Article: 20260628/IN: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Jaen (bicara | kontrib)
←Membuat halaman berisi '{{unified info | templatetype=inspirational | namespace= Article | pagename= 20260628/IN | title= Yesus tertikam oleh karena pemberontakan kita | date= 2026-06-28 | event= Renungan Air Hidup | displayevent= Renungan | actualdate= 2025-06-16 | notes= | name= Johan Susanto | completename= Pdp Johan Susanto | illustration16x9= Logo Inspirational.webp | illustration1x1= Logo Inspirational 1x1.webp | illustrationA5= | summary= Yesus menanggung penderit...'
 
Leo (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 15: Baris 15:
  | summary= Yesus menanggung penderitaan dan kematian di kayu salib karena dosa dan pemberontakan kita. Melalui darah dan bilur-bilur-Nya, kita diperdamaikan dengan Allah, diampuni, disembuhkan, dan diselamatkan. Karena itu, hidup kita seharusnya menjadi kesaksian yang setia bagi kuasa dan kasih Kristus.
  | summary= Yesus menanggung penderitaan dan kematian di kayu salib karena dosa dan pemberontakan kita. Melalui darah dan bilur-bilur-Nya, kita diperdamaikan dengan Allah, diampuni, disembuhkan, dan diselamatkan. Karena itu, hidup kita seharusnya menjadi kesaksian yang setia bagi kuasa dan kasih Kristus.
  | shortsummary= Yesus menanggung penderitaan dan kematian di kayu salib karena dosa dan pemberontakan kita.
  | shortsummary= Yesus menanggung penderitaan dan kematian di kayu salib karena dosa dan pemberontakan kita.
  | release=no
  | release=yes
}}
}}



Revisi terkini sejak 8 Juli 2026 06.46

Yesus menanggung penderitaan dan kematian di kayu salib karena dosa dan pemberontakan kita. Melalui darah dan bilur-bilur-Nya, kita diperdamaikan dengan Allah, diampuni, disembuhkan, dan diselamatkan. Karena itu, hidup kita seharusnya menjadi kesaksian yang setia bagi kuasa dan kasih Kristus.

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Yesaya 53:4-5

Sejak dilahirkan di bumi, Yesus telah menjalani berbagai bentuk penderitaan sebagai manusia. Ia ditolak, mengalami lapar dan haus, hidup dalam kesederhanaan, dihina, dipukul, disiksa, dan menjadi korban ketidakadilan serta kejahatan manusia.

Semua penderitaan itu memuncak pada kematian-Nya yang mengerikan di kayu salib. Yesus tertikam oleh karena pemberontakan kita. Ia diremukkan oleh karena kejahatan kita, tetapi justru melalui penderitaan-Nya itulah keselamatan dianugerahkan kepada setiap orang yang percaya.

Yesus menanggung semuanya untuk menegakkan kembali hubungan antara Allah dan manusia.

  1. Yesus mengadakan pendamaian oleh darah salib-Nya
  2. Dosa membuat manusia tidak layak di hadapan kekudusan Allah dan berada di bawah murka keadilan-Nya. Namun melalui Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah.

    Di dalam Yesus, dosa-dosa kita diampuni, hidup kita diselamatkan, dan kita dibawa masuk kembali ke dalam persekutuan dengan Allah. Inilah kasih karunia yang sangat besar bagi kita orang percaya.
  3. Oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh
  4. Melalui bilur-bilur Kristus, kita menerima pemulihan. Dosa bukan hanya kejahatan yang membawa manusia kepada hukuman maut, tetapi juga penyakit yang merusak dan mematikan jiwa.

    Karena itu, Kristus datang untuk menebus, mengampuni, menyembuhkan, dan memulihkan hidup kita. Ia menanggung hukuman yang seharusnya kita tanggung, supaya kita memperoleh keselamatan di dalam Dia.

Karena itu, respons yang paling tepat adalah hidup setia melakukan kehendak-Nya. Kita adalah milik-Nya dan tebusan-Nya. Maka sebagai orang-orang pilihan Allah, marilah kita hidup sebagai kesaksian akan kuasa dan kasih Yesus Kristus.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. (Yohanes 3:17)
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. (Yohanes 12:47)

Tuhan Yesus memberkati kita semua.