Templat: Halaman Utama3/Renungan Khusus: Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k upd
 
Leo (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Halaman Utama3/Display
{{#dpl: title={{#dpl: | category=Materi renungan khusus | ordermethod=title | order=descending | count=1 | mode=userformat | format=,%PAGE%,, }} | includepage={unified info} renungan dpl-getintro-hu3 | mode=userformat | suppresserrors=true}}
| berkas=20120117 COOL Pastors Meeting.jpg
| widthberkas=300px
| linkberkas=Community of Love
 
| linkbagian=Renungan khusus
| bagian=Renungan khusus
 
| linkjudul=Renungan khusus/2012-05
| judul=Hidup di dalam perkenanan Tuhan
 
| linksubjudul=
| subjudul={{#time: d F Y | 2012-02-05}}
 
| isi = Kita sudah meninggalkan tahun 2011 dengan penuh sukacita dan kemenangan yang gemilang, dengan mengalami dan menikmati visi Tuhan sebagai masa Multiplikasi dan Promosi. Saat ini kita bersama-sama memasuki tahun baru, era baru dan musim yang baru, tahun 2012 ini dengan penuh keyakinan, iman dan pengharapan; bahwa tahun 2012 ini lebih baik dari tahun 2011. Hal-hal yang belum dicapai di tahun 2011 kemarin akan kita raih bersama-sama di tahun 2012 ini karena tahun 2012 ini adalah Tahun Perkenanan Tuhan.
 
Bagaimana caranya supaya kita mengalami perkenanan Tuhan atau bagaimana caranya supaya kita dapat berkenan di hadapan Tuhan?
 
  | linkbawah1=
}}

Revisi terkini sejak 26 Juli 2013 16.55

Renungan khusus

[[Renungan khusus/{{{tahun}}}-{{{minggu}}}|{{{judul}}}]]
Kesalahan: waktu tidak sah.

I. Pendahuluan

Dalam kehidupan iman Kristen, banyak orang masih bingung memahami hubungan antara anugerah dan pekerjaan (perbuatan).[1] Di satu sisi, Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah dan bukan hasil usaha manusia. Namun di sisi lain, Alkitab juga menekankan pentingnya ketaatan, perubahan hidup, dan kesetiaan dalam perjalanan iman.[2]

Ketegangan ini sering menimbulkan dua sikap yang keliru:

  1. ada yang hidup seolah-olah pekerjaan (perbuatan) tidak penting karena semuanya adalah anugerah, dan
  2. ada pula yang berjuang dalam ketaatan seolah-olah keselamatan sebagai tujuan yang harus terus diusahakan.[3]
[[Renungan khusus/{{{tahun}}}-{{{minggu}}}|Selengkapnya »]]
  1. ^ Saragih, F. A. P. (2024). Tinjauan Teologis terhadap Doktrin Soteriologi Hyper Grace. Missio Ecclesiae. https://doi.org/10.52157/me.v13i1.225
  2. ^ Yatmini, Y., & Siang, L. (2024). Perspektif Teologis tentang Keselamatan: Belajar dari 1 Petrus 1: 3-12. Jurnal Teologi Injili, 4(2), 136-148. https://doi.org/10.55626/jti.v4i2.80
  3. ^ Wennar & Kusnadi, H. (2025) Kasih Karunia Dan Hukum Taurat Berdasarkan Titus 2:11-12 Bagi Transformasi Kerohanian Jemaat Kontemporer. Jurnal Eulogia. https://doi.org/10.62738/ej.v5i2.116