Runtuhnya tembok Yerikho (9 Weeks of Breakthroughs) (Pdt Sutadi Rusli)

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari
Runtuhnya tembok Yerikho
Buletin 9 Weeks of Breakthroughs.jpg
9 Weeks of Breakthroughs
PeriodeMinggu VI
Tanggal11 Desember 2010
OlehPdt Sutadi Rusli
SebelumnyaLakukan bagian kita! (Pdt David Sulardi)
SelanjutnyaJangan sampai menyimpang!
Buletin #09

Shalom, pada hari ini kita ada dalam minggu ketujuh, sesuai dengan tuntunan Tuhan di dalam doa, pujian, dan penyembahan "9 Weeks of Breakthroughs" di mana kita telah membuka dan memulai sejak dari Yosua pasal pertama. Hari ini, kita akan bersama-sama berdoa mendukung para hamba Tuhan, para pendoa syafaat, yang berkeliling di daerah-daerah yang sudah ditetapkan. Kita percaya, apa yang Tuhan berikan untuk kita itu pasti akan jauh lebih besar, lebih besar, makin lebih besar, dan makin lebih besar lagi dalam nama Yesus Kristus.

Yosua 6:1-3, perikopnya Jatuhnya Yerikho, Dalam pada itu Yerikho telah menutup pintu gerbangnya; telah tertutup kota itu karena orang Israel; tidak ada orang keluar atau masuk. Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa. Haruslah kamu mengelilingi kota itu, yakni semua prajurit harus mengedari kota itu sekali saja; demikianlah harus engkau perbuat enam hari lamanya,

Saudara yang dikasihi Tuhan, pesan Tuhan bagi kita pagi hari ini, tangkap dalam roh Saudara sehingga boleh menjadi rhema dalam hidup Saudara dan saya. Dari ayat-ayat di atas, ada beberapa hal yang saya garis bawahi dan kita boleh sama-sama mendapatkan dari pesan Tuhan:

Pertama, Yerikho telah menutup pintu gerbangnya. Mungkin pada hari-hari ini, pintu-pintu berkat Saudara tertutup, mungkin pintu pemulihan dalam keluarga Saudara itu tertutup. Bahkan hati dari orang-orang yang Saudara doakan selama sekian tahun itu tertutup untuk percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Mungkin pintu kesembuhan tertutup, pintu usaha tertutup, ini semua adalah sesuatu yang Iblis kerjakan dalam hidup kita.

Tapi percayalah, mulai hari ini Tuhan akan bukakan pintu itu dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Mungkin pintu kandungan Saudara tertutup sehingga bertahun-tahun Saudara tidak memiliki anak. Tapi hari ini kita akan melihat pintu-pintu itu akan terbuka dalam nama Yesus Kristus. Saya percaya sungguh, waktu kita lakukan seperti Yosua lakukan, maka mujizat Allah boleh terjadi.

Yosua waktu melihat tembok Yerikho yang luar biasa –ini berbicara persoalan yang sangat luar biasa besarnya–, tapi Yosua melayangkan matanya dan dia hanya melihat hanya kepada Tuhan, tidak fokus pada masalahnya, tapi fokus pada Allah yang luar biasa. Saudara, 1 Korintus 10:13 katakan, pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa. Masukkan dalam hati pikiran Saudara, masalah kita kecil, kita memiliki Allah yang jauh lebih besar, bahkan Roh yang ada dalam Saudara dan saya adalah Roh yang jauh lebih besar dari segala roh yang ada di dunia ini.

Kedua, Aku serahkan ke tanganmu. Menarik bahwa dalam bahasa Inggris (NIV) ditulis I have delivered atau Aku sudah serahkan! Dengarkan baik Gereja Tuhan, Tuhan bukan akan menolong Saudara pada waktu yang akan datang, tapi Dia sudah menyembuhkan Saudara. Bukan besok, tapi hari ini–mulai hari ini—Dia sudah memulihkan keluarga Saudara, Dia sudah membukakan pintu-pintu berkat untuk Saudara!

Ibrani 11:1, Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Dalam versi bahasa Inggris, Now faith is confidence in what we hope for and assurance about what we do not see. (Ibrani 11:1 (NIV))

Dalam bahasa Inggris menarik, ayat ini dibuka dengan kata Now atau Sekarang! Ini berbicara mengenai bukan iman yang besok atau nanti, tapi iman yang sekarang!

Waktu itu Tuhan katakan pada Yosua untuk mengelilingi tembok itu selama 6 kali dan pada ketujuh kali mereka harus bersorak sorai luar biasa. Apa yang dilakukan Yosua? Dia hanya percaya, lalu taat melakukannya. Jadi, apa bagian Saudara dan saya untuk mengalami mujizat? Yaitu percaya saja! Allah kita adalah Allah yang hidup, Dia tidak berubah dahulu, sekarang, sampai selama-lamanya. Kita percaya saja, lalu taat lakukan apa yang Tuhan suruh, maka hasilnya akan luar biasa!

Ketika Pasukan Yosua mengelilingi Tembok Yerikho ini, saya membayangkan mereka diejek oleh orang-orang Yerikho. Dengarkan baik Gereja Tuhan, hari-hari ini sedang tampil para pengejek-pengejek, tapi Tuhan katakan jangan ada roh pengejek dalam hidup kita sebagai orang percaya. Kita mungkin hari-hari ini diejek banyak orang, "Ngapain begini-begitu, ngapain susah-susah ke gereja, ngapain berdoa pagi-pagi, ngapain baca Alkitab." Sama seperti zaman Nuh orang-orang mengejek ke sana kemari. Tapi kita tidak akan terpengaruh para pengejek.

Ada kisah di Alkitab, di mana satu orang Janda dengan dua anak, bertemu Nabi Elisa (2 Raja 4:4). Elisa menyuruh dia untuk meminjam banyak buli-buli dari para tetangganya, lalu masuk ke kamar di rumahnya, dan tutup pintunya. Janda itu melakukan tepat seperti yang dikatakan Elisa! Saudara, di sekitar kita banyak pengejek, tapi Tuhan katakan, tutup telinga Saudara agar iman Saudara tidak goyah. Kita mau berjalan sesuai tuntunan dan rencana Tuhan. Kita makin memperkuat iman kita dan terjadilah sesuai dengan imanmu! Apa yang Saudara gumulkan, asal percaya pada Tuhan Yesus, maka akan Tuhan berikan pada kita: yang sakit disembuhkan, pintu-pintu keluarga yang tertutup dipulihkan, pintu-pintu usaha dibukakan dalam nama Yesus!

Saudara siap untuk melihat pintu-pintu yang tertutup? Bahkan pintu penginjilan bagi Jawa Barat dan Indonesia yang tertutup berabad-abad, mulai hari ini dibukakan dalam nama Yesus Kristus. Jiwa-jiwa baru akan dituai dalam nama Yesus Kristus!

Amin.