Berdoa, memohon, dan mengucap syukur
![]() ![]() | |
| Inspirational | |
| Tanggal | 20 Agustus 2026 |
| Oleh | Pdp Alyssa Rusli |
| Baca juga | |
| |
| |
Filipi 4:6 mengingatkan kita untuk tidak dikuasai kekuatiran, tetapi membawa segala keinginan kita kepada Tuhan. Kita dipanggil untuk berdoa, memohon, dan tetap mengucap syukur, meskipun jawaban Tuhan belum terlihat. Ketika kita terus berharap kepada Tuhan dengan hati yang bersyukur, kita percaya bahwa Tuhan bekerja dan sanggup menyatakan mujizat-Nya.
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Kita tahu bahwa hari-hari ini tidak semakin mudah. Ada banyak perkara yang kita alami. Mungkin ada di antara kita yang sedang menghadapi kesusahan, tekanan, atau pergumulan. Namun Firman Tuhan berkata, janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga.
“Apa pun juga” berarti segala aspek kehidupan kita, baik hal kecil maupun hal besar. Tuhan menghendaki supaya kita tidak hidup dikuasai kekuatiran. Tuhan juga berkata agar kita menyatakan segala keinginan kita kepada-Nya.
Artinya, Tuhan sendiri yang mengundang kita untuk datang dan menyampaikan isi hati kita kepada-Nya. Jadi tidak salah kalau kita berdoa dan menyatakan keinginan kita kepada Tuhan. Seperti dalam doa-doa yang kita naikkan, kita membawa setiap pergumulan dan kerinduan kita ke hadapan Tuhan.
- Bagaimana kita menyatakannya? Firman Tuhan berkata: dalam doa, permohonan, dan ucapan syukur."""
- Dalam doa
- Dalam permohonan
- Dengan ucapan syukur
Firman Tuhan mengajarkan agar kita tetap berdoa dan tidak jemu-jemu berdoa. Banyak orang sulit ketika diajak berdoa, tetapi kalau diajak makan, biasanya lebih mudah dan ramai. Namun Tuhan menempatkan doa sebagai hal yang utama.
Dalam doa, kita menyampaikan keinginan, mimpi, harapan, dan pergumulan kita kepada Tuhan. Pernah ada orang berkata, “Kita ini berdoa terus, tetapi kok sepertinya belum ada perubahan?” Mungkin kita berdoa untuk bangsa, untuk keluarga, untuk masalah pribadi, tetapi belum melihat jawaban seperti yang kita harapkan.
Namun kita perlu ingat: kalau kita sudah berdoa saja belum melihat perubahan, apalagi kalau kita tidak berdoa sama sekali. Mungkin ketika kita berdoa untuk bangsa, kita belum melihat perubahan besar, tetapi justru doa-doa itulah yang menjaga bangsa kita tetap berdiri. Mungkin kalau kita tidak berdoa, keadaan bisa menjadi semakin kacau.
Demikian juga dalam kehidupan kita. Dengan terus berdoa, kita sedang menyatakan isi hati kita kepada Tuhan. Saya percaya, ketika kita sungguh-sungguh berdoa, Tuhan akan bekerja. Pengharapan di dalam Tuhan tidak pernah sia-sia.Ketika kita memohon kepada seseorang, berarti jawabannya bergantung pada orang yang memberi jawaban. Demikian juga ketika kita memohon kepada Tuhan, kita menyampaikan keinginan kita, tetapi kita menyerahkan jawabannya kepada kehendak Tuhan.
Tuhan Yesus sendiri pernah berdoa dan memohon kepada Bapa:
Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki. (Matius 26:39)
Tuhan Yesus menyampaikan permohonan-Nya, tetapi Ia tetap menyerahkan semuanya kepada kehendak Bapa. Demikian juga kita. Kita boleh berdoa dan memohon, tetapi kita perlu menyerahkan kembali setiap keinginan kita kepada Tuhan Yesus.Saya percaya, ketika kita mengucap syukur, ada kuasa yang Tuhan nyatakan. Kita ingat kisah Tuhan Yesus memberi makan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan. Sebelum mujizat terjadi, Tuhan Yesus terlebih dahulu mengucap syukur kepada Bapa. Setelah itu, mujizat terjadi dan makanan itu bahkan tersisa dua belas bakul.
Sering kali kita sudah berdoa dan memohon, tetapi lupa untuk mengucap syukur. Padahal Firman Tuhan berkata bahwa kita menyatakan keinginan kita kepada Allah dengan ucapan syukur.Karena itu, belajarlah berkata, “Terima kasih Tuhan untuk masalahku. Terima kasih Tuhan untuk pergumulanku. Terima kasih Tuhan untuk setiap tantangan yang aku alami.” Setelah itu, kita tetap berdoa dan menyampaikan keinginan kita kepada Tuhan.
Jangan lupa untuk berdoa, memohon, dan mengucap syukur, meskipun kita belum melihat perubahan atau jawaban yang kita rindukan. Saat kita terus mengucap syukur, saya percaya Tuhan sanggup membukakan mujizat bagi kita semua.
Amin.
Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

