Mujizat tetap ada

Dari GBI Danau Bogor Raya

Langsung ke: navigasi, cari
Mujizat tetap ada
Logo WBI WOW.png
Materi COOL Wanita
PeriodeJuli 2012
MingguII (2012-28)
Sebelumnya
Selanjutnya
Unduh PDF
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh. (Matius 14:20)

Pendahuluan

Wanita Allah tentu tahu bahwa visi gereja kita di tahun 2012 ini adalah Tahun Perkenanan Tuhan, multiplikasi dan promosi, mujizat masih ada. Namun, mungkin hal ini belum kita rasakan/belum berdampak dalam kehidupan kita, karena kita belum menerima visi tersebut dengan sungguh-sungguh.

Wanita! ketika kita mengambil keputusan untuk mengikut Tuhan dengan sepenuh hati bukan berarti masalah dan persoalan tidak menjadi bagian kita lagi. Tuhan yang paling tahu menyelesaikan setiap persoalan yang ada dalam hidup ini dengan seribu macam cara-Nya yang ajaib, yang mungkin pada mulanya kita belum mengerti, namun ingatlah bahwa segala yang Allah rancangkan itu selalu yang terbaik untuk kita. IA selalu ingin menyatakan mujizat-Nya dalam setiap persoalan-persoalan yang kita alami. Kasih Tuhan lebih dari apapun. Dalam Matius 14:14 dikatakan bahwa hati Tuhan tergerak oleh belas kasihan, Ia tahu bahwa orang banyak bahkan murid-muridnya pun membutuhkan makanan. Dan makanan yang mereka punya saat itu sangat terbatas dan tidak mungkin dibagikan untuk 5000 orang dewasa. Namun pada saat itulah, yang mustahil bagi manusia, tidak mustahil bagi Allah.

Ia menyatakan mujizat-Nya pada semua orang yang hadir di situ dan mereka pun makan sampai kenyang dan masih ada sisa 12 bakul (Matius 14:20). Tuhan membuat mujizat di tengah-tengah ketidakmampuan/keterbatasan kita.

Isi

Ada beberapa cara agar kita tetap mengalami mujizat:

  1. Percaya bahwa Allah kita peduli (Matius 14:14)
  2. Wanita, saat kita mengalami masalah/persoalan ke mana kita terlebih dahulu bertanya? Apakah ke suami kita, pendeta, orangtua atau lainnya. Itu bisa saja, tetapi ingatlah bahwa siapapun di dunia ini mempunyai kepedulian yang terbatas, tetapi Tuhan Yesus, Dia tidak pernah terbatas untuk peduli kepada kita. Hati-Nya selalu tergerak untuk menyatakan mujizat dalam hidup kita. Dia sanggup memberi jawaban saat kita percaya kepada-Nya.

  3. Bawa pada Tuhan (Matius 14:18)
  4. Bawa persoalan kita kepada Tuhan Yesus! Serahkanlah segala kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau. Tidak untuk selamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah (Mazmur 55:23). Jangan pernah kita membatasi kuasa Tuhan karena ketidakpercayaan kita. Hai wanita, apakah persoalanmu? Bawa dan serahkan pada Tuhan dengan iman, maka kita akan melihat mujizat-Nya dikerjakan di tengah-tengah kehidupan kita.

  5. Mengucap berkat dan syukur (Matius 14:19)
  6. Ketika kita menghadapi masalah/persoalan, kita mungkin kesulitan untuk bersyukur pada Tuhan karena adanya keragu-raguan yang timbul dalam hati kita. Namun, ingatlah kembali pada saat Tuhan Yesus memegang 5 roti dan 2 ikan di tangan-Nya sebagai suatu gambaran sesuatu yang terbatas dan mustahil, ada di tangan-Nya dan saat Ia mengucapkan berkat dan syukur maka disana terjadilah suatu mujizat. Oleh sebab itu, mari ucapkanlah berkat dan syukur atas segala persoalan apapun yang sedang kita hadapi (1 Tesalonika 5:18).

Kesimpulan

Wanita Allah, kalau mau melihat visi itu digenapi dalam hidup kita, ambillah sikap percaya bahwa Tuhan Yesus peduli dengan kita. Bawalah setiap persoalan kita dan ucapkanlah syukur, tidak kuatir dan percaya bahwa Tuhan sanggup memakai persoalan kita, apapun itu untuk menunjukkan bahwa kuasa dan mujizat-Nya masih ada. (1 Korintus 10:13).