Ayo Baca Alkitab

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi per 9 Januari 2019 10.10 oleh Leo (bicara | kontrib) (upd)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari

AyoBacaAlkitab.png

Bacaan hari ini

Rabu, 23 Januari 2019

Tuduhan Elifas dan Bildad, sanggahan dan keluhan Ayub

(Ayub 15:1-18:21)

Pendapat Elifas bahwa orang fasik akan binasa

Maka Elifas, orang Teman, menjawab:

"Apakah orang yang mempunyai hikmat menjawab dengan pengetahuan kosong,
dan mengisi pikirannya dengan angin?

Apakah ia menegur dengan percakapan yang tidak berguna,
dan dengan perkataan yang tidak berfaedah?

Lagipula engkau melenyapkan rasa takut
dan mengurangi rasa hormat kepada Allah.

Kesalahanmulah yang mengajar mulutmu,
dan bahasa orang licik yang kaupilih.

Mulutmu sendirilah yang mempersalahkan engkau, bukan aku;
bibirmu sendiri menjadi saksi menentang engkau.

Apakah engkau dilahirkan sebagai manusia yang pertama,
atau dijadikan lebih dahulu dari pada bukit-bukit?

Apakah engkau turut mendengarkan di dalam musyawarah Allah
dan meraih hikmat bagi dirimu?

Apakah yang kauketahui, yang tidak kami ketahui?
Apakah yang kaumengerti, yang tidak terang bagi kami?

Di antara kami juga ada orang yang beruban dan yang lanjut umurnya,
yang lebih tua umurnya dari pada ayahmu.

Kurangkah artinya bagimu penghiburan Allah,
dan perkataan yang dengan lemah lembut ditujukan kepadamu?

Mengapa engkau dihanyutkan oleh perasaan hatimu
dan mengapa matamu menyala-nyala,
sehingga engkau memalingkan hatimu menentang Allah,
dan mulutmu mengeluarkan perkataan serupa itu?

Masakan manusia bersih,
masakan benar yang lahir dari perempuan?

Sesungguhnya, para suci-Nya tidak dipercayai-Nya,
seluruh langitpun tidak bersih pada pandangan-Nya;
lebih-lebih lagi orang yang keji dan bejat,
yang menghirup kecurangan seperti air.

Aku hendak menerangkan sesuatu kepadamu, dengarkanlah aku,
dan apa yang telah kulihat, hendak kuceritakan,
yakni apa yang diberitakan oleh orang yang mempunyai hikmat,
yang nenek moyang mereka tidak sembunyikan,
ketika hanya kepada mereka negeri itu diberikan,
dan tidak ada seorang asingpun masuk ke tengah-tengah mereka.

Orang fasik menggeletar sepanjang hidupnya,
demikian juga orang lalim selama tahun-tahun yang disediakan baginya.

Bunyi yang dahsyat sampai ke telinganya,
pada masa damai ia didatangi perusak.

Ia tidak percaya, bahwa ia akan kembali dari kegelapan:
ia sudah ditentukan untuk dimakan pedang.

Ia mengembara untuk mencari makan, entah ke mana.
Ia tahu, bahwa hari kegelapan siap menantikan dia.

Ia ditakutkan oleh kesesakan dan kesempitan,
yang menggagahinya laksana raja yang siap menyergap.

Karena ia telah mengedangkan tangannya melawan Allah
dan berani menantang Yang Mahakuasa;
dengan bertegang leher ia berlari-lari menghadapi Dia,
dengan perisainya yang berlapis tebal.

Mukanya telah ditutupinya dengan lemak,
dan lapisan lemak dikenakannya pada pinggangnya;
ia menetap di kota-kota yang telah hancur,
di rumah-rumah yang tidak dapat didiami orang,
yang ditentukan untuk tetap menjadi reruntuhan.

Ia takkan menjadi kaya dan hartanya tidak kekal,
serta miliknyapun tidak bertambah-tambah di bumi.

Ia tidak akan luput dari kegelapan,
tunasnya akan dilayukan oleh nyala api,
dan ia akan dilenyapkan oleh nafas mulut-Nya.

Janganlah ia percaya kepada kesia-siaan, akan tertipulah ia,
karena kesia-siaan akan menjadi ganjarannya.

Sebelum genap masanya, ajalnya akan sampai;
dan rantingnyapun tidak akan menghijau.

Ia seperti pohon anggur yang gugur buahnya
dan seperti pohon zaitun yang jatuh bunganya.

Karena kawanan orang-orang fasik tidak berhasil,
dan api memakan habis kemah-kemah orang yang makan suap.

Mereka menghamilkan bencana dan melahirkan kejahatan,
dan tipu daya dikandung hati mereka."

Ayub mengeluh tentang perlakuan Allah

Tetapi Ayub menjawab:

"Hal seperti itu telah acap kali kudengar.
Penghibur sialan kamu semua!

Belum habiskah omong kosong itu?
Apa yang merangsang engkau untuk menyanggah?

Akupun dapat berbicara seperti kamu,
sekiranya kamu pada tempatku;
aku akan menggubah kata-kata indah terhadap kamu,
dan menggeleng-gelengkan kepala atas kamu.

Aku akan menguatkan hatimu dengan mulut,
dan tidak menahan bibirku mengatakan belas kasihan.

Tetapi bila aku berbicara, penderitaanku tidak menjadi ringan,
dan bila aku berdiam diri, apakah yang hilang dari padaku?

Tetapi sekarang, Ia telah membuat aku lelah
dan mencerai-beraikan segenap rumah tanggaku,
sudah menangkap aku; inilah yang menjadi saksi;
kekurusanku telah bangkit menuduh aku.

Murka-Nya menerkam dan memusuhi aku,
Ia menggertakkan giginya terhadap aku;
lawanku memandang aku dengan mata yang berapi-api.

Mereka mengangakan mulutnya melawan aku,
menampar pipiku dengan cercaan,
dan bersama-sama mengerumuni aku.

Allah menyerahkan aku kepada orang lalim,
dan menjatuhkan aku ke dalam tangan orang fasik.

Aku hidup dengan tenteram, tetapi Ia menggelisahkan aku,
aku ditangkap-Nya pada tengkukku, lalu dibanting-Nya,
dan aku ditegakkan-Nya menjadi sasaran-Nya.

Aku dihujani anak panah,
ginjalku ditembus-Nya dengan tak kenal belas kasihan,
empeduku ditumpahkan-Nya ke tanah.

Ia merobek-robek aku,
menyerang aku laksana seorang pejuang.

Kain kabung telah kujahit pada kulitku,
dan tandukku kumasukkan ke dalam debu;
mukaku merah karena menangis,
dan bulu mataku ditudungi kelam pekat,
sungguhpun tidak ada kelaliman pada tanganku,
dan doaku bersih.

Hai bumi, janganlah menutupi darahku,
dan janganlah kiranya teriakku mendapat tempat perhentian!

Ketahuilah, sekarangpun juga, Saksiku ada di sorga,
Yang memberi kesaksian bagiku ada di tempat yang tinggi.

Sekalipun aku dicemoohkan oleh sahabat-sahabatku,
namun ke arah Allah mataku menengadah sambil menangis,
supaya Ia memutuskan perkara antara manusia dengan Allah,
dan antara manusia dengan sesamanya.

Karena sedikit jumlah tahun yang akan datang,
dan aku akan menempuh jalan,
dari mana aku tak akan kembali lagi.

Semangatku patah, umurku telah habis,
dan bagiku tersedia kuburan.

Sesungguhnya, aku menjadi ejekan;
mataku terpaksa menyaksikan tantangan mereka.

Biarlah Engkau menjadi jaminanku bagi-Mu sendiri!
Siapa lagi yang dapat membuat persetujuan bagiku?

Karena hati mereka telah Kaukatupkan bagi pengertian;
itulah sebabnya Engkau mencegah mereka untuk menang.

Barangsiapa mengadukan sahabatnya untuk mencari keuntungan,
mata anak-anaknya akan menjadi rabun.

Aku telah dijadikan sindiran di antara bangsa-bangsa,
dan aku menjadi orang yang diludahi mukanya.

Mataku menjadi kabur karena pedih hati,
segala anggota tubuhku seperti bayang-bayang.

Orang-orang yang jujur tercengang karena hal itu,
dan orang yang tidak bersalah naik pitam terhadap orang fasik.

Meskipun begitu orang yang benar tetap pada jalannya,
dan orang yang bersih tangannya bertambah-tambah kuat.

Tetapi kamu sekalian, silakan datang kembali!
Seorang yang mempunyai hikmat takkan kudapati di antara kamu!

Umurku telah lalu, telah gagal rencana-rencanaku,
cita-citaku.

Malam hendak dijadikan mereka siang:
terang segera muncul dari gelap, kata mereka.

Apabila aku mengharapkan dunia orang mati sebagai rumahku,
menyediakan tempat tidurku di dalam kegelapan,
dan berkata kepada liang kubur: Engkau ayahku,
kepada berenga: Ibuku dan saudara perempuanku,
maka di manakah harapanku?
Siapakah yang melihat adanya harapan bagiku?

Keduanya akan tenggelam ke dasar dunia orang mati,
apabila kami bersama-sama turun ke dalam debu."

Pendapat Bildad, bahwa orang fasik pasti akan binasa

Maka Bildad, orang Suah, menjawab:

"Bilakah engkau habis bicara?
Sadarilah, baru kami akan bicara.

Mengapa kami dianggap binatang?
Mengapa kami bodoh dalam pandanganmu?

Engkau yang menerkam dirimu sendiri dalam kemarahan,
demi kepentinganmukah bumi harus menjadi sunyi,
dan gunung batu bergeser dari tempatnya?

Bagaimanapun juga terang orang fasik tentu padam,
dan nyala apinya tidak tetap bersinar.

Terang di dalam kemahnya menjadi gelap,
dan pelita di atasnya padam.

Langkahnya yang kuat terhambat,
dan pertimbangannya sendiri menjatuhkan dia.

Karena kakinya sendiri menyangkutkan dia dalam jaring,
dan di atas tutup pelubang ia berjalan.

Tumitnya tertangkap oleh jebak,
dan ia tertahan oleh jerat.

Tali tersembunyi baginya dalam tanah,
perangkap terpasang baginya pada jalan yang dilaluinya.

Kedahsyatan mengejutkan dia di mana-mana,
dan mengejarnya di mana juga ia melangkah.

Bencana mengidamkan dia,
kebinasaan bersiap-siap menantikan dia jatuh.

Kulit tubuhnya dimakan penyakit,
bahkan anggota tubuhnya dimakan oleh penyakit parah.

Ia diseret dari kemahnya, tempat ia merasa aman,
dan dibawa kepada raja kedahsyatan.

Dalam kemahnya tinggal apa yang tidak ada sangkut pautnya dengan dia,
di atas tempat kediamannya ditaburkan belerang.

Di bawah keringlah akar-akarnya,
dan di atas layulah rantingnya.

Ingatan kepadanya lenyap dari bumi,
namanya tidak lagi disebut di lorong-lorong.

Ia diusir dari tempat terang ke dalam kegelapan,
dan ia dienyahkan dari dunia.

Ia tidak akan mempunyai anak atau cucu cicit di antara bangsanya,
dan tak seorangpun yang tinggal hidup di tempat kediamannya.

Atas hari ajalnya orang-orang di Barat akan tercengang,
dan orang-orang di Timur akan dihinggapi ketakutan.

Sungguh, demikianlah tempat kediaman orang yang curang,
begitulah tempat tinggal orang yang tidak mengenal Allah."


Baca Firman Tuhan setiap hari!

Sebagai orang Kristen adalah sebuah keanehan jika tidak pernah sekalipun selesai membaca seluruh Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Tetapi pada kenyataannya itulah yang terjadi pada sebagian besar dari orang Kristen.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Mazmur 1:1-3)

Mari kita baca Alkitab setiap hari, Firman Tuhan menjamin bahwa hidup kita akan berubah.


Jadwal pembacaan Alkitab secara kronologis

Jadwal pembacaan Alkitab berikut ini berdasarkan kronologi atau urutan peristiwa yang terjadi dalam Alkitab sehingga pembaca akan lebih memahami apa yang sebenarnya terjadi. Jadi tidak selalu berdasarkan urutan susunan buku dalam Alkitab, namun seluruh bagian Alkitab akan selesai dibaca pada akhir tahun.


Jadwal baca Alkitab Januari 2019

Tanggal Judul Ayat
2019010101 Januari Penciptaan, Taman Eden dan Manusia Jatuh Dalam Dosa Kej 1:1-3:24
2019010202 Januari Kain dan Habel, Keturunan Adam, Kejahatan Manusia dan Riwayat Nuh Kej 4:1-5:32; 1 Taw 1:1-4; Kej 6:1-22
2019010303 Januari Air Bah, Perjanjian Allah dengan Nuh dan Daftar keturunan Sem, Ham dan Yafet Kej 7:1-10:5; 1 Taw 1:5-7; Kej 10:6-20; 1 Taw 1:8-16; Kej 10:21-30; 1 Taw 1:17-23; Kej 10:31-32
2019010404 Januari Menara Babel, Abram, Lot dan Melkisedek Kej 11:1-26; 1 Taw 1:24-27; Kej 11:27-14:24
2019010505 Januari Perjanjian Allah dengan Abram, Hagar dan Ismael, Abram menjadi Abraham Kej 15:1-17:27
2019010606 Januari Lot, Sodom dan Gomora, Abraham dan Abimelekh dan kelahiran Ishak Kej 18:1-21:7
2019010707 Januari Abraham mengusir Hagar dan Ismael, Ujian Abraham, Ribka dipinang bagi Ishak Kej 21:8-23:20; Kej 11:32; Kej 24:1-67
2019010808 Januari Keturunan Abraham dari Ketura, Keturunan Ismael, Ishak, Esau dan Yakub Kej 25:1-4; 1 Taw 1:32-33; Kej 25:5-6; Kej 25:12-18; 1 Taw 1:28-31; 1 Taw 1:34; Kej 25:19-26; Kej 25:7-11
2019010909 Januari Yakub diberkati Ishak sebagai anak sulung Kej 25:27-28:5
2019011010 Januari Mimpi Yakub di Betel, Yakub di rumah Laban, Anak-anak Yakub Kej 28:6-30:24
2019011111 Januari Yakub dan Laban Kej 30:25-31:55
2019011212 Januari Yakub dan Esau, Pergumulan Yakub dengan Allah, Dina dan Sikhem Kej 32:1-35:29
2019011313 Januari Keturunan Esau, Keturunan Seir, Raja-raja Edom Kej 36:1-19; 1 Taw 1:35-37; Kej 36:20-30; 1 Taw 1:38-42; Kej 36:31-43; 1 Taw 1:43-2:2
2019011414 Januari Yusuf dan saudara-saudaranya, Yusuf dijual ke Mesir, Yusuf di rumah Potifar, Yehuda dan Tamar Kej 37:1-38:30; 1 Taw 2:3-6; 1 Taw 2:8; Kej 39:1-23
2019011515 Januari Yusuf di dalam penjara Mesir, Mimpi Firaun, Yusuf diangkat menjadi penguasa Mesir Kej 40:1-23; Kej 35:28-29; Kej 41:1-57
2019011616 Januari Yusuf bertemu saudara-saudaranya di Mesir Kej 42:1-45:15
2019011717 Januari Firaun mengundang Yakub dan keluarganya pindah ke Mesir Kej 45:16-47:27
2019011818 Januari Yakub memberkati Manasye dan Efraim, Pesan terakhir Yakub, Kematian Yakub dan Yusuf Kej 47:28-50:26
2019011919 Januari Kesalehan Ayub dicoba, keluh kesah Ayub, Elifas menegur Ayub Ayb 1:1-5:27
2019012020 Januari Ayub kecewa terhadap sahabat-sahabatnya Ayb 6:1-7:21
2019012121 Januari Teguran Bildad dan Zohar, Ayub menjawab Ayb 8:1-11:20
2019012222 Januari Ayub membela perkaranya di hadapan Allah Ayb 12:1-14:22
2019012323 Januari Tuduhan Elifas dan Bildad, sanggahan dan keluhan Ayub Ayb 15:1-18:21
2019012424 Januari Zofar dan Ayub berbeda pendapat mengenai hidup orang fasik Ayb 19:1-21:34
2019012525 Januari Elifas menganjurkan Ayub bertobat, Ayub membela diri di hadapan Allah Ayb 22:1-25:6
2019012626 Januari Ayub menjawab: Siapa dapat mengerti kebesaran Allah? Ayb 26:1-29:25
2019012727 Januari Sekali lagi Ayub mengaku tidak bersalah Ayb 30:1-31:40
2019012828 Januari Tanggapan Elihu: Allah tidak berlaku curang Ayb 32:1-34:37
2019012929 Januari Elihu: Allah memperhatikan penderitaan manusia dan Lihatlah kemuliaan Allah di alam semesta Ayb 35:1-37:24
2019013030 Januari Jawaban TUHAN kepada Ayub Ayb 38:1-40:24
2019013131 Januari Ayub menyesal dan mencabut perkataannya, Tuhan memulihkan keadaan Ayub Ayb 41:1-42:17

Lihat pula