Masa depan yang penuh pengharapan (Khotbah Pdt Sutadi Rusli)

Dari GBI Danau Bogor Raya

Langsung ke: navigasi, cari
Masa depan yang penuh pengharapan
Sutadi Rusli-20110110-3x4.jpg

Pdt Sutadi Rusli

Ringkasan Khotbah
Pdt Sutadi Rusli
KebaktianIbadah Raya
TanggalMinggu, 9 Januari 2011
GerejaGBI Danau Bogor Raya
TempatGraha Amal Kasih
KotaBogor
Bapa, kami bersyukur untuk minggu kedua dalam tahun 2011, terima kasih untuk segala tuntunan dan perlindungan dan berkat-Mu yang menyertai kami. Kami bersyukur Engkau ada di tengah-tengah kami. Kalau kami boleh bersama-sama beribadah di tempat ini, kami sungguh mengerti semua karena kasih-Mu Tuhan. Berbicaralah kepada kami untuk menjadi bekal bagi hidup kami, pelita dalam langkah hidup kami hari lepas hari berjalan bersama Engkau. Urapi kami pribadi lepas pribadi sungguh kami bersyukur untuk kebaikan-Mu.

Hujan yang melimpah engkau siramkan, kami bersyukur engkau basahi kami dengan air kehidupan yang memberkati kami. Kami mau mendengarkan Firman-Mu.

Amin.

Shalom, saya percaya semua diberkati dan bersukacita dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Selamat Tahun Baru 2011, Tuhan Yesus memberkati Saudara berlimpah-limpah dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Daftar isi

Pembangunan

Dalam 9 Weeks of Breakthroughs yang ditutup pada tanggal 18 Desember 2010 yang lalu, saya sangat mengerti banyak yang mengikuti dan diberkati dalam hidupnya.

Kita sudah 15 tahun berdoa untuk memiliki gedung gereja sendiri. Saya berdoa pada tanggal 30 Oktober 2010 yang lalu bahwa Tuhan sudah memberikan banyak hal yang ajaib, tapi kami perlu untuk memiliki gedung gereja. Kalau memang harus membeli tanah, saya meminta peneguhan Tuhan. Saya tulis dalam catatan saya, kalau harus membeli tanah seluas 4000 meter persegi yang ada di sebelah, maka saya minta agar Tuhan berikan supaya pemiliknya sendiri yang menawarkan kembali. Ini dikarenakan beberapa tahun lalu, pemiliknya sudah pernah berkata bahwa tanah tersebut tidak akan dijual. Dan rupanya beberapa minggu kemudian, Tuhan membawa Bapak ini bertemu Ibu Kepala Sekolah di tempat ini, dia berkata mau menjual tanah tersebut dan mau bertemu pimpinan Ibu Kepala Sekolah. Tentu ini menjadi satu kegirangan karena Tuhan memberikan peneguhan.

Juga pada waktu 2-3 tahun lalu harganya sangat tinggi tapi terakhir, harganya sudah sangat baik, tapi kita juga masih dalam proses negosiasi, termasuk kepada developer karena kita harus memberikan kompensasi kepada Danau Bogor Raya sebagai pemilik site plan-nya.

Kita akan segera membangun gereja Tuhan untuk memuliakan nama Tuhan!

Mujizat Masih Ada

Tanggal 24 Desember 2010, kita mengadakan perayaan Natal di Gelora Bung Karno, dan saat itu kita mempersiapkan sesuatu yang luar biasa. Selama ini kita tidak boleh memakai lapangan rumputnya, tapi mujizat terjadi, yang biasanya lapangan rumput tidak boleh digunakan kali ini boleh digunakan. Pada tanggal 19 Desember yang lalu, saya ditelepon oleh anggota panitia yang mengatakan bahwa Gelora Bung Karno tidak bisa digunakan kalau Indonesia menang dalam pertandingan AFF melawan Filipina. Tapi kita kemudian berdoa kemudian kita berbicara kembali dengan pihak pengelola Gelora Bung Karno, dan akhirnya kita diperbolehkan untuk tetap menggunakan Gelora Bung Karno dan lapangan rumputnya, dengan berbagai macam ketentuan yang ada. Dengan tema "Mujizat Masih Ada", ternyata mujizat itu harus terjadi kepada panitia terlebih dahulu dan lapangan bisa dipakai. Gelora Bung Karno penuh dengan jiwa-jiwa, ada sekitar 100.000 jiwa yang hadir. Saya berkeliling lapangan dan ada begitu banyak mujizat terjadi.

Ada sebuah keluarga dari kota Cirebon datang menuju Gelora Bung Karno untuk hadir dalam Ibadah Natal "Mujizat Masih Ada", dan perjalanan di sekitar Gelora Bung Karno begitu macet sehingga akhirnya terlambat masuk. Saat itu mereka tidak dapat tempat yang baik dan bertempat di bawah. Kepala keluarganya sudah 5 tahun mengalami tumor di belakang lehernya sehingga dia tidak bisa tidur terlentang, dan harus tidur telungkup selama 5 tahun. Pada waktu itu dia duduk dan hanya bersukacita memuji Tuhan, dia tidak merasa apa-apa. Tahu-tahu dalam perjalanan pulang, keluarganya heran karena ternyata bengkak yang sudah 5 tahun itu ternyata sudah dipulihkan Tuhan, dan dia sudah bisa tidur dengan normal!

Waktu saya melayani di GBI Gunung Putri pada minggu lalu, ada seorang ibu maju ke depan memberikan kesaksian. Sudah selama 3 bulan tangan kanan anaknya patah dan tidak dapat digerakkan, sehingga dibebat dan cuma bisa dipegang saja. Tapi ternyata tangannya dalam malam Natal itu dipulihkan luar biasa. Saya lihat dalam ibadah, anak itu menggoyang-goyangkan tangan, sudah normal kembali! Tuhan sanggup menyembuhkan dia dalam waktu sekejap saja! Mujizat Tuhan masih ada!

Kita memasuki tahun 2011 dan ada sebuah visi dari Bapa Rohani kita yaitu tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Promosi. Itu semua bicara mengenai mujizat. Mujizat Masih Ada! Banyak sekali kesaksian yang tentu tidak dapat disampaikan satu persatu.

Hati yang mengampuni, sabar, dan teguh

Pada akhir tahun 2010, kita masuk dalam Ibadah Tutup Tahun 31 Desember 2010 dan Tuhan berpesan agar kita menutup dan membuka tahun 2011 dengan mengucap syukur dalam segala hal. Kita juga merenungkan kisah Yusuf yang memiliki hati yang mengampuni, sabar, dan teguh:

  1. Hati yang mengampuni
  2. Saudara, Tuhan suka kepada orang-orang yang rendah hati. Yusuf mengalami banyak perkara yang tidak enak tapi dia mengampuni orang-orang yang menyakiti dia. Mungkin hari-hari ini ada orang-orang yang mengecewakan merugikan Saudara, tapi biarlah kasih Tuhan kita gunakan dalam hidup kita untuk mengampuni sesama kita satu sama lain karena Tuhan sudah mengampuni kita terlebih dahulu. Kenapa kita harus mengampuni? Karena itu adalah perintah Tuhan sendiri.

  3. Hati yang sabar
  4. Selama 13 tahun Yusuf menunggu jawaban Tuhan sejak mimpinya. Bukannya tanda-tanda semakin baik justru semakin merosot. Mungkin dalam hidup kita juga demikian. Sepertinya kehidupan kita jauh dari yang Tuhan janjikan. Dengarkan baik, sabar menanti janji Tuhan, orang yang sabar diberkati Tuhan.

  5. Tuhan juga meminta hati yang teguh dari Yusuf
  6. Sehingga apa pun godaan dialami, dia tetap teguh dan percaya bahwa janji Tuhan sekali waktu akan digenapi dalam hidupnya. Apa pun janji Tuhan, dengarkan baik Gereja Tuhan, Firman Tuhan berisi janji-janji Tuhan, mungkin ada janji Tuhan mengenai keluarga Saudara, mungkin usaha Saudara, atau kesehatan Saudara, Tuhan sudah berjanji akan melakukan mujizat. Tetaplah teguh, pasti janji Tuhan digenapi dalam hidup kita.

    Saya tetap teguh biar pun 15 tahun harus menunggu, tapi waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik. Waktu yang paling sempurna. Pada waktu kita berdoa dan Tuhan memberikan apa yang kita doakan, maka kita bersyukur karena doa kita telah dijawab. Tapi pada waktu jawaban Tuhan adalah "tidak", artinya Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu yang terbaik. Kalau Tuhan katakan "tunggu", artinya Tuhan sedang mempersiapkan yang lebih baik lagi menurut kehendak-Nya. Kalau Saudara sedang bergumul, dan Tuhan katakan "tidak" atau "tunggu", mengertilah bahwa Tuhan sedang memberikan yang lebih baik.

Itulah pesan penutup tahun 2010 dan memasuki tahun 2011.

Masa depan yang penuh pengharapan

Hari ini, ada pesan-pesan Tuhan bagi kita, sebuah tema bagi tahun 2011 yaitu Greater Miracles, Blessings, and Promotions. Ini berbicara mengenai mujizat yang lebih besar lagi, berkat Tuhan yang lebih besar lagi, dan promosi yang lebih besar lagi dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)

Saudara yang dikasihi Tuhan, saya mau berikan tema untuk hari ini, yaitu masa depan yang penuh pengharapan. Ada 3 pesan Tuhan untuk kita renungkan hari ini:

#1 Masa depan yang penuh pengharapan

Ada orang-orang Kristen yang sudah menghadapi hidup ini secara apatis, sepertinya sudah tidak ada lagi gairah, semangat, bahkan pikirannya jauh berbeda dari kebenaran Firman Tuhan. Dia berpikir sudah tidak ada lagi yang baik, keluarga, usaha saya sudah tidak ada lagi yang baik. Bahkan ada yang berkata, "Nasib saya sudah benar-benar sial, keluarga saya sial, usaha saya sial." Bahkan karena dia pikir nasib hidupnya sial, akhirnya satu waktu dia mau tahu masa depan hidupnya. Tapi dia bukan lari kepada Tuhan, tapi kepada tukang ramal!

Jangan pernah Saudara datang ke tukang ramal atau kwa miah! Ada kesaksian dari seorang hamba Tuhan yang mantan tukang kwa miah terkenal, dia menjelaskan kenapa kita tidak boleh datang ke tukang-tukang ramal seperti itu. Tukang ramal ini punya backing roh-roh jahat. Jadi begitu ada yang minta diramal, maka roh jahat ini akan mengikat roh orang yang datang tersebut. Jadi roh orang tersebut dikutuk, ramalan itu menjadi kutukan dalam hidupnya, sehingga ketika pulang dari tukang ramal, maka akan terngiang-ngiang terus apa yang dikatakan oleh si tukang ramal, membekas dalam kehidupannya, sehingga sungguh-sungguh menjadi satu kenyataan dalam hidup orang tersebut.

Kalau ada yang mengalami seperti itu, ini harus dilayani dan dilepaskan dari kutuk-kutuk itu. Saudara harus dibebaskan dalam nama Yesus Kristus. Tuhan merancang hidup Saudara bukan rancangan kecelakaan! Bukan! Dia merancangkan hidup Saudara, rancangan damai sejahtera, keluputan, perlindungan, dan masa depan yang penuh pengharapan!

Nasib orang Kristen adalah damai sejahtera dan penuh berkat dalam nama Yesus Kristus. Saya mau putar paradigma Saudara, hidup Saudara ada dalam tangan Tuhan! Berkat yang lebih besar, mujizat yang lebih besar, bahkan Saudara akan lebih diangkat lagi dalam hari-hari ke depan, itulah rancangan Tuhan!

Jangan berkata lagi, "Nasib saya sial", jangan! Waktu kita percaya Yesus dan bertobat, saat perjalanan hidup rohani kita dimulai dari titik bawah, Tuhan pulihkan kita, dan Dia bawa kita makin naik. Sejalan rohani Saudara makin naik, sejalan itu juga berkat Tuhan makin naik. Waktu kita makin sungguh-sungguh dalam kebenaran Firman Tuhan, maka demikianlah perjalanan jasmani Saudara akan semakin diberkati Tuhan.

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10)

Saudara ada di sisi mana? Di sisi iblis atau Tuhan? Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan, itu adalah kerjanya Iblis:

  1. Mencuri fokus perhatian dan pandangan Saudara kepada Yesus. Hati-hati, pada waktu perhatian Saudara mulai dialihkan ke tukang ramal, ke orang "pinter", itu artinya kita tidak mengandalkan Tuhan, tapi mengandalkan manusia. Jangan buka segala macam shio maupun horoskop lagi, karena kalau kita membaca hal-hal seperti itu maka fokus kita sudah mulai dicuri Iblis.
  2. Setelah berhasil mencuri fokus, maka dia akan mulai membunuh. Dia akan membunuh gairah dan roh yang menyala-roh kepada Tuhan, sehingga mulai malas datang ke gereja, merasa percuma ke gereja tidak dapat apa-apa. Saudara, tanpa kita sadari, Iblis sudah membunuh gairah kita.
  3. Akhirnya, setelah Iblis mencuri dan membunuh, maka dia akan membinasakan!

Saudara yang dikasihi Tuhan, hati-hati dengan strategi-strategi yang dilakukan iblis. Ambillah sisi yang lain. Tuhan katakan, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." Hidup yang berkelimpahan! Kalau saya katakan mengenai hidup yang berkelimpahan, jangan nomor satu kita berpikir kelimpahan uang. Tapi kita hidup berkelimpahan dalam damai sejahtera, kebenaran, kasih, kekuatan, sukacita. Dan akhirnya kita mengalami kelimpahan dalam materi yang Tuhan berikan kepada kita.

Apa pun yang terjadi, kita tetap dalam sisinya Tuhan. Jangan terjerat tipu muslihat Iblis sehingga kita menjadi binasa.

#2 Bongkar tanah yang baru

Sebab beginilah firman TUHAN kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: "Bukalah bagimu tanah baru, dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh. (Yeremia 4:3)

Dalam versi King James Version, dikatakan "Break up your fallow ground", terjemahannya adalah "bongkar tanah yang baru".

Di Palestina, ketika orang menanami ladang, mereka hanya akan mengusahakan tanah ladang itu selama 6 tahun. Saat memasuki tahun ketujuh, atau selesai tahun keenam, mereka akan berhenti dan tidak mengusahakan tanah itu. Pada tahun ketujuh, tanah itu akan dibiarkan istirahat. Bukankah itu juga Firman Tuhan, 6 hari dia bekerja dan 1 hari beristirahat? Bukankah kita hari ketujuh juga kita diminta diam, break, artinya kita harus memiliki waktu di bawah kaki Tuhan—bukan hanya pada hari Minggu tapi setiap hari? Tapi betapa sering kita diberikan waktu yang cukup, namun kita gunakan untuk hal lain. Jangan gunakan waktu itu, tapi berikan kepada Tuhan.

Saudara bayangkan, kalau satu ladang dibiarkan begitu saja, ternyata bagian atas tanah itu akan menjadi keras, lalu mulai tumbuh segala semak belukar, tanaman liar, dan yang berduri. Kalau kita pelihara tanah itu, tentu kita cangkul agar gembur dan kita cabuti semak durinya.

Waktu hujan turun pun, tanah ini tidak bisa menyerap karena sudah menjadi keras. Banyak semak duri yang tumbuh. Lalu Tuhan katakan kepada orang Israel dan kepada kita, break up your fallow ground. Kita harus bongkar tanah itu! Orang-orang Israel akan datang kembali ke tanah yang sudah didiamkan selama 1 tahun itu, lalu mulai lagi digemburkan kembali dan semak-semak itu dicabut, sehingga tanah itu bisa ditanami lagi dan menghasilkan kembali. Selama tanah ini belum di-break up atau belum dibongkar, tentu tanah ini tidak akan menghasilkan apa-apa.

Saudara mau mengalami mujizat yang lebih besar lagi, berkat yang lebih besar lagi, bahkan diangkat Tuhan lebih lagi? Tuhan berpesan, ayo bongkar hidup Saudara! Bongkar dari hidup Saudara, apa-apa yang di luar kebenaran Firman Tuhan. Saudara harus bongkar itu semua. Yang tidak benar harus dibongkar, entah itu kekerasan hati, kesombongan, Saudara harus bongkar. Mungkin Saudara sudah seperti tanaman liar, mungkin hidup Saudara sudah menjadi liar, hari ini mari bongkar dalam nama Yesus Kristus! Kita harus bongkar supaya terjadi multiplikasi, berkat Tuhan yang lebih besar lagi, mujizat yang lebih lagi, dan diangkat Tuhan lebih lagi, sepanjang tahun 2011 bahkan sampai tahun-tahun berikutnya!

Siap untuk dibongkar? Kalau Saudara tidak mau membongkar, dengarkan baik, sekali waktu Tuhan akan paksa Saudara, dan Tuhan sendiri yang akan membongkar. Lebih baik kita membereskan di hadapan Tuhan, buka hati di hadapan Tuhan, maka perjalanan kita akan selamat dan semakin diberkati Tuhan.

#3 Menabur dan menuai

Pesan ketiga, setelah kita bongkar maka kita harus menabur. Saudara harus menabur untuk mendapatkan berkat Tuhan lebih lagi. Ada banyak yang harus ditabur, tidak hanya uang, uang hanyalah salah satunya. Saudara harus menabur kebaikan, menabur Firman Tuhan, menabur pengampunan, tabur terus semua itu! Ada hukum tabur tuai, sepanjang kehidupan kita, ketika kita menabur yang baik, dan melakukan yang baik bagi sesama kita, maka sekali waktu kita pasti akan menuai, anak-anak kita akan menuai.

Saudara, kita menabur juga apa yang kita miliki. Mujizat 5 roti dan 2 ikan hingga membuat 5000 orang makan kenyang belum termasuk perempuan dan anak-anak, bahkan sampai sisa 12 bakul itu tidak akan terjadi kalau roti dan ikan itu tidak ditabur oleh anak kecil itu. Dengan menabur, maka terjadilah pelipatgandaan dan mujizat yang lebih besar lagi. Mari sama-sama tahun 2011 ini kita menabur, dan Saudara pasti akan menuai dalam nama Yesus Kristus.

Amin.