Dilemahkan untuk di bentuk menjadi Pemenang
![]() ![]() | |
| Inspirational | |
| Tanggal | 23 Juli 2026 |
| Oleh | Pdp Lie Handry Senjaya |
| Baca juga | |
| |
| |
Ketika Tuhan bertanya siapa namamu , namanya Yakub, artinya apa, ketika dia mengalami perjumpasn dengan Tuhan, dia mengalami pemulihan, mengalami transformasi. Awalnya dengan kejujuran dalam hati. Kita harus belajar menanggalkan topeng rohani dalam Tuhan. Kekuatan kita hanya dalam Tuhan. Supaya kita mengalami kemenangan
Lalu kata orang itu namamu tidak akan di sebut lagi Yakub tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia dan engkau menang.
Kalau kita mau belajar dari pergumulan ini adalah pergumulan Yakub di sungai yabok Apa yang mau kita belajar dari kisah ini adalah; Sebagai orang percaya kita tahu bahwa ketika kita mengikut Tuhan bukan berarti hidup kita tanpa masalah. Kadang kita merasa bahwa Tuhan itu sengaja membawa kita ketempat yang bernama yabok, artinya apa, sebuah titik atau tempat dimana kita tidak punya pilihan lain, rasa takut terbesar yang kjta hadepi adalah sendirian.
Sebelum kisah di sungai yabok ini kita tahu bahwa Yakub adalah seorang penipu yang ulung yang selalu mengandalkan kelicikannya, strategi dan kekuatannya. Namun kisah dimulai pada waktu itu di sungsi yabok , Tuhan datang bukan sebagsi sahabat yang menghibur Yakub tetapi sebagai lawan yang bergumul dengan Yakub, kenapa? Karena pada waktu itu Tuhan ingin memulihkan terlebih dahalu Yakub dengan kakaknya Esau. Esau pada waktu itu berjumpa dengan Yakub setelah kejadian penipuan itu , ini perjalan Yakub pulang ke tanah kanaan.
Ada 3 hal yang kita mau belajar, bahwa Tuhan mau mengubah hidup kita itu ketika kita ada dalam masa-masa sulit :
- Tuhan kadang kadang menempatkan kita pada satu titik di mana kita harus mengosongkan diri, untuk meninggalkan rencana rencana yang ada depan diri kita. Sebelum bergulat bahwa Yakub itu menyeberangkan semua hartanya, kekayaannya dan dia tinggal seorang diri. Kata Yabok dalam bahasa Ibrani artinya mengosongkan. Artinya suatu titi kesendirian. Di titik inilah Tuhan menjumpai Yakub. Selama kita mempunyai rencana sering kali ,kita mengandalkan kekuatan kita sendiri. Uang, koneksi, kepintaran kita. Sering kali kita tidak berserah total kepada Tuhan. Tetapi ketika itu Tuhan menjadikan Yakub supaya ia tidak bisa lagi lari dari sifat unruk mengandalkan dirinya sendiri. Mungkin saat saat ini kita merasa sendirian, kesepian dalam menghadapi masalah dan pergumulan kita. tapi Tuhan mau kita tidak kecewa, itulah saat-saat momen Yakub untuk diri kita. Tuhan sengaja menjauhkan kita dari apa yang bisa kita andalkan. Tuhan mau bahwa satu satunya pribadi yang kita andalkan adalah Tuhan itu sendiri. Untuk itu kita harus berhenti mengandalkan kekuatan, kepandaian kita sendiri. tetapi kita mau berserah dalam hadiratNya.
- Tuhan kita menghancurkan keegoan kita. Pada waktu di sungai yabok Tuhan memukul sendi paha Yakub sehingga dia terpelecok, pincang kakinya, apa artinya. Paha itu adalah tumpuan kekuatan seorang pegulat. Tuhan tidak ingin membunuh Yakub pada saat itu tapi yang ingin Tuhan bunuh adalah keegoannya, sifat keinginan mengandalkan kekuatannya sendiri. Setiap apa pun yang dia lakukan dia harus mengingat bahwa dia harus mengandalkan Tuhan. Ini adalah suatu kasih karunia Tuhan. Orang yang berhadapan muka dengan Tuhan pada waktu itu tidak bisa selamat pasti binasa. Tetapi karena kasih karunia Tuhan, dia tidak binasa. Artinya apa, seringkali Tuhan mengijinkan paha kita dipukul, kekuatan ,kita di runtuhkan, mungkin melalui bisnis kita yang menurun, kesehatan kita yang terganggu, kegagalan yang kita hadapi. Itu untuk apa, untuk menanggalkan kesombongan kita, supaya kita mempunyai sifat rendah hati. Di saat kita menyadari bahwa kita lemah, disitulah kuasa Tuhan menjadi sempurna.
- Kejujuran dalam perubahan identitas. Kita tahu dari identitas Yakub adalah penipu, saat ketika berjumpa dengan Tuhan dia menjadi pemenang. Ketika Tuhan bertanya siapa namamu , namanya Yakub, artinya apa, ketika dia mengalami perjumpaan dengan Tuhan, dia mengalami pemulihan, mengalami transformasi. Awalnya dengan kejujuran dalam hati. Kita harus belajar menanggalkan topeng rohani dalam Tuhan. Kekuatan kita hanya dalam Tuhan. Supaya kita mengalami kemenangan, amin.
}

