Halaman Utama (rencana): Perbedaan antara revisi

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Leo (bicara | kontrib)
k temp
Leo (bicara | kontrib)
k Penggantian teks - "font-size: 90%;" menjadi "font-size: smaller;"
 
Baris 8: Baris 8:
<!--<div style="background:#eee; padding: .25em;">-->
<!--<div style="background:#eee; padding: .25em;">-->
<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Khotbah populer'''</div>
<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Khotbah populer'''</div>
<div style="font-size: 90%; margin: 0 0 1em 0;"><DPL>
<div style="font-size: smaller; margin: 0 0 1em 0;"><DPL>
   count=5
   count=5
   namespace=Khotbah
   namespace=Khotbah
Baris 24: Baris 24:


<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Halaman populer'''</div>
<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Halaman populer'''</div>
<div style="font-size: 90%; margin: 0 0 1em 0em;"><DPL>
<div style="font-size: smaller; margin: 0 0 1em 0em;"><DPL>
   count=5
   count=5
   namespace=
   namespace=
Baris 43: Baris 43:


<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Artikel'''</div>
<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Artikel'''</div>
<div style="font-size: 90%; margin: 0 0 1em 0em;" class="plainlinks">
<div style="font-size: smaller; margin: 0 0 1em 0em;" class="plainlinks">
<DPL>
<DPL>
   count=5
   count=5
Baris 63: Baris 63:


<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Perubahan terbaru'''</div>
<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Perubahan terbaru'''</div>
<div style="font-size: 90%; margin: 0 0 1em 0em;"><DPL>
<div style="font-size: smaller; margin: 0 0 1em 0em;"><DPL>
   count=6
   count=6
   namespace=
   namespace=
Baris 82: Baris 82:


<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Lainnya'''</div>
<div style="font-size: 110%; background:#ddd; padding: .25em 0 .25em .5em;">'''Lainnya'''</div>
<div style="font-size: 90%; margin: 0 0 1em 0em; " class="plainlinks">
<div style="font-size: smaller; margin: 0 0 1em 0em; " class="plainlinks">
* [[Daftar situs web eksternal|Daftar situs web eksternal]]
* [[Daftar situs web eksternal|Daftar situs web eksternal]]
</div>
</div>

Revisi terkini sejak 10 Oktober 2024 15.46

Alkitab Setahun
Khotbah populer
Halaman populer
Artikel
Perubahan terbaru
Lainnya
 Agenda
[klik pada jam]

Pesan Gembala

Pdt Sutadi Rusli

Sutadi Rusli-20100513-r1.52.jpg

Ada begitu banyak makna yang bisa kita gali dari kenaikan Tuhan Yesus. Mari kita merenungkan tiga makna kenaikan Tuhan Yesus ke sorga untuk kita.

Kenaikan Tuhan Yesus yang pertama berbicara mengenai pergumulan, atau boleh saya katakan siap untuk diproses. Tuhan Yesus ketika di taman Getsemani juga bergumul seperti kita manusia biasa bergumul, bahkan Dia katakan, "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya..." (Matius 16:34).

Kedua, Tuhan Yesus juga naik ke sorga untuk menyiapkan tempat untuk kita. Tidak ada yang lain yang bisa berjanji demikian seperti Tuhan Yesus (Yohanes 14:1-3).

Ketiga, kenaikan Tuhan Yesus juga memiliki makna bahwa Roh Kudus dicurahkan dan kita harus menjadi saksi-Nya di Yerusalem, Yudea, Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi (Kisah 1:8). Sikap hidup kita harus menjadi saksi baik di keluarga dan di lingkungan kita.

» Selengkapnya » Daftar Pesan Gembala

Pesan Gembala Pembina
Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo
Niko Njotorahardjo-20100501-3x4.jpg

Kisah Para Rasul 1:3, "Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah."

Saya percaya Tuhan Yesus juga membawa pesan-pesan kepada murid-murid-Nya dan melalui apa yang terjadi pada waktu itu, Tuhan mau berpesan 3 hal kepada mereka semua dan juga kepada kita hari ini, yaitu untuk membuktikan bahwa Dia hidup, untuk menegur murid-murid-Nya atas ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, dan untuk mengutus murid-murid-Nya.

» Selengkapnya » Daftar Pesan Gembala Pembina

Ringkasan khotbah

Gagal membuat miniatur: Berkas tak ditemukan
Pdt Andreas Setiawan, MTh

Yesus adalah kunci terobosan, pemulihan, dan kelimpahan. Bagian kita adalah kita harus bersedia untuk berubah, berani untuk menghadapi kesulitan, dan berani mengambil tanggung jawab!

» Selengkapnya

Yohanes Suhendra-20100502-3x4.jpg
Pdt Yohanes Suhendra

Penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada orang-orang pilihan Tuhan yang menantikan dengan sungguh-sungguh kedatangan Tuhan kedua kali.

» Selengkapnya

20100425 Vera Setiawan-20-3x4.jpg
Pdt Vera Setiawan, MTh

Roma 9:9a, Sebab firman ini mengandung janji. Ingat dua hal ini: firman Allah mengandung janji dan baca firman Tuhan dengan benar supaya setan tunduk kepada kita.

» Selengkapnya

Timotius Sugiantono-100418-3x4.jpg
Pdt Timotius Sugiantono, MA

Roh Allah yang membangkitan Yesus menjadikan kita berarti, karena Roh itu diam di dalam kita, memberikan kita kemerdekaan, dan menjadikan kita anak-anak Allah!

» Selengkapnya

Logo Cool.png
COOL Umum Januari 2014 - Minggu III
Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang. (Amsal 11:30)
Tahun 2014 adalah Tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat, The Year of God Opening Doors for Miracles! Mujizat terbesar adalah keselamatan dan pintu penuaian jiwa lebih besar lagi dibukakan oleh Tuhan. Gembala Pembina, Bapak Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo menyampaikan bahwa kita ada dalam masa-masa penuaian jiwa besar-besaran di akhir zaman, Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua. Penuaian jiwa terjadi karena pencurahan Roh Kudus secara luar biasa.

Masa persiapan adalah masa penting yang akan menentukan kesuksesan. Itulah sebabnya segala sesuatu butuh masa persiapan. Tuhan telah mengaruniakan kita terang Firman-Nya supaya kita bisa menyampaikannya kepada lingkungan dan kepada orang-orang sekitar kita. Kebenaran yang diucapkan Yesus akan menjangkau hati. Firman Tuhan akan masuk ke dalam telinga dengan kuasa, dan buahnya akan muncul ketika pelayanan dengan setia dilakukan. Tuhan memerlukan usaha yang tekun di tempat-tempat di mana orang-orang belum mengetahui sedikitpun mengenai kebenaran.

Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:29)

Tahun 2014 adalah Tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat, The Year of God Opening Doors for Miracles! Mujizat terbesar adalah keselamatan dan pintu penuaian jiwa lebih besar lagi dibukakan oleh Tuhan.

Ricardo Cid.jpg
Ricardo Andrés Cid Castro
"Kuduslah kamu, sebab Aku kudus! Hanya mereka yang kudus yang dapat masuk ke tempat ini! Sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan."

(8 hours in heaven, an urgent message for today's church)

RK.jpg
26 April 2026

"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin disembunyikan.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah tempayan, melainkan di atas kaki pelita sehingga memberi terang kepada semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
(Matius 5:13-16 TB2)

Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia.

Selengkapnya »

Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dunia dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang mempengaruhi dunia, pada intinya menekankan bahwa orang Kristen tidak boleh hidup sebagai gated community (masyarakat yang dipagari). Orang Kristen harus berbaur dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, serta memberikan pengaruh positif dengan menjalankan kebenaran, keadilan, kesalehan hidup, dan tidak kompromi dengan cara hidup dunia.

Logo profetik.png
Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Yeremia 33:3

Pendahuluan Yeremia 33:3 adalah salah satu janji Tuhan yang sangat indah. Banyak orang percaya menghafal ayat ini karena memberikan pengharapan bahwa Tuhan mendengar dan menjawab doa. Menariknya, Tuhan menyampaikan firman ini ketika Nabi Yeremia sedang berada di dalam penjara.

Saat itu keadaan bangsa Yehuda sedang buruk. Musuh mengepung kota Yerusalem dan masa depan bangsa itu terlihat suram. Secara manusia, tidak ada banyak alasan untuk berharap. Namun justru dalam keadaan seperti itulah Tuhan berbicara kepada Yeremia, "Berserulah kepada-Ku." Ayat ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak menunggu sampai keadaan kita membaik baru mau berbicara kepada kita.

Sebaliknya, ketika hidup terasa berat, membingungkan, dan penuh ketidakpastian, Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya. Melalui Yeremia 33:3, kita belajar tiga hal penting tentang berseru kepada Tuhan.

  1. Berseru kepada Tuhan karena Dia rindu mendengar anak-anak-Nya
  2. Kalimat pertama ayat ini sangat sederhana: "Berserulah kepada-Ku." Tuhan tidak berkata, "Hadapilah sendiri masalahmu." Tuhan juga tidak berkata, "Cari jalan keluarmu sendiri." Sebaliknya, Tuhan mengundang umat-Nya untuk datang kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan adalah Bapa yang peduli kepada anak-anak-Nya. Dia ingin kita melibatkan Dia dalam setiap bagian kehidupan kita.

    Tuhan tidak pernah bosan mendengar doa umat-Nya. Karena itu doa bukan sekadar kewajiban orang Kristen. Doa adalah percakapan dengan Bapa yang mengasihi kita. Melalui Yesus Kristus, jalan kepada Bapa telah dibukakan. Hari ini kita dapat datang kepada Tuhan kapan saja, di mana saja, dan dalam keadaan apa saja. Ketika kita berseru kepada Tuhan, kita sedang menunjukkan bahwa kita percaya kepada-Nya dan mau bergantung kepada-Nya.
  3. Berseru kepada Tuhan sebelum mencari jalan keluar
  4. Sering kali ketika masalah datang, kita langsung panik. Kita sibuk mencari solusi, meminta pendapat orang lain, atau mengandalkan kemampuan sendiri. Padahal Tuhan mengajarkan sesuatu yang berbeda: datanglah terlebih dahulu kepada-Nya. Berseru berarti berdoa dengan sungguh-sungguh. Berseru berarti mengakui bahwa kita membutuhkan pertolongan Tuhan. Kabar baiknya, Tuhan tidak hanya berkata, "Aku mendengar." Tuhan berkata, "Aku akan menjawab engkau." Jawaban Tuhan bisa datang dalam berbagai cara. Kadang Tuhan memberikan jalan keluar.

    Kadang Tuhan memberikan hikmat untuk mengambil keputusan. Kadang Tuhan memberikan kekuatan untuk tetap bertahan. Kadang Tuhan memberikan damai sejahtera di tengah situasi yang belum berubah. Apa pun bentuknya, Tuhan tidak pernah mengabaikan seruan umat-Nya. Karena itu, jadikan doa sebagai langkah pertama, bukan pilihan terakhir. Sebelum mengambil keputusan, sebelum melayani, sebelum bertindak, belajarlah untuk bertanya kepada Tuhan terlebih dahulu.
  5. Berseru kepada Tuhan sebelum mencari jalan keluar
  6. Tuhan melanjutkan janji-Nya: "Aku akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami." Saat itu Yeremia hanya melihat penjara, ancaman, dan kehancuran. Tetapi Tuhan melihat pemulihan, harapan, dan masa depan. Tuhan mengetahui apa yang tidak diketahui manusia. Dia melihat apa yang belum bisa kita lihat. Karena itulah orang yang dekat dengan Tuhan sering kali memiliki pengertian dan arah yang berasal dari Tuhan. Ketika kita berdoa dan mencari wajah-Nya, Roh Kudus dapat memberikan pengertian, meneguhkan hati, mengingatkan firman Tuhan, atau menunjukkan langkah yang harus diambil.

    Inilah salah satu prinsip penting dalam kehidupan profetik. Sebelum berbicara bagi Tuhan, seseorang harus belajar mendengar Tuhan. Sebelum menyampaikan pesan Tuhan, seseorang harus terlebih dahulu membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan. Semakin dekat seseorang dengan Tuhan, semakin peka ia mengenali apa yang sedang Tuhan kerjakan dalam hidupnya.

Penutup Yeremia 33:3 bukan hanya berbicara tentang doa yang dijawab. Ayat ini adalah undangan Tuhan untuk hidup dekat dengan-Nya. Tuhan mengajak kita datang kepada-Nya. Tuhan berjanji mendengar dan menjawab. Tuhan juga sanggup menunjukkan hal-hal yang belum kita mengerti. Mungkin hari ini ada situasi yang membuat kita bingung.

Mungkin ada masalah yang belum menemukan jalan keluar. Mungkin ada pertanyaan yang belum terjawab. Firman Tuhan tetap sama: "Berserulah kepada-Ku." Ketika kita datang kepada Tuhan dengan hati yang tulus, kita tidak hanya menerima jawaban atas kebutuhan kita. Kita juga semakin mengenal Dia yang memegang hidup, masa kini, dan masa depan kita. Amin. (DL)

Inilah salah satu prinsip penting dalam kehidupan profetik. Sebelum berbicara bagi Tuhan, seseorang harus belajar mendengar Tuhan. Sebelum menyampaikan pesan Tuhan, seseorang harus terlebih dahulu membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan.