Article: 20260811/IN: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{unified info | templatetype=inspirational | namespace= Article | pagename= 20260811/IN | title= Allah menemani kita dalam badai | date= 2026-08-11 | event= Menara Doa Unity | displayevent= Menara Doa Unity | actualdate= 2026-08-11 | notes= | name= Natanael Tanto | completename= Natanael Tanto | illustration16x9= {{LatestImage/Inspirational | name=Natanael Tanto| date=2026-08-06 }} | illustration1x1= Logo Inspirational 1x1.webp | illustrationA5=...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 35: | Baris 35: | ||
Amin. | Amin. | ||
{{blockquote/Ayat | |||
| '''''Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.''''' | |||
| {{sabdaweb2v|Mazmur 46:2}} | |||
}} | |||
Revisi terkini sejak 6 Agustus 2026 20.09
![]() ![]() | |
| Inspirational | |
| Tanggal | 11 Agustus 2026 |
| Oleh | Natanael Tanto |
| Baca juga | |
| |
| |
Apa pun badai kehidupan yang kita hadapi, Tuhan tetap menyertai dan menolong kita. Melalui pencobaan, Tuhan membentuk iman kita supaya menjadi lebih tekun, matang, dan bergantung kepada-Nya. Karena itu, jangan takut melewati proses, sebab penyertaan Tuhan sempurna dalam setiap keadaan.
Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.
Dari ayat ini kita dapat melihat bahwa apa pun masalah yang kita hadapi, dan sebesar apa pun badai kehidupan yang datang, penyertaan Tuhan tetap sempurna. Hari-hari ini banyak orang menghadapi badai. Badai setiap orang berbeda-beda, tetapi kita percaya bahwa Tuhan selalu menyertai dan menolong kita.
Firman Tuhan juga mengingatkan:
- Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun. (Yakobus 1:2–4)
Ada maksud Tuhan ketika Ia mengizinkan kita melewati badai. Tuhan bukan meninggalkan kita, tetapi Ia sedang membentuk kita menjadi pribadi yang semakin matang di dalam Dia. Melalui proses, pencobaan, dan ujian iman, kita belajar untuk lebih tekun, lebih kuat, dan lebih bergantung kepada Tuhan.
Badai kehidupan juga membuat kita semakin mengenal siapa Tuhan. Kita belajar bahwa pertolongan-Nya tidak pernah terlambat, penyertaan-Nya tidak pernah gagal, dan kasih-Nya tetap nyata dalam setiap keadaan.
Karena itu, apa pun badai yang sedang kita hadapi hari ini, tetaplah percaya. Tuhan menyertai kita ketika melewati air, sungai, maupun api kehidupan. Penyertaan Tuhan sempurna, dan Ia sanggup membawa kita melewati setiap badai sampai kita menjadi semakin dewasa di dalam Dia.
Amin.
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.

