tidak akan tergoncangkan.

#1 Gereja tidak akan tergoncangkan karena dibangun di atas Kristus

Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau, Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” (Matius 16:16-18)

Perhatikan baik-baik rahasianya: alam maut tidak akan menguasainya. Katakan amin.

Saudaraku yang dikasihi Tuhan, Tuhan Yesus sudah mati di atas kayu salib. Iblis sudah dikalahkan. Maut sudah ditaklukkan. Sehingga barang siapa percaya kepada Dia tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Alam maut tidak punya hak lagi atas kehidupan Saudara dan saya sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Karena kita semua sudah dimerdekakan dari dosa. Amin. Dan Dia memberikan kemenangan-Nya di atas kayu salib itu bagi Saudara dan saya. Sehingga iblis tidak punya hak lagi atas kehidupan Saudara dan saya, karena kita sudah ditebus oleh darah Yesus yang mahal. Kita menjadi milik kepunyaan-Nya sendiri. Yang percaya katakan amin. Kita beri kemuliaan bagi Tuhan kita Yesus.

Itulah kehidupan Saudara dan saya di dalam Tuhan. Ini luar biasa. Alam maut tidak akan menguasai kehidupan ekklesia, orang-orang percaya, anak Allah.

Kita dibangun di atas batu karang yang teguh, yaitu di atas Firman Tuhan. Kita semua dibangun di atas Yesus Kristus sebagai Juru Selamat kita. Karena itu kita semakin kuat dan semakin kokoh di dalam Tuhan. Amin.

Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu. (1 Korintus 3:16-17)

Kita adalah bait Allah, bait Roh Kudus. Bait Allah, tempat kediaman Allah. Tuhan ada di dalam hidup Saudara dan saya. Amin!

Dulu kita lemah dan tidak berdaya. Tetapi saat kita percaya menerima Yesus dalam kehidupan kita, maka Yesuslah yang menjadi Raja di atas segala raja di dalam kehidupan kita. Amin.

Dikatakan kita sebagai bait Allah, tempat kediaman Allah. Tuhan ada di dalam hidup Saudara dan saya. Jadi, Saudara tidak sendiri lagi. Tetapi Yesus yang ada di dalam hidup Saudara.

Oleh karena itu, dikatakan: jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Artinya, Dialah yang membela hidup Saudara. Dia yang menyertai kita. Dia yang melindungi kita. Dia yang akan membela hidup Saudara dan saya.

Jadi, jangan gentar dan jangan khawatir dalam menghadapi apapun situasi dan kondisi. Allah yang bela kita. Allah yang bela siapa lawan Dia? Amin. Tidak ada yang bisa melawan Dia. Dia yang ada di dalam hidup Saudara dan saya.

Tetapi, Saudaraku yang dikasihi Tuhan, bagaimana kita tahu bahwa kita sungguh menjadi bait Allah? Bagaimana Allah ada di dalam kehidupan kita?

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. (Kolose 2:7)

Artinya apa, Saudara? Kita harus semakin dalam di dalam kasih Yesus. Kita harus membangun kehidupan kita di dalam Tuhan. Semakin hari kita harus semakin dewasa di dalam Tuhan. Amin.

Hidup di dalam doa, pujian, penyembahan, baca Firman. Kita harus mempunyai hubungan yang intim dengan Tuhan, bergaul dengan Tuhan, berakar di dalam Dia, semakin kuat di dalam Dia.

Kalau hari-hari ini Saudara tidak berakar di dalam Dia, di dalam Firman Tuhan, Saudara akan lemah. Sering kali berbagai gelombang, badai, dan goncangan membuat kita tidak berdaya. Tetapi firman Tuhan berkata kita akan semakin teguh di dalam iman, di dalam seluruh kebenaran Firman Tuhan, dan hati kita penuh dengan ucapan syukur kepada Tuhan. Amin.

Saya mau beri kesaksian. Dua puluh tujuh tahun yang lalu terjadi gempa di Padang, Sumatera Barat. Salah satu gereja cabang kita yang ada di sana waktu itu beribadah di sebuah ruko. Karena gempa, ruko itu sudah miring dan tidak layak dipakai lagi. Harus dirobohkan.

Waktu itu jemaatnya kira-kira 200-an orang. Sehingga apa yang terjadi? Mereka tidak bisa lagi beribadah di gedung, akhirnya mereka membangun tenda untuk beribadah.

Dan Saudara tahu, Sumatera Barat bukan daerah yang mudah untuk gereja ada di sana. Tetapi karena gempa dan karena mereka harus beribadah di luar gedung, dalam tenda, dan saat itu kondisinya memang kondisi darurat, akhirnya tetangga-tetangga dan masyarakat sekitar bisa menerima keadaan itu.

Dan yang luar biasa, jemaat yang ada di sana benar-benar adalah ekklesia. Meskipun gedungnya sudah miring dan tidak ada lagi, mereka memakai tenda untuk beribadah, tetapi mereka tetap memuji dan menyembah Tuhan di tenda, di tempat yang sederhana.

Dan puji Tuhan, dari hanya 200-300 orang, sekarang sudah hampir 700-800 jemaat. Dan doakan, setelah 27 tahun mereka berdoa, mulai tahun ini mereka merencanakan untuk membangun gedungnya. Tetapi selama ini yang dibangun bukan gedungnya, melainkan jemaatnya, gerejanya, ekklesia-nya. Anak-anak Tuhan semakin kuat di dalam Tuhan dan Tuhan memberikan kemenangan bagi mereka semua.

Demikian juga di Bukittinggi. Beberapa tahun lalu saya ke sana, mereka bilang, “Pak, kami sudah enggak bisa lagi ibadah di tempat ini. Minggu depan harus pindah ke tempat lain lagi. Lalu pindah lagi.” Tetapi puji Tuhan, beberapa bulan yang lalu waktu saya ke sana, mereka akhirnya bisa mendapatkan satu tempat yang tetap, setelah sepuluh kali pindah tempat.

Tapi yang luar biasa, ekklesia itu tidak berkurang, malah semakin bertumbuh dan bertambah-tambah.

Saya tahu ini satu rahasia besar: Tuhan yang ada di dalam hidup kita, Dialah kekuatan kita. Dan kalau kita lihat hari-hari ini, di mana-mana gereja Tuhan, ekklesia, itu semakin bertumbuh dan berkembang. Saya percaya Saudara, kita akan semakin kuat di dalam Tuhan. Yang percaya katakan amin.

Ini waktunya revival terjadi. Ini waktunya nama Yesus ditinggikan. Nama di atas segala nama itulah yang ada di dalam hidup Saudara, dan tidak akan dapat dihentikan oleh situasi, kondisi apa pun. Dia semakin kuat di dalam kehidupan kita. Amin.

Nyanyi:

Nama Yesus menara yang kuat
Nama Yesus kota benteng yang teguh
Nama Yesus kalahkan semua musuh
Nama Yesus di atas segalanya

#2 Gereja diberi kuasa dan otoritas

Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. (Matius 16:19)
Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud. Apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup. Apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. (Wahyu 3:7)

Amin!

Saudaraku yang dikasihi Tuhan, ekklesia, Saudara dan saya, dikatakan oleh Tuhan Yesus sendiri: akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga.

Kunci Kerajaan Sorga berbicara mengenai kuasa dan otoritas. Katakan: kuasa dan otoritas.

Dulu kita lemah sebelum percaya kepada Tuhan. Kita tidak berdaya menghadapi berbagai macam pergumulan dan persoalan di dalam hidup kita. Tetapi sejak kita percaya kepada Tuhan Yesus, Dia berkata: Kepadamu Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di bumi akan terikat di sorga. Apa yang kaulepaskan di bumi akan terlepas di sorga.

Amin.

Pesan profetik yang disampaikan oleh gembala sidang kita, Pak Niko, pada waktu MDPJ yang lalu, dari Wahyu 3:7 dikatakan bahwa Dia memegang kunci Daud. Apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup.

Jadi, kita percaya hari-hari ini, inilah waktunya. Pintu-pintu pekabaran Injil yang selama ini tertutup, Tuhan sedang bukakan. Amin.

Kami melihat di daerah-daerah yang selama ini rasanya enggak mungkin. Enggak mungkin Injil diberitakan di daerah itu. Tetapi di dalam tahun Amanat Agung ini, kuasa Roh Kudus dicurahkan. Roh Allah bekerja. Daerah-daerah yang begitu sulit untuk menerima Injil, justru sedang dilawat Tuhan.

Termasuk juga tadi kita melihat di Amerika. Kita kenal itu sebagai negara Kristen. Tetapi selama beberapa tahun, rasanya semboyan In God We Trust seperti hilang maknanya. Tetapi hari-hari ini pintu Tuhan dibukakan.

Beberapa waktu yang lalu ada seorang hamba Tuhan dari Amerika berkata kepada kami, “Pak, kami menghadiri salah satu pertemuan doa.” Dan yang luar biasa, sebelum masuk ke ruangan itu saja mereka sudah merasakan hadirat Tuhan. Bahkan anak-anak muda yang biasanya datang tanpa Alkitab, sekarang mereka membawa Alkitab yang tebal-tebal. Mereka membaca Alkitab, dan ketika mereka masuk dalam pujian penyembahan, mereka merasakan hadirat Tuhan.

Saya percaya itulah yang sedang terjadi hari-hari ini. Kemuliaan Tuhan sedang turun di GBI Danau Bogor Raya, di Bogor ini, Saudara. Kita akan merasakan hadirat Tuhan.

Dan itu yang sedang terjadi juga di Amerika. Itulah sebabnya kita melihat banyak orang bertobat, dibaptiskan, dan menerima Yesus. Dan ini tidak hanya di Amerika, tetapi dari Amerika sampai negara-negara lain, sampai ke Timur Tengah.

Kemarin data yang kami dapatkan, di Iran dan Nepal, justru banyak orang bertobat dan menerima Yesus. Dan dikatakan juga, sekarang waktunya Indonesia. Saya percaya ini waktunya Bogor, Jawa Barat, Indonesia, mengalami lawatan Tuhan, karena Roh Allah sedang bekerja.

Revival sedang terjadi di mana-mana. Kebangunan rohani terjadi. Gereja Tuhan dibangkitkan, yaitu Saudara dan saya. Kita sedang dibangkitkan oleh Tuhan. Amin.

Bukan hanya sinode. Ya, sinode dibangkitkan, sinode berkembang, puji Tuhan. Tetapi yang terutama adalah seperti yang tadi saya katakan: meskipun gedung-gedung di beberapa tempat tidak ada lagi, roboh, atau tempatnya sederhana, tetapi ekklesia, orang-orang percaya, anak-anak Allah, mengalami satu kebangunan rohani, kebangkitan yang besar.

Sehingga kita melihat hari-hari ini, Saudara, penuaian besar itu sedang terjadi. Kita doakan negara-negara dan daerah-daerah yang selama ini tertutup, Tuhan sedang bukakan.

Saya pergi ke daerah Payakumbuh dan beberapa daerah di Sumatera Barat, yang selama ini kami rasakan begitu sulit untuk ditembus. Tetapi benar, Wahyu 3:7 mengatakan pintu-pintu Tuhan sedang dibukakan. Saya percaya pintu pengabaran Injil, pintu penuaian jiwa, Tuhan sedang bukakan juga untuk Indonesia, untuk Jawa Barat, untuk Bogor. Inilah waktunya kemuliaan Allah dinyatakan. Inilah waktunya Tuhan memakai setiap Saudara dan saya. Amin.

Kuasa dan otoritas Tuhan diberikan bagi Saudara dan saya.

Saudaraku yang dikasihi Tuhan, pada waktu Tuhan Yesus naik ke sorga, dikatakan bahwa Dia menyediakan tempat bagi kita sebagai orang percaya. Dan kita percaya bahwa Tuhan sudah menyediakan tempat kita di sorga. Yang percaya katakan amin.

Memang belum waktunya kita ada di rumah Bapa. Kita masih ada di dunia ini. Tetapi kuncinya Tuhan sudah berikan bagi Saudara dan saya. Kuasa sudah Tuhan berikan bagi Saudara dan saya.

Dan Saudara, keselamatan serta otoritas yang Tuhan berikan itu bukan untuk diri kita sendiri saja. Tetapi ini waktunya kita memberitakan kepada banyak orang bahwa aku sudah punya kunci Kerajaan Allah, yaitu Yesus. Dia adalah jalan, kebenaran, dan kehidupan itu. Amin.

Oleh karena itu, mari Saudara, kuasa dan otoritas bukan untuk kita nikmati, tetapi untuk kita declare, kita nyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan, Dia adalah Juru Selamat bagi manusia.

Dan saya percaya inilah waktunya Saudara sebagai ekklesia, gereja Tuhan, sebagai anak-anak Tuhan, akan diurapi dan dipakai Tuhan untuk menyatakan kebesaran dan kemuliaan Tuhan. Siapapun Saudara, apapun latar belakang Saudara, Tuhan urapi Saudara. Tuhan pakai Saudara untuk menyatakan kebesaran Allah di mana pun Saudara hidup, di mana Saudara berada, di mana Saudara tinggal, di dalam keluarga, lingkungan, pekerjaan, apa pun. Tuhan urapi dan pakai Saudara semuanya. Amin. Amin, Saudara.

Puji Tuhan. Saya tahu Dia ada di dalam hidup kita. Otoritas Dia berikan bagi kita, dan bukan untuk diri kita sendiri.

Tetapi tanda-tanda ini menyertai orang percaya. Mereka akan mengusir setan demi nama-Ku. Mereka akan menumpangkan tangan atas orang sakit dan orang itu akan disembuhkan.

Saya tahu Tuhan akan pakai setiap Saudara hari-hari ini untuk menyatakan kuasa dan kebesaran Tuhan. Di mana pun kita berada, Tuhan urapi dan pakai Saudara. Yang percaya katakan amin.

Siapapun, apapun latar belakang Saudara.

Ada seorang ibu sederhana. Dia tidak bisa baca, tidak bisa tulis, tinggal di satu daerah kecil. Pada waktu dia bertobat, dia percaya Tuhan Yesus. Kendalanya, dia tidak bisa baca Alkitab. Karena apa? Karena dia buta huruf. Tetapi Tuhan berikan hikmat bagi dia.

Dia panggil anak-anak di tempat dia tinggal. Dalam bahasa Jawa kira-kira, “Lik, tolong tante bacakan ini.” Lalu dibacakan Alkitab. Dan pada waktu dia dengar anak-anak membaca Markus 16:17 tentang tanda-tanda yang menyertai orang percaya, bahwa mereka akan mengusir setan demi nama Yesus, menumpangkan tangan atas orang sakit dan orang itu akan disembuhkan, ibu ini heran. Dia berkata, “Wah, ternyata orang benar, orang percaya, bisa mengusir setan.

Lalu ibu ini bingung. Setan itu di mana ya? Akhirnya dia tahu, “Oh, orang gila ada setannya.” Dia mau membuktikan bahwa Firman Tuhan itu benar dan berkuasa.

Dia mulai membawa orang gila ke rumahnya. Lalu dia doakan, “Dalam nama Yesus, setan keluar.” Tiba-tiba orang itu jatuh. Dan ternyata orang yang sakit itu sadar, sembuh. Ibu itu berpikir, “Waduh, benar ini. Ternyata aku jadi orang percaya ini ada kuasanya.

Lalu besoknya dia cari lagi orang gila. Cari lagi. Dan kira-kira pada waktu itu, orang gila di daerah itu sudah hampir tidak ada lagi, karena semuanya dibawa, didoakan, dan banyak yang disembuhkan.

Waktu itu saya juga pernah ke rumahnya. Ada orang-orang yang bahkan sudah tidak tahu lagi mau pulang ke mana, karena sudah dibuang dari keluarganya, tidak diperhatikan lagi. Akhirnya ditampung di rumah itu.

Dan puji Tuhan, Saudara, kuasa Tuhan terus dinyatakan di dalam kehidupan orang percaya. Dan saya tahu, kuasa yang dialami oleh ibu yang sederhana ini, kuasa itu ada di dalam hidup Saudara dan saya.

Tuhan akan urapi dan pakai Saudara mendoakan orang sakit, dan orang sakit disembuhkan. Saya percaya Tuhan akan pakai hidup Saudara. Untuk keluargamu yang belum bertobat, doakan, dan mereka pun akan bertobat. Tuhan akan pakai Saudara berdoa untuk tetangga-tetanggamu yang belum percaya Tuhan, dan mereka pun akan percaya kepada Tuhan Yesus. Dan saya percaya, doa orang benar sangat besar kuasanya.

Otoritas Tuhan diberikan bagi Saudara dan saya. Ini waktunya gereja Tuhan bangkit. Ekklesia, Roh Allah ada di dalam hidup kita. Sekarang kita diberikan kuasa dan otoritas. Oleh karena itu, kita mulai melangkah. Kita mulai melangkah di dalam kehidupan kita. Dan percayalah, kemenangan demi kemenangan dan mukjizat itu akan terjadi.

Siapa yang siap dipakai oleh Tuhan? Boleh angkat tangan Saudara. “Aku siap diurapi dan dipakai Tuhan.” Kita beri tepuk tangan bagi Tuhan kita Yesus. Haleluya.

#3 Gereja harus berdampak dan mengubahkan dunia

Yang ketiga, Saudara. Ekklesia itu harus berdampak dan mengubahkan dunia.

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup. (Yohanes 8:12)
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. (Matius 5:14-16)

Saudara, Tuhan Yesus bukan hanya menerangi sekelompok manusia, sekelompok orang, atau satu wilayah tertentu. Apa yang Dia katakan? Akulah terang dunia. Barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan di dalam kegelapan.

Dan saya percaya, Saudara tidak ada lagi di dalam kegelapan. Tetapi kita mempunyai terang hidup. Amin.

Dan yang luar biasa, Tuhan Yesus sendiri berkata: Kamu adalah terang dunia. Jadi, Tuhan Yesus adalah terang dunia, dan kita menerima Yesus di dalam kehidupan kita. Sehingga hidup Saudara diurapi dan dipakai Tuhan untuk menerangi dunia ini.

Dunia ini artinya di mana Saudara hidup, di dalam pekerjaan, keluarga, dan di mana pun Saudara berada. Tuhan akan mengurapi kita, memakai kita. Dan Tuhan menghendaki terang yang ada di dalam hidup Saudara, Yesus yang ada di dalam hidup Saudara, kemuliaan yang ada di dalam hidup Saudara, itu tidak hanya untuk diri Saudara sendiri. Tetapi Saudara harus menerangi saudara kita yang lain.

Artinya hidup kita harus berdampak bagi saudara kita yang lain. Yang mau katakan amin.

Jadi keselamatan bukan untuk kita saja, tetapi juga untuk saudara-saudara kita yang lain.

Dan saya tahu, Saudara, inilah waktunya. Apa yang Tuhan katakan: everyone. Setiap orang akan mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan Yesus sampai tahun 2033. Itulah waktu yang Tuhan berikan, target yang Tuhan berikan.

Saya percaya ini waktunya sekarang gerakan kebangunan rohani sedang terjadi di mana-mana. Dan Tuhan akan mengurapi serta memakai setiap Saudara dan saya untuk mengubahkan dunia ini.

Saya tahu memang dunia ada di dalam kegelapan. Tetapi Tuhan Yesus katakan: Bangkitlah, jadilah terang. Amin. Lihat kiri kanan Saudara, katakan: Bangkitlah. Jadi terang.

Jadi terang yang ada di dalam hidup kita jangan disembunyikan. Sering kali kita menyembunyikannya lewat perkataan kita yang negatif, lewat kehidupan kita yang tidak benar di hadapan Tuhan. Tetapi saya tahu inilah waktunya Roh Kudus bekerja. Dia akan mengubahkan kehidupan Saudara dan saya.

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapa-Mu di sorga.

Ini yang Tuhan mau hari-hari ini, Saudara. Kita sebagai ekklesia, Roh Allah ada di dalam hidup kita. Kita jaga hidup kita, hidup benar, hidup kudus di hadapan Tuhan. Dan kita mau supaya terang yang ada di dalam hidup kita tidak disembunyikan melalui tutur kata, sikap, dan perkataan kita. Tetapi kita harus nyatakan terang Kristus itu. Dan itulah yang menyenangkan hati Tuhan hari-hari ini.

Setiap Saudara dan saya diurapi dan dipakai Tuhan menjadi saksi Tuhan, membawa jiwa-jiwa datang kepada Tuhan. Amin.

Hidup Saudara harus menjadi berkat. Saudara sudah diberkati. Mau semakin diberkati? Harus jadi berkat. Ini rahasianya, Saudara!

Rahasianya seperti gambaran alam dari Gunung Hermon. Salju mencair, mengalir melalui sungai Yordan sampai ke Galilea. Dan di daerah Danau Galilea itu ikannya banyak sekali. Karena apa? Karena Danau Galilea ini terus mengalir ke selatan.

Tetapi ketika air sungai Yordan itu mengalir sampai ke selatan dan berhenti di Laut Mati, karena Laut Mati ini tidak mengalir, maka tidak ada kehidupan di sana. Tapi di Galilea ada kehidupan.

Saya percaya berkat Tuhan itu terus mengalir dalam hidup Saudara. Saat Saudara berkata, “Tuhan, pakai hidupku jadi berkat. Pakai hidupku untuk berdoa bagi jiwa-jiwa. Pakai hidupku, Tuhan, supaya aku boleh memenangkan banyak orang bagi Engkau.” Saat Saudara mengalirkan berkat Tuhan, maka berkat itu akan terus mengalir dalam hidup Saudara.

Saudara tidak akan turun. Saudara akan semakin naik. Saudara tidak jadi ekor. Saudara jadi kepala. Saudara akan semakin diberkati Tuhan. Biarlah kehidupan kita menjadi berkat bagi saudara kita yang lain, karena itulah yang berkenan dan menyenangkan hati Tuhan. Amin.

Puji Tuhan!

Nyanyi:

Kuasanya dicurahkan
Berkat-Nya dilimpahkan
Penuaian besar sungguh terjadi

Segala bangsa 'kan datang
Menyembah Yesus Tuhan
Kemuliaan Tuhan telah turun

Penutup

Ada satu pesan Tuhan yang saya dengar. Tuhan katakan bahwa hidupmu sangat berarti di hadapan Tuhan. Jangan sia-siakan kehidupanmu. Persembahkan hidupmu sebagai persembahan hidup yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.

Engkau adalah ekklesia yang sudah dipanggil keluar dari kegelapan, datang kepada terang Allah yang ajaib. Engkau dibangun di atas nama Yesus, nama di atas segala nama. Oleh karena itu, tinggikan Dia terus di dalam hidup Saudara. Muliakan Dia di dalam hidup Saudara. Kuduskanlah Tuhan di dalam hidupmu. Kejarlah kekudusan. Terus hidup di dalam kebenaran-kebenaran Firman Tuhan.

Dan kuasa itu Dia berikan bagi Saudara. Ada otoritas di dalam hidup Saudara. Saudara tidak akan menjadi lemah lagi.

Saya percaya ada gerakan Roh Allah yang sedang terjadi di tempat ini. Ada revival yang sedang terjadi di tempat ini. Nama Yesus ditinggikan dan dimuliakan. Yang percaya katakan amin.

Tuhan sudah urapi dan pakai Saudara semuanya sebagai ekklesia. Saudara akan diurapi dan dipakai Tuhan di mana pun Saudara berada. Keluargamu akan dimenangkan bagi Tuhan. Tetanggamu akan dimenangkan bagi Tuhan. Dan Tuhan akan urapi serta pakai Saudara. Pintu-pintu yang tertutup Tuhan sudah bukakan bagi kita semua.

Haleluya!

Video