|
Pesan Gembala
Pesan Gembala
Pesan Gembala Pembina
Pesan Gembala Pembina
Ringkasan khotbah
Ringkasan khotbah
Community of Love
Community of Love
Renungan khusus
Renungan khusus
Devosi
Devosi
Artikel
Artikel
Pelayanan jemaat
Pelayanan jemaat
Agenda
Agenda
Serba-serbi
Serba-serbi
|
Renungan khusus
I. Pendahuluan
Dalam kehidupan iman Kristen, banyak orang masih bingung memahami hubungan antara anugerah dan pekerjaan (perbuatan).[1] Di satu sisi, Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah dan bukan hasil usaha manusia. Namun di sisi lain, Alkitab juga menekankan pentingnya ketaatan, perubahan hidup, dan kesetiaan dalam perjalanan iman.[2]
Ketegangan ini sering menimbulkan dua sikap yang keliru:
- ada yang hidup seolah-olah pekerjaan (perbuatan) tidak penting karena semuanya adalah anugerah, dan
- ada pula yang berjuang dalam ketaatan seolah-olah keselamatan sebagai tujuan yang harus terus diusahakan.[3]
Selengkapnya »
Dalam kehidupan iman Kristen, banyak orang masih bingung memahami hubungan antara anugerah dan pekerjaan (perbuatan). Di satu sisi, Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah dan bukan hasil usaha manusia. Namun di sisi lain, Alkitab juga menekankan pentingnya ketaatan, perubahan hidup, dan kesetiaan dalam perjalanan iman.
Devosi
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
— 2 Timotius 1:7
Intimidasi adalah salah satu cara yang dapat membuat seseorang kehilangan keberanian, meragukan dirinya sendiri, atau bahkan mundur dari panggilan Tuhan. Intimidasi tidak selalu datang melalui orang lain. Terkadang intimidasi muncul melalui pikiran kita sendiri. Rasa takut gagal, takut ditolak, takut menghadapi masa depan, takut terhadap masalah, atau merasa diri tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan.
Dalam kehidupan rohani, kita perlu menyadari bahwa ketakutan yang terus dibiarkan dapat menghalangi kita untuk melangkah dalam iman. Kita mungkin tahu apa yang Tuhan firmankan, tetapi ketika intimidasi datang, kita lebih percaya kepada besarnya masalah daripada kepada kebesaran Tuhan. Karena itu, kita perlu belajar bagaimana mematahkan intimidasi berdasarkan kebenaran Firman Tuhan.
Intimidasi sering membuat kita melihat diri berdasarkan kelemahan, pengalaman buruk, atau perkataan negatif orang lain. Kita mulai berkata, "Saya tidak mampu," "Saya tidak layak," atau "Saya pasti gagal." Padahal, identitas kita tidak ditentukan oleh perkataan manusia, melainkan oleh siapa kita di dalam Kristus.
Ketika Daud menghadapi Goliat, ia berhadapan dengan seorang prajurit yang jauh lebih besar dan berpengalaman. Goliat memiliki kekuatan fisik dan perlengkapan perang yang mengintimidasi. Secara manusia, Daud tampak tidak sebanding dengannya. Namun, Ia percaya kepada Tuhan yang menyertainya. Jangan biarkan intimidasi mendefinisikan siapa diri kita. Ketika ketakutan berkata bahwa kita tidak mampu, ingatlah bahwa Tuhan sanggup memperlengkapi kita untuk melakukan kehendak-Nya. Keberanian bukan berarti kita tidak memiliki kelemahan, tetapi kita tetap percaya kepada Tuhan di tengah kelemahan kita.
2 Korintus 10:4-5 mengatakan karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.
Intimidasi sering kali dimulai dari sebuah pikiran yang terus diulang. Kita membayangkan kegagalan sebelum mencoba. Karena itu, kita harus belajar memeriksa pikiran kita berdasarkan Firman Tuhan. Apakah pikiran tersebut sesuai dengan kebenaran, atau hanya dibangun dari ketakutan dan asumsi? Kita dapat membawa pikiran yang mengintimidasi itu kepada Tuhan dan menggantinya dengan kebenaran-Nya.
Ketika intimidasi datang, kembalilah kepada hadirat Tuhan melalui doa, pujian, penyembahan, dan perenungan Firman. Jangan hanya mencari keberanian dari dukungan manusia. Belajarlah menguatkan hati di dalam hadirat Tuhan. Amin Intimidasi adalah salah satu cara yang dapat membuat seseorang kehilangan keberanian, meragukan dirinya sendiri, atau bahkan mundur dari panggilan Tuhan. Intimidasi tidak selalu datang melalui orang lain. Terkadang intimidasi muncul melalui pikiran kita sendiri.
Agenda
|
Kebaktian
Ibadah Raya setiap hari Minggu disertai Sekolah Minggu:
- 06.00 - Umum #1
- 08.30 - Umum #2
- 11.15 - Dewasa Muda
- 16.00 - Umum #3
- 17.00 - Bogor English Service
Pemuda dan Remaja:
- 06.15 - Remaja #1 (SMP)
- 08.45 - Remaja #2 (SMP)
- 08.45 - Pemuda (SMA)
|
Serba-serbi
Minggu, 25 September 2011
Gebyar COOL 2011
Departemen COOL Rayon 7 mengadakan Gebyar COOL 2011 untuk seluruh COOL yang berada di bawah lingkup GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya. Acara diadakan di kolam renang Villa Duta Bogor mulai pukul 07.00 hingga 15.00.
Sabtu, 26 Maret 2011
Ibadah Padang COOL Celebration 2011
GBI Danau Bogor Raya mengadakan acara Ibadah Padang COOL Celebration 2011 pada hari Sabtu, 26 Maret 2011 pukul 07.00-09.00 di Kebun Raya Bogor. Acara ini diadakan untuk seluruh COOL Umum, Wanita, Dewasa Muda, Pemuda, Remaja, dan Anak yang berada di bawah penggembalaan Mentor Distrik COOL dan Komisi Pemuda dan Anak GBI Danau Bogor Raya.
Hadir dalam acara ini, Pdt Sutadi Rusli (Gembala Jemaat), Pdt Benny Kohar (Wakil Gembala Jemaat), Pdm Sukirman Pardi (Staf Penggembalaan/Mentor Distrik COOL), dan Bapak Yesaya Bambang Salendro (Ketua Komisi Pemuda dan Anak), beserta pasangan masing-masing.
Turut hadir pula undangan dari Rayon 7, Pdm Agustina H Sitompul (Wakil Gembala Rayon) dan Pdm Hendrawan Rusli (Kepala Departemen COOL).
Jumat, 13 Agustus 2010
COOL Celebration 2010
Pada hari Jumat, 13 Agustus 2010, diadakan COOL Celebration Danau Bogor Raya 2010 gabungan seluruh COOL Umum dan COOL Wanita di bawah penggembalaan Mentor Distrik GBI Danau Bogor Raya, bertempat di Graha Amal Kasih. Dalam COOL Celebration kali ini Gembala Jemaat, Pdt Sutadi Rusli, membagikan firman Tuhan mengenai Bertekad, berbeda, dan berani diuji, dan mengurapi setiap peserta satu persatu.
Selengkapnya »
|
|
Berita
Selasa, 25 Oktober 2011
Empowered21 Asia
Empowered21 Asia diadakan selama 4 hari pada tanggal 25-28 Oktober 2011 di Sentul International Convention Center. Acara ini merupakan sebuah kegerakan besar Roh Kudus dalam menjawab kelaparan rohani di regional Asia. Empowered21 Asia berpusat pada pemberdayaan generasi muda untuk memberikan dampak pada negara-negara mereka masing-masing.
Rabu, 24 Agustus 2011
Seminar Pelipatgandaan Gereja Internasional 2011
Gembala Pembina, Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo kembali diundang menjadi pembicara pada Seminar Pertumbuhan Gereja Internasional 2011 (SPGI 2011) dengan tema “Chasing God’s Presence” pada 16–19 Agustus 2011 bertempat di Graha Bethany Nginden–Surabaya.
SPGI 2011 dilayani oleh para pembicara:
Pdt Abraham Alex Tanuseputra,
Pdt KAM Jusufroni,
Rev Paul Walker,
Ps Kong Hee,
Ps Tommy Tenney,
Pdt Jacob Nahuway,
Pdt Niko Njotorahardjo,
Pdt Timotius Arifin Tedjasukmana,
Pdt Yusak Hadisiswantoro,
Pdt Gilbert Lumoindong,
Pdt Eddy Leo, serta
Pdt Josia Abdisaputera.
Senin, 30 Mei 2011
Rest in Peace
“Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau” (Mazmur 84:5)
Telah pulang ke Rumah Bapa di Surga pada hari Senin, 30 Mei 2011 pukul 03.15 WIB, Ibunda terkasih dari Gembala Pembina GBI Jalan Gatot Subroto:
Almh Pdm Mariana Agustina Njotorahardjo
dalam usia 85 tahun
- Jenazah disemayamkan di GBI Modernland Jalan Honoris Raya, Kota Modern-Tangerang.
- Ibadah Penghiburan pada hari Senin, 30 Mei 2011 pukul 19.00 WIB.
- Ibadah Penutupan Peti pada hari Selasa, 31 Mei 2011 pukul 19.00 WIB.
- Ibadah Pelepasan pada hari Rabu, 1 Juni 2011 pukul 10.00 WIB
- Dimakamkan di San Diego Hills, Memorial Park and Funeral Homes, keluar Tol Karawang Barat 2, KM 46 Chapel Avenue 7 - Karawang Barat.
Minggu, 6 Maret 2011
Kunjungan ke Panti Asuhan Maranatha
Panti Asuhan Maranatha menjadi tuan rumah bagi Ibadah Remaja Junior Community Danau Bogor Raya pada hari Minggu, 6 Maret 2011. Junior Community (JC) mengajak seluruh jemaat Remaja untuk Ibadah bersama dan acara amal JC Charity ke Panti Asuhan tersebut. Jemaat yang tergerak mengumpulkan sumbangan-sumbangan berupa beras, minyak, dan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk disumbangkan kepada Panti Asuhan tersebut.
Selengkapnya »
|
Arsip
|