Aku datang segera (Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)
| Pesan Gembala Pembina | |
|---|---|
| Ibadah | Ibadah Raya |
| Tanggal | Minggu, 21 Juni 2026 |
| Gereja | GBI Danau Bogor Raya |
| Lokasi | Grha Amal Kasih |
| Kota | Bogor |
| Video | YouTube |
| Khotbah lainnya | |
| |
| |
Tuhan Yesus adalah Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Karena itu mata kita harus tertuju kepada Dia, mengandalkan Dia. Fokus hanya kepada Dia, Tuhan Yesus.
Shalom Saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Akhir-akhir ini dengan bertalu-talu saya banyak bertanya: Apa yang menjadi “isi hati Tuhan”?
Saya minta agar saya diberi kepekaan lebih lagi untuk mengerti “isi hati Tuhan”.
Tuhan menjawab dengan memberikan firman di dalam Yeremia 33:3 yang berkata,
- Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kau ketahui.
Saya terus berseru dalam doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam.
Baru-baru ini Tuhan memberikan tuntunan buat kita melalui pesan Tuhan kepada jemaat di Filadelfia. (Wahyu 3:7-13)
Pesan Tuhan
Secara ringkas pesan Tuhan kepada kita adalah:
- Tuhan Yesus adalah Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
- Seperti Tuhan Yesus berkata kepada jemaat di Filadelfia bahwa Ia tahu segala pekerjaanmu; maka demikian juga Tuhan Yesus tahu segala pekerjaan kita. Segala sesuatu yang kita pikirkan, yang kita lakukan, tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan.
- Dunia orang mati dan kebinasaan terbuka di hadapan TUHAN, terlebih lagi hati anak manusia!
Tuhan menghendaki agar kita menuruti Firman Tuhan dan jangan sampai menyangkal nama-Nya.
- Tuhan menghendaki agar kita terus menuruti Firman Tuhan untuk tekun menantikan kedatangan Tuhan.
Amsal 15:11 berkata,
Janji Tuhan
Kalau kita melakukan hal-hal di atas maka janji Tuhan:
- Pintu yang selama ini tertutup akan dibuka oleh Tuhan. Mungkin itu pintu pelayanan, pintu pekerjaan, pintu persoalan yang tidak kunjung selesai, dan lain-lain (Wahyu 3:8)
- Orang-orang yang menamakan dirinya Kristen tetapi kelakuannya tidak seperti itu di mana mereka terus menerus menekan kita, akan Tuhan suruh datang dan berkata bahwa Allah mengasihi kita. (Wahyu 3:9)
- Tuhan akan melindungi kita dari hari pencobaan yang akan datang di seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi (Wahyu 3:10).
Sesuai dengan referensi dari Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan seri The Full Life Study Bible yang mengatakan: Mereka yang menjadi pemenang sebelum hari itu tiba akan dilindungi dari hari pencobaan melalui Pengangkatan atau Rapture. Haleluya!
Kalau kita melihat keadaan dunia saat ini kita harus percaya bahwa hari pencobaan itu sudah dimulai dan akan terus makin hebat. Kalau mau ikut dalam pengangkatan maka kita harus menjadi pemenang.
Sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus katakan tentang “pemenang” ini, dikatakan,
- “Siapa bertelinga hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”
Barangsiapa melakukannya maka dia disebut sebagai Pemenang dan akan ikut dalam pengangkatan.
Pesan Tuhan Yesus kepada kita semua: AKU DATANG SEGERA. Peganglah apa yang ada padamu supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.
Proses penyelesaian Amanat Agung
Pada waktu Tuhan Yesus ditanya oleh murid-murid-Nya tentang tanda kedatangan-Nya dan tanda kesudahan dunia ini, Tuhan Yesus menjawab yang salah satunya terdapat dalam Matius 24:14 yang berkata,
- Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
Dengan perkataan lain, kalau Amanat Agung selesai maka Tuhan Yesus akan datang kembali.
Tuhan Yesus pasti datang kembali, yang percaya katakan Amin… karena itu Dia memberikan Amanat Agung kepada kita yaitu agar kita pergi dan menjadikan semua bangsa itu murid Tuhan Yesus. Hal ini juga berarti agar terjadi penuaian jiwa besar-besaran sebelum Tuhan Yesus datang kembali.
Sesuai dengan Kitab Para Rasul kita akan melihat bagaimana proses untuk menyelesaikan Amanat Agung atau proses penuaian jiwa yang terbesar dan yang terakhir sebelum Tuhan Yesus datang kembali.
Untuk menyelesaikan Amanat Agung tidak bisa dengan kekuatan sendiri. Karena itu pesan terakhir Tuhan Yesus sebelum naik ke surga kepada murid-murid-Nya, yang juga berarti kepada kita semua dalam Kisah Para Rasul 1:8,
- Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Jadi untuk menyelesaikan Amanat Agung kita harus menerima kuasa dari Roh Kudus yang turun ke atas kita.
Setelah itu, dengan disaksikan para murid-Nya, Tuhan Yesus naik ke surga. Setelah Tuhan Yesus naik ke surga, 120 murid Tuhan Yesus berkumpul di kamar loteng Yerusalem. Mereka melakukan ini karena Tuhan Yesus memerintahkan agar mereka tidak meninggalkan kota Yerusalem sebelum diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi. Tuhan Yesus berkata,
- Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” (Kisah Para Rasul 1:5 TB2)
Apa yang dilakukan 120 murid di kamar loteng? Alkitab berkata bahwa mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, artinya mereka berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity, siang dan malam. Ini adalah prinsip Restorasi Pondok Daud. Ini adalah prinsip Menara Doa.
Setelah 10 hari mereka melakukan hal ini, maka pada hari raya Pentakosta, tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain seperti yang diberikan oleh Roh Kudus itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Itu adalah bahasa Roh, bahasa Roh. Jadi tanda awal orang yang dibaptis dengan Roh Kudus adalah mereka akan berbahasa roh.
Dampak Pentakosta
Apa yang terjadi setelah murid-murid Tuhan Yesus dipenuhi dengan Roh Kudus?
- Revival
- Murid-murid dipakai untuk menyatakan tanda-tanda mukjizat
- Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang lumpuh sejak lahir.
- Bayangan Petrus bisa menyembuhkan orang sakit.
- Sapu tangan atau kain yang pernah dipakai Paulus jika diletakkan pada orang sakit atau dirasuk setan, maka orang itu akan sembuh.
- Gaya hidup mereka berubah
- Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Bagi kita ini juga bisa diartikan mereka suka membaca Alkitab
- Mereka suka berdoa dan hidup dalam unity
- Mereka suka memberi
- Mereka suka memuji Allah dan bergembira, tulus hati atau hidup berintegritas.
Haleluya!
Dalam Markus 16:15-18, Tuhan Yesus berkata bahwa kalau kita pergi untuk memberitakan Injil maka tanda-tanda dan mukjizat akan menyertai kita.
Sejak tahun 2006, saya diperintahkan oleh Tuhan untuk mengadakan Kebaktian Kesembuhan Ilahi. Selama 13 tahun, saya sudah mengadakan 318 kali Kebaktian Kesembuhan Ilahi. Setiap kali berkhotbah saya pasti memberitakan Injil. Tanda-tanda dan mukjizat terjadi. Saya diizinkan Tuhan untuk melihat dan mengalami mukjizat seperti yang dilakukan oleh Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu.Perubahan-perubahan yang terjadi dalam cara hidup jemaat yang membuat banyak orang bertobat, adalah:
Dikatakan bahwa mereka disukai semua orang dan tiap-tiap hari jumlah orang yang diselamatkan bertambah. Haleluya!!
Goncangan adalah jalan ke arah penuaian
Saya percaya mereka menganggap bahwa pola penuaian jiwa hanya seperti itu. Mereka sebagai orang-orang percaya, hidup dalam zona nyaman. Mereka biasa berkumpul dalam unity sambil membaca Alkitab, berdoa dan memuji Tuhan dengan sukacita, tidak ada yang berkekurangan. Wow… siapa yang tidak mau jadi orang Kristen.
Tetapi ternyata supaya penuaian jiwa bertambah besar, Tuhan izinkan proses berikutnya terjadi, yaitu aniaya menimpa jemaat di Yerusalem. Selain rasul-rasul maka mereka harus lari meninggalkan Yerusalem. Mereka pergi ke Yudea dan Samaria sambil memberitakan Injil.
Jadi kalau tadinya penuaian jiwa hanya terjadi di Yerusalem saja, sekarang mereka menyebar ke seluruh Yudea dan Samaria dan pola penuaian jiwa yang seperti ini masih terjadi sampai hari ini.
Catatan sejarah Gereja selama berabad-abad menunjukkan bahwa semakin Gereja ditekan, justru Injil semakin menyebar dan diberitakan ke mana-mana.
Karena itu Tuhan izinkan hari-hari ini penderitaan, aniaya, terjadi di antara orang percaya supaya terjadi penuaian jiwa yang lebih besar. Yang percaya katakan: Amin.
Kita sekarang berada di tahun 2026; tahun yang sukar, sulit. Peperangan, bencana alam, ketidakpastian, krisis ekonomi yang semakin intens.
Saya percaya untuk penuaian jiwa yang besar perlu goncangan yang besar.
Perubahan paradigma pelayanan adalah prasyarat bagi penuaian global
Ternyata pola penuaian yang terjadi di atas belum juga menyelesaikan rencana Tuhan karena selain penuaian jiwa harus terjadi di Yerusalem, seluruh Yudea dan Samaria, juga harus sampai ke ujung bumi.
Tuhan mempunyai cara untuk membuat penuaian jiwa itu sampai ke ujung bumi yaitu dengan terjadinya perubahan paradigma dalam pelayanan.
Selama ini pengertian tentang keselamatan hanya untuk orang Yahudi saja. Tetapi melalui peristiwa Kornelius, di mana Petrus diutus oleh Tuhan untuk mendatangi Kornelius yang bukan orang Yahudi, untuk memberitakan jalan keselamatan, akhirnya mereka mengerti bahwa ternyata keselamatan bukan hanya untuk orang-orang Yahudi saja tetapi untuk semua bangsa. Dan ini mengakibatkan terjadinya penuaian jiwa besar-besaran. Haleluya!!
Jadi mereka tidak hanya mengabarkan Injil di Yerusalem, Yudea dan Samaria saja, tetapi sekarang mereka, termasuk kita juga pergi ke seluruh dunia. Haleluya!
Proses perubahan paradigma dalam pelayanan itu tidak mudah. Petrus harus diyakinkan oleh Tuhan; kalau Tuhan berkata halal, jangan kamu berkata haram (Kisah Para Rasul 10:15; 11:9).
Orang-orang yang bukan Yahudi adalah haram di mata orang Yahudi. Proses itu masih terus berlanjut untuk memberikan pengertian kepada orang-orang Yahudi, golongan bersunat dan juga orang-orang Farisi yang sudah bertobat. Dimana mereka berpendapat bahwa orang yang bukan Yahudi yang percaya kepada Tuhan Yesus, harus disunat, dan diwajibkan mengikuti hukum-hukum Musa. Tetapi melalui sidang di Yerusalem, akhirnya mereka mengerti dan bisa menerima bahwa keselamatan bukan hanya untuk orang-orang Yahudi saja, tetapi untuk semua bangsa, termasuk bangsa Indonesia. Katakan: “Amin!"
Kesaksian
Di dalam pelayanan saya, saya termasuk salah seorang yang dipakai oleh Tuhan untuk melakukan paradigma yang baru dalam pelayanan untuk menyelesaikan Amanat Agung.
Sebagai contoh:
- Yang pertama: Tentang membuka gereja baru
- Yang kedua: Cara ibadah dengan doa, pujian dan penyembahan, termasuk bahasa roh untuk memuji dan menyembah Tuhan.
- Yang ketiga: Tempat ibadah yang dilakukan bukan di gedung gereja
- Yang keempat: Juga mengenai Pentakosta Ketiga
Dan lain-lainnya
Semua itu selalu diawali dengan pro dan kontra, sama dengan yang terjadi pada waktu zaman Kisah Para Rasul tadi.
Kita juga melihat bahwa dengan media online, terlepas dari kebaikan – keburukannya, pro dan kontra, tetapi tidak bisa dipungkiri dengan media online terjadi percepatan dalam penyelesaian Amanat Agung.
Target penyelesaian Amanat Agung
Hari-hari ini banyak organisasi-organisasi Kristen, aliran-aliran Kekristenan yang mendapatkan hal yang sama yaitu target untuk menyelesaikan Amanat Agung adalah tahun 2033.
Sesuai dengan Matius 24:14 yang berkata,
- Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
maka apabila Injil Kerajaan sudah diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, atau dengan kata lain apabila Amanat Agung selesai, baru setelah itu, baru setelah itu (waktunya tidak ada yang tahu) Tuhan Yesus datang kembali.
Pesan yang kuat hari-hari ini adalah kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat-sangat dekat. Mari persiapkan diri kita untuk menyambut kedatangan-Nya.
Tuhan Yesus berkata kepada kita semua hari-hari ini: Aku datang segera! Aku datang segera!