Dari GBI Danau Bogor Raya
|
Minggu II |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Dalam 9 Weeks of Breakthroughs minggu kedua ini, jemaat tampak semakin antusias untuk mengikuti dan mengalami terobosan. Bahkan pada pukul 04.45, sudah ada beberapa jemaat yang datang menunggu, bahkan saat itu gerbang Gedung Lautan masih dikunci. Pukul 05.30, saat pujian dan penyembahan dimulai, jemaat yang hadir sudah mencapai 170 orang, dan pada pukul 06.00, jemaat yang hadir begitu bergelombang dan mencapai 656 orang. Total jemaat yang hadir dalam minggu kedua ini tercatat 802 orang, memenuhi ruang Bethlehem, Lobi, dan ruang Yerusalem di lantai 2. Dengan jumlah jemaat yang begitu banyak dan antusias ini, Tim Inti 9 Weeks of Breakthroughs telah memutuskan untuk memindahkan acara ke Jemaat Induk di Graha Amal Kasih Danau Bogor Raya agar dapat menampung lebih banyak lagi jemaat yang hadir. Untuk itu, akan disediakan kendaraan-kendaraan antar jemput dari banyak titik di Kota Bogor, seperti dari Gedung Lautan, Bukit Cimanggu City, dan Gedung Setyajaya. Pada saat jemaat datang dalam acara minggu kedua ini, seluruhnya dibagikan sebuah form berjudul “Meninggalkan Zona Nyaman”. Dan setelah Firman Tuhan selesai dibagikan, Gembala Sidang, Pdt Sutadi Rusli, meminta seluruh jemaat yang hadir untuk menuliskan apa saja yang menjadi zona kenyamanan mereka dalam form tersebut. Kemudian form tersebut dilipat dan diangkat bersama-sama, lalu Gembala Sidang bersama-sama seluruh Gembala Cabang/Ranting berkeliling untuk mendoakan dan seluruh jemaat menyerahkan form itu kepada hamba-hamba Tuhan yang mendoakan, sebagai suatu tanda langkah profetik bahwa mereka telah meninggalkan zona-zona kenyamanan itu dan tidak lagi membawanya ke luar.
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||