Aku datang segera! (Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Revisi sejak 27 Juni 2026 12.50 oleh Leo (bicara | kontrib)
Lompat ke: navigasi, cari

Tuhan Yesus adalah Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Karena itu mata kita harus tertuju kepada Dia, mengandalkan Dia. Fokus hanya kepada Dia, Tuhan Yesus.

Shalom Saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus, akhir-akhir ini dengan bertalu-talu saya banyak bertanya: Apa yang menjadi “isi hati Tuhan”? Saya minta agar saya diberi kepekaan lebih lagi untuk mengerti “isi hati Tuhan”.

Tuhan menjawab dengan memberikan Firman di dalam Yeremia 33:3 yang berkata,

Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kau ketahui.

Yeremia 33:3

Saya terus berseru dalam doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam.

Pesan Tuhan

Baru-baru ini Tuhan memberikan tuntunan buat kita melalui pesan Tuhan kepada jemaat di Filadelfia. (Wahyu 3:7-13)

Secara ringkas pesan Tuhan kepada kita adalah:

  1. Tuhan Yesus adalah Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
  2. Karena itu mata kita harus tertuju kepada Dia, mengandalkan Dia. Fokus hanya kepada Dia, Tuhan Yesus.
  3. Seperti Tuhan Yesus berkata kepada jemaat di Filadelfia bahwa Ia tahu segala pekerjaanmu; maka demikian juga Tuhan Yesus tahu segala pekerjaan kita.
  4. Segala sesuatu yang kita pikirkan, yang kita lakukan, tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan.

    Amsal 15:11 berkata,

    Dunia orang mati dan kebinasaan terbuka di hadapan TUHAN, terlebih lagi hati anak manusia!
    Karena itu kita harus terbuka di hadapan Tuhan. Itu yang menyenangkan hati Tuhan.
  5. Tuhan menghendaki agar kita menuruti Firman Tuhan dan jangan sampai menyangkal nama-Nya.

  6. Tuhan menghendaki agar kita terus menuruti Firman Tuhan untuk tekun menantikan kedatangan Tuhan.

Janji Tuhan

Kalau kita melakukan hal-hal di atas maka janji Tuhan:

  1. Pintu yang selama ini tertutup akan dibuka oleh Tuhan.
  2. Mungkin itu pintu pelayanan, pintu pekerjaan, pintu persoalan yang tidak kunjung selesai, dan lain-lain (Wahyu 3:8)
  3. Orang-orang yang menamakan dirinya Kristen tetapi kelakuannya tidak seperti itu di mana mereka terus menerus menekan kita, akan Tuhan suruh datang dan berkata bahwa Allah mengasihi kita (Wahyu 3:9).

  4. Tuhan akan melindungi kita dari hari pencobaan yang akan datang di seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi (Wahyu 3:10).

Sesuai dengan referensi dari Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan seri The Full Life Study Bible yang mengatakan: Mereka yang menjadi pemenang sebelum hari itu tiba akan dilindungi dari hari pencobaan melalui Pengangkatan atau Rapture. Haleluya!

Kalau kita melihat keadaan dunia saat ini kita harus percaya bahwa hari pencobaan itu sudah dimulai dan akan terus makin hebat. Kalau mau ikut dalam pengangkatan maka kita harus menjadi pemenang.

Sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus katakan tentang “pemenang” ini, dikatakan,

“Siapa bertelinga hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”

Barangsiapa melakukannya maka dia disebut sebagai Pemenang dan akan ikut dalam pengangkatan.

Pesan Tuhan Yesus kepada kita semua: AKU DATANG SEGERA. Peganglah apa yang ada padamu supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.

Proses penyelesaian Amanat Agung

Pada waktu Tuhan Yesus ditanya oleh murid-murid-Nya tentang tanda kedatangan-Nya dan tanda kesudahan dunia ini, Tuhan Yesus menjawab yang salah satunya terdapat dalam Matius 24:14 yang berkata,

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”

Dengan perkataan lain, kalau Amanat Agung selesai maka Tuhan Yesus akan datang kembali.

Tuhan Yesus pasti datang kembali, yang percaya katakan Amin… karena itu Dia memberikan Amanat Agung kepada kita yaitu agar kita pergi dan menjadikan semua bangsa itu murid Tuhan Yesus. Hal ini juga berarti agar terjadi penuaian jiwa besar-besaran sebelum Tuhan Yesus datang kembali.

Sesuai dengan Kitab Para Rasul