2010

Dari GBI Danau Bogor Raya

Langsung ke: navigasi, cari
2010 Tahun Terobosan
The Year of Breakthrough
Allah telah menerobos musuhku dengan perantaraanku seperti air menerobos. 1 Tawarikh 14:11
GBI Danau Bogor Raya
Gereja yang berdoa, memuji, dan menyembah bersama-sama siang dan malam, untuk mempersiapkan gereja menyambut kedatangan Tuhan yang kedua kali.
14 tahun
GBI Danau Bogor Raya
1994-2009
Sesungguhnya demikianlah akan diberkati keluarga yang takut akan TUHAN (Mazmur 128)
Visi Sinode GBI
Menjadi seperti Yesus
Visi BPH GBI 2008-2012
Meningkatkan kualitas penuaian dan tuaian dalam kebersamaan, untuk menjadi GBI yang lebih baik
Tema GBI 2008-2012
Ladang sudah menguning, tuailah bersama
Meningkatkan kualitas penuai untuk menjangkau yang belum terjangkau

Visi tahun 2010 GBI Danau Bogor Raya adalah Tahun Terobosan atau The Year of Breakthrough.

Daftar isi

Ringkasan Pesan Gembala

Januari 2010

1 Tawarikh 14:11, Allah telah menerobos musuhku dengan perantaraanku seperti air menerobos.

Tahun 2010 adalah Tahun Terobosan atau the Year of Breakthrough.

Dalam Tahun Ayin, atau tahun mata, maka ada 12 hal yang Tuhan pesankan. Tahun Ayin adalah:

  • tahun supranatural
  • jangan hidup dengan roh agamawi
  • tahun di mana kita harus semakin mengasah senjata kita
  • tahun Ayin juga berbicara mengenai tahun terobosan (the year of Breakthrough)
  • tahun peperangan melawan roh mamon
  • peperangan melawan penguasa-penguasa di udara
  • lihat dengan matanya Tuhan
  • bukan waktunya bermain-main lagi
  • kuatkan tanganmu
  • jalan baru akan dibukakan untuk kita
  • perhatikan dan lakukan perintah-perintah Tuhan, dan
  • lawanlah iblis!

Jemaat yang belum bergabung dalam kelompok COOL, mari mulai bergabung, untuk mulai mengalami pertumbuhan rohani serta terobosan demi terobosan.

Jumat, 1 Januari 2010 • Warta Jemaat Awal Tahun 2010

Malam terobosan Januari 2010

Bagaimana Daud mengalami terobosan Ziklag?

  1. Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan (1 Samuel 30:6b)
  2. Daud bertanya kepada Tuhan (1 Samuel 30:7-8)
  3. Daud tidak menganggap yang lemah itu tidak ada harganya. Tuhan memakai yang kecil dan lemah sekalipun (1 Samuel 30:11)
Rabu, 13 Januari 2010 • Gedung Lautan

Februari 2010

Janda seorang nabi datang dan mengadukan kepada Elisa masalahnya yang mengerikan karena kedua anaknya akan diambil oleh penagih hutang untuk menjadi budak (2 Raja-Raja 4:1-7). Mujizat terjadi atas janda ini dan keluarganya. Tuhan memberkati dengan kelimpahan minyak, sehingga hutang-hutangnya terbayarkan lunas, dan bahkan dia dan anak-anaknya dapat melanjutkan hidup dari lebihnya. Janda ini mengalami pemulihan, kelimpahan, dan terobosan yang dahsyat.

Apa yang harus kita lakukan untuk mengalami terobosan yang dahsyat? Dalam kondisi tertekan:
  • Jangan putus asa, tetap nomor satukan Tuhan
  • Hanya taat, tidak berargumentasi dengan Tuhan
  • Tetap punya hati yang haus dan lapar, sehingga mujizat tidak akan berhenti mengalir
Minggu, 14 Februari 2010Graha Amal Kasih

Maret 2010

Kita bukan hanya sekedar memakai kalung salib dan memasang lambang salib itu di rumah kita, tapi ada makna yang jauh lebih penting dari salib itu.

Pertama, salib berbicara mengenai kesetiaan, biarlah mengingatkan bahwa walaupun kita tidak setia, Dia tetap setia, dan kita harus tetap setia pada pasangan hidup kita.

Kedua, salib berbicara mengenai darah, yaitu kesembuhan yang Tuhan berikan untuk kita, ada pertolongan yang Tuhan berikan untuk kita.

Ketiga, salib juga berbicara mengenai korban atau pengorbanan, artinya kita diingatkan bahwa pada akhir dari akhir zaman, saat kita menantikan Yesus datang, Tuhan mau keselamatan itu bukan hanya untuk pribadi kita, tapi biarlah belas kasihan ini juga untuk orang-orang di sekitar kita. Kita mulai melangkah ke luar tanpa pamrih, mengorbankan perasaan, waktu, uang, dan tenaga kita.

Minggu, 14 Maret 2010Graha Amal Kasih

April 2010

Yohanes 10:9, Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Keselamatan hanya ada di dalam nama Tuhan Yesus Kristus! Biarlah hari ini kita tetap setia dan pegang janji Tuhan, satu orang diselamatkan, seisi rumahnya akan diselamatkan, kita tetap berdoa bagi keluarga besar kita semuanya.

Padang rumput berbicara mengenai berkat-berkat Tuhan, suatu kehidupan yang sehat, ada kesembuhan dalam hidup kita, dan ada damai sejahtera.

Tangkap baik-baik apa yang saya katakan hari ini. Tuhan sedang sangat kuat untuk ingin memberkati gereja-Nya, Saudara dan saya, Dia ingin sekali melakukan itu. Kuncinya, kita menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru selamat kita, sebagai tabib dan imam agung, Dia pasti memulihkan kesehatan, usaha, dan keluarga kita.

Minggu, 11 April 2010Graha Amal Kasih

Mei 2010

Kisah 1:4-5, Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Firman Tuhan katakan,

  • Tunggu janji Bapa, jangan tidak sabar dan potong kompas, kairos atau waktu Tuhan adalah yang terbaik!
  • Jangan tinggalkan Yerusalem. Ini berbicara mengenai jangan meninggalkan kesetiaan, kekudusan, dan keluarga kita.
  • Kita perlu Roh Kudus dalam setiap aspek kehidupan kita.
Minggu, 9 Mei 2010Graha Amal Kasih

Ibadah kenaikan Tuhan Yesus ke sorga

Ada begitu banyak makna yang bisa kita gali dari kenaikan Tuhan Yesus. Mari kita merenungkan tiga makna kenaikan Tuhan Yesus ke sorga untuk kita.

Kenaikan Tuhan Yesus yang pertama berbicara mengenai pergumulan, atau boleh saya katakan siap untuk diproses. Tuhan Yesus ketika di taman Getsemani juga bergumul seperti kita manusia biasa bergumul, bahkan Dia katakan, "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya..." (Matius 16:34).

Kedua, Tuhan Yesus juga naik ke sorga untuk menyiapkan tempat untuk kita. Tidak ada yang lain yang bisa berjanji demikian seperti Tuhan Yesus (Yohanes 14:1-3).

Ketiga, kenaikan Tuhan Yesus juga memiliki makna bahwa Roh Kudus dicurahkan dan kita harus menjadi saksi-Nya di Yerusalem, Yudea, Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi (Kisah 1:8). Sikap hidup kita harus menjadi saksi baik di keluarga dan di lingkungan kita.

Kamis, 13 Mei 2010Graha Amal Kasih


Lihat pula