Dari GBI Danau Bogor Raya
Sebelumnya:
- Yosua dan Kaleb (8 Januari 2012)
- Bulan Rekonsiliasi (11 Desember 2011)
- 10 Warisan Rohani (13 November 2011)
- Prepare for Deeper Love (9 Oktober 2011)
- 3 pesan dari kehidupan Yabes (11 September 2011)
- Bertobat dan kembali kepada kasih yang mula-mula! (10 Juli 2011)
- Daftar selengkapnya »
Saudara yang dikasihi Tuhan, kalau kita lihat seorang anak kecil, seringkali langsung jalan menyeberang ke seberang jalan tanpa lihat lagi ke kanan ke kiri, sehingga mungkin bisa terjadi tabrakan.
Sebelumnya:
- Kunci untuk hidup mengalami Perkenanan Tuhan (1 Januari 2012)
- Tahun 2012, Tahun Multiplikasi dan Promosi karena Perkenanan Tuhan (4 Desember 2011)
- Unity adalah kunci penuaian terbesar! (6 November 2011)
- Tahun Ayin Beth (2 Oktober 2011)
- Daftar selengkapnya »
Saudara yang dikasihi Tuhan, kita sudah memasuki bulan yang kedua dalam tahun 2012. Pada waktu memasuki tahun 2012 Tuhan memberikan ayat dari 2 Korintus 6:2, “Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.”
Berdasarkan Firman itu Tuhan memberikan tema: “Tahun 2012 adalah tahun perkenanan Tuhan!”
Renungan khusus
| |
| Renungan khusus | |
|---|---|
| Tanggal | 02 April 2012 |
| Sebelumnya | |
Memperingati Paskah, kita perlu merenungkan kembali makna pengorbanan Yesus melalui pencurahan darah-Nya, sebab melalui pencurahan darah Kristus, kita dapat menemukan nilai dan tujuan Ilahi yang sempurna.
Pengertian Korban Darah
Segala sesuatu yang dinyatakan di dalam Perjanjian Lama merupakan bayang-bayang yang akan terjadi dan digenapi di Perjanjian Baru. Imamat 16:14, 19 mencatat bahwa imam Harun harus mengambil sedikit dari darah lembu jantan dan memercikkannya 7 kali dengan jarinya ke atas tutup pendamaian pada Tabut Allah di Ruang Maha Kudus), sebagai korban penghapus dosa baginya sendiri, dan bagi keluarganya. Juga di Kemah Pertemuan hal yang sama harus dilakukan oleh imam Harun untuk korban pendamaian di mezbah, supaya dosa bangsa Israel diampuni.
- Mengenakan pikiran Kristus (26 Maret 2012)
- Barisan tentara Allah (05 Maret 2012)
- Bangunlah, hai jiwaku! (27 Februari 2012)
- Hidup di dalam perkenanan Tuhan (05 Februari 2012)
- Goncangan kecil di awal tahun 2012 (29 Januari 2012)
| |
| |
| |
| |
| |
Devosi
| | |
| Devosi | |
|---|---|
| Periode | 19-25 Maret 2012 |
| Sebelumnya | |
- New wave is coming! (12-18 Maret 2012)
- Hari Tuhan sudah dekat (05-11 Maret 2012)
- Waktu yang terbaik bagi Gereja Tuhan (27 Februari-04 Maret 2012)
- Jangan abaikan tuntunan Tuhan (30 Januari-05 Februari 2012)
- Hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus (02-08 Januari 2012)
| |
| |
| |
| |
| |
Shalom, Puji Tuhan. Kita tahu besok ada Imlek. Saya ditanya, "boleh ngga merayakan Imlek?" Mari kupas sedikit supaya tidak ada prasangka apa-apa. Saya mendapat sebuah pesan SMS dari seorang hamba Tuhan yang juga penulis buku: "diberitakan bahwa tahun Imlek ini adalah the black water dragon atau naga air hitam, yang merupakan raja. Menurut feng shui tahun ini, mereka merayakan keluarnya 10 naga dari dalam air di mana kesepuluh naga itu semuanya adalah anak-anak raja." Apa pengertiannya? |
|
Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi Tuhan, Shalom! Maleakhi 4:5-6, Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah. Kitab Maleakhi adalah kitab terakhir dari Perjanjian Lama, dan ayat-ayat ini adalah ayat-ayat terakhir dari Perjanjian Lama. Sebelum Tuhan menutup Perjanjian Lama, Dia mengatakan, pada zaman terakhir akan muncul pelayanan Nabi Elia. Dulu ditafsirkan bahwa Nabi Elia akan bangkit lagi dari antara orang mati, tetapi sebenarnya bukan. Pelayanan Nabi Elia ini memiliki makna bahwa bapa-bapa akan mengalami pemulihan dari Tuhan, akan berbalik mengaku dosanya, dan itulah gelombang kebangunan rohani terakhir sebelum Yesus datang kembali. |
Saya masuk di berbagai gereja dan memperhatikan setiap jemaat gereja memiliki ciri khas masing-masing. Ada jemaat yang menganggap ibadah itu yang penting Firman-Nya, jadi datangnya menjelang Firman. Ada orang yang senangnya musik dan pujian, jadi dia datang awal, tapi setelah dengar Firman mulai mengobrol, ngantuk, atau keluar makan bakso. Ada yang merasa yang penting terima doa berkat. Saya mau katakan hari ini, ibadah itu satu paket penting dari awal sampai akhir. Kita memulai dengan atmosfir Tuhan turun. Ada yang sembuh ketika mulai memuji, ada juga yang sembuh ketika mulai Firman Tuhan. Saya berusaha ketika diundang melayani di suatu gereja untuk tidak datang terlambat, saya mau mengalami hadirat Tuhan. Banyak orang sebelum doa berkat sudah pergi karena menganggap tidak penting, apalagi sudah lagu terakhir sudah cepat-cepat pergi ke tempat parkir. |
- Artikel
- Pdp Paul Tuanakotta, SKom
- 09 April 2011
“Dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib” (Kolose 2:14)
Menurut tradisi, penyaliban adalah bentuk hukuman mati bagi orang yang dikutuk oleh Allah (Ulangan 21:23).
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3:13)
Begitu kejinya hukuman salib ini sehingga bangsa Yahudi tidak mengenal kata salib, hanya dikenal kata pohon atau tiang.
Berdasarkan hukum Romawi yang sedang menjajah bangsa Yahudi pada zaman Yesus, hukuman salib dijatuhkan kepada seseorang yang dianggap bersalah karena telah melakukan pelanggaran subversif, yaitu pemberontakan, penghinaan, penyelewengan, atau makar terhadap pemerintahan yang sah, dalam hal ini kekaisaran Romawi.
- 27 Februari 2011: Semakin mengasihi pasangan hidup Anda (Pdp Paulus Daniel Santo)
- 12 Februari 2011: It's all about Jesus (Pdp Paul Tuanakotta, SKom)
- 05 Januari 2011: Pesan Tuhan 2011 (Cindy Jacobs/ACPE)
- 20 Juni 2010: 8 jam di surga (Ps Ricardo Cid)
- 20 Oktober 2010: Tahun Ayin Aleph (5771) (DBR)
- 12 Januari 2010: Pesan Tuhan 2010 (ACPE)
- 16 Desember 2009: Tahun Ayin (5770) (DBR)
| |
| |
| |
| |
| |
| |
| |
Community of Love
| COOL Umum
COOL Umum
|
Wanita
Wanita
|
Dewasa Muda
Dewasa Muda
|
Pemuda
Pemuda
|
Remaja
Remaja
|
Suplemen
Suplemen
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:13) Orang percaya harus bisa berdampak bagi orang-orang di sekitar kita agar nama Tuhan dipermuliakan melalui fungsi pelayanan kita di dalam masyarakat marketplace, dalam bidang kita masing-masing, entah sebagai pengusaha, karyawan, dokter, pengacara, media, dan lain-lain. Kita berapi-api dan bersemangat di gereja ataupun di KKR, tapi ketika kembali ke marketplace, kadang kita kehilangan fokus untuk memuliakan nama Tuhan.
Hati merupakan bagian yang terdalam dan tersembunyi dari kehidupan manusia. Apa yang menjadi perenungan, pikiran dan pertimbangan hati seseorang merupakan suatu misteri yang sulit untuk diduga dan diterka oleh orang lain. Itulah sebabnya ada sebuah ungkapan dunia yang mengatakan: “dalamnya laut dapat diduga, dalamnya hati siapa yang tahu?” Kalau bicara soal hati, tentunya hanya 2 (dua) pribadi yang dapat mengetahui dan menyelaminya, yakni TUHAN YESUS dan pribadi orang itu sendiri. Bahkan orang yang terdekat dengan kita sekalipun tidak dapat menyelami kedalaman hati kita. Apabila kita tidak berhati-hati, dari hati bisa muncul pikiran jahat, percabulan, kesombongan, dan lain-lain di mana semuanya itu membuat kita menjadi tidak kudus.
Catatan
TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu. (Mazmur 5:3) Pernahkah Anda merasa pada saat bekerja jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 menjelang makan siang padahal Anda belum sempat menyelesaikan satu pekerjaan pun. Sibuk, tapi rasanya pekerjaan tidak produktif? Satu hal yang harus disadari bahwa kesibukan tidak sama dengan menjadi produktif. Anda bisa saja menghabiskan sekian jam tanpa menghasilkan apa-apa. Sound familiar?
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
(Markus 12:30) Dalam Markus 12:30, Tuhan ingin agar umat-Nya mengasihi Dia dengan segenap kekuatan. Ini berbicara mengenai segenap tubuh kita. Untuk dapat mengasihi Tuhan dengan segenap tubuh kita, maka kita harus melakukan prinsip kebenaran Firman Tuhan.
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
(Markus 12:30) Dalam Markus 12:30, Tuhan ingin agar umat-Nya mengasihi Dia dengan segenap kekuatan. Ini berbicara mengenai segenap tubuh kita. Untuk dapat mengasihi Tuhan dengan segenap tubuh kita, maka kita harus melakukan prinsip kebenaran Firman Tuhan.
“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.” (Yesaya 48:18) Sebagai manusia semua kita disibukkan dengan aktivitas sehari-hari seperti sekolah, kuliah, kerja, bisnis, mengurus rumah tangga, dan masih banyak lagi sesuai dengan profesi kita masing-masing. Di dalam menjalankan aktivitas tersebut kita menghadapi banyak tantangan, masalah, serta pergumulan baik yang diakibatkan langsung karena profesi kita maupun faktor eksternal yang ‘akrab’ dengan keseharian kita, misalnya: sikap/perlakuan orang lain terhadap kita, kemacetan lalu lintas, tingkat kejahatan yang tinggi, kondisi perekonomian dan hal lainnya yang tentu saja dapat mengakibatkan tekanan-tekanan bagi jiwa kita: stress, bingung, bimbang, cemas/kuatir, frustrasi, depresi yang tentunya membuat hidup kita jauh dari damai sejahtera. Jauh dari damai sejahtera dapat mengakibatkan seseorang menjadi sulit berdoa, temperamental (mudah ‘terbakar’ emosinya), sulit mengambil keputusan yang tepat, gelisah serta hal-hal lain yang pastinya akan sangat mengganggu hidup kita. Itu sebabnya kita harus memastikan bahwasanya damai sejahtera itu senantiasa ada dalam kehidupan kita sehari-hari.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lihat pula
Agenda |
Kebaktian Ibadah Raya setiap hari Minggu disertai Sekolah Minggu:
Pemuda dan Remaja: |
Pelayanan jemaat
| Pelayanan Jemaat GBI Danau Bogor Raya - Bogor Timur
Bagi jemaat yang membutuhkan informasi/pelayanan:
dapat mengisi form pelayanan jemaat online. |
|
Serba-serbi
Community of LoveMinggu, 25 September 2011 Departemen COOL Rayon 7 mengadakan Gebyar COOL 2011 untuk seluruh COOL yang berada di bawah lingkup GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya. Acara diadakan di kolam renang Villa Duta Bogor mulai pukul 07.00 hingga 15.00. Sabtu, 26 Maret 2011 GBI Danau Bogor Raya mengadakan acara Ibadah Padang COOL Celebration 2011 pada hari Sabtu, 26 Maret 2011 pukul 07.00-09.00 di Kebun Raya Bogor. Acara ini diadakan untuk seluruh COOL Umum, Wanita, Dewasa Muda, Pemuda, Remaja, dan Anak yang berada di bawah penggembalaan Mentor Distrik COOL dan Komisi Pemuda dan Anak GBI Danau Bogor Raya. Hadir dalam acara ini, Pdt Sutadi Rusli (Gembala Sidang), Pdt Benny Kohar (Wakil Gembala Sidang), Pdm Sukirman Pardi (Staf Penggembalaan/Mentor Distrik COOL), dan Bapak Yesaya Bambang Salendro (Ketua Komisi Pemuda dan Anak), beserta pasangan masing-masing. Turut hadir pula undangan dari Rayon 7, Pdm Agustina H Sitompul (Wakil Gembala Rayon) dan Pdm Hendrawan Rusli (Kepala Departemen COOL). Sabtu, 22 Januari 2011 Subdivisi Pembinaan COOL GBI Jalan Gatot Subroto mengadakan acara impartasi dan pengurapan COOL Power Day 2011 untuk menyambut visi tahun 2011 yaitu Tahun Multiplikasi dan Promosi. Bertempat di Sentul International Convention Center, acara ini dihadiri oleh sekitar 11.200 jemaat dan COOLER dari Jabodetabek dan Bandung. Jumat, 13 Agustus 2010 Pada hari Jumat, 13 Agustus 2010, diadakan COOL Celebration Danau Bogor Raya 2010 gabungan seluruh COOL Umum dan COOL Wanita di bawah penggembalaan Mentor Distrik GBI Danau Bogor Raya, bertempat di Graha Amal Kasih. Dalam COOL Celebration kali ini Gembala Sidang, Pdt Sutadi Rusli, membagikan firman Tuhan mengenai Bertekad, berbeda, dan berani diuji, dan mengurapi setiap peserta satu persatu. |
BeritaSelasa, 25 Oktober 2011 Empowered21 Asia diadakan selama 4 hari pada tanggal 25-28 Oktober 2011 di Sentul International Convention Center. Acara ini merupakan sebuah kegerakan besar Roh Kudus dalam menjawab kelaparan rohani di regional Asia. Empowered21 Asia berpusat pada pemberdayaan generasi muda untuk memberikan dampak pada negara-negara mereka masing-masing. Rabu, 24 Agustus 2011 Gembala Pembina, Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo kembali diundang menjadi pembicara pada Seminar Pertumbuhan Gereja Internasional 2011 (SPGI 2011) dengan tema “Chasing God’s Presence” pada 16–19 Agustus 2011 bertempat di Graha Bethany Nginden–Surabaya. SPGI 2011 dilayani oleh para pembicara: Pdt Abraham Alex Tanuseputra, Pdt KAM Jusufroni, Rev Paul Walker, Ps Kong Hee, Ps Tommy Tenney, Pdt Jacob Nahuway, Pdt Niko Njotorahardjo, Pdt Timotius Arifin Tedjasukmana, Pdt Yusak Hadisiswantoro, Pdt Gilbert Lumoindong, Pdt Eddy Leo, serta Pdt Josia Abdisaputera. Senin, 30 Mei 2011 “Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau” (Mazmur 84:5) Telah pulang ke Rumah Bapa di Surga pada hari Senin, 30 Mei 2011 pukul 03.15 WIB, Ibunda terkasih dari Gembala Pembina GBI Jalan Gatot Subroto: Almh Pdm Mariana Agustina Njotorahardjo
Panti Asuhan Maranatha menjadi tuan rumah bagi Ibadah Remaja Junior Community Danau Bogor Raya pada hari Minggu, 6 Maret 2011. Junior Community (JC) mengajak seluruh jemaat Remaja untuk Ibadah bersama dan acara amal JC Charity ke Panti Asuhan tersebut. Jemaat yang tergerak mengumpulkan sumbangan-sumbangan berupa beras, minyak, dan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk disumbangkan kepada Panti Asuhan tersebut. |
Arsip
|
Ingin terlibat dalam pelayanan website dan publikasi? |

